
Kini hanya ada keheningan diantara dua orang, keduanya saling diam dan tak tau harus berbicara apa, sesekali sang pria melirik kearah sang wanita yang terdiam dengan pandangan tak menentu.
" Eve " ucap Jasper dan Everlyn hanya menoleh dan menatap kearah Jasper perlahan. Jasper melihat tatapan Everlyn yang penuh tanda tanya membuat dirinya menghela nafas perlahan.
" Siapa kau sebenarnya Jasper? " ucapan itu terlontar dari bibir Everlyn yang merah merona karena pewarna bibir. " Kau membunuh seseorang? " tanya Everlyn lagi tak percaya.
Jasper diam saja dan tersenyum menyeringai. Everlyn bukan tipe wanita yang mudah dibohongi, wanita itu pintar dan licin.
" Jika yang kau lihat begitu maka kenyataan nya memang begitu " ucap Jasper berjalan kearah Everlyn dan duduk di samping nya dengan tatapan yang menusuk.
Everlyn tercekat dan mencoba menguasai keadaan, sepertinya dirinya salah telah berurusan dengan seorang Jasper philip hingga memiliki seorang anak dari hasil malam penuh panas itu.
" Kau takut? " ucap Jasper namun Everlyn hanya tersenyum tipis menanggapi. " Aku bisa lihat dari tatapan mu itu Eve! Kau tak bisa membohongi ku " ucap Jasper lagi.
" Jika iya kenapa? itu bukan urusan mu " ketus Everlyn lagi memalingkan wajah nya kearah lain hingga Jasper menangkap wajah wanita nya dengan cepat.
Everlyn terkejut dan menatap tajam Jasper hingga nafasnya terdengar begitu menderu, jemari tangan Jasper menyentuh wajah Everlyn dengan begitu sensual hingga wajah mereka saling berhadapan satu sama lain.
__ADS_1
" hmmppt " erang Everlym saat tiba-tiba Jasper mencium bibir nya buas. Wanita itu berontak namun Jasper menangkup kedua pipi Everlyn kuat hingga pertahanan Everlyn goyah begitu saja.
Perlahan Everlyn menerima dan merespon ciuman Jasper secara perlahan hingga keduanya larut dalam romansa cinta. Tangan Jasper dengan lihai mengelus punggung Everlyn untuk menyalurkan rasa nyaman nya.
" Kau masih saja manis Eve! Aku sangat menyukainya " ucap Jasper saat tautan itu terlepas hingga pipi Everlyn merona seketika. Jasper terkekeh melihat hal itu karena baginya Everlyn terlalu gemas untuk dilewatkan. " Eve bisakah kau percaya padaku? Percaya dengan apa yang kau lihat tadi " ucap Jasper lembut seraya menggenggam tangan Everlyn.
" untuk apa? Kita tak mempunyai hubungan sedekat itu tuan Jasper! " ucap Everlyn tajam hingga Jasper terdiam dan menatap Everlyn dengan manik birunya.
Rasanya Jasper ingin marah mendengar perkataan itu dari bibir wanitanya, baru saja Everlyn menikmati sentuhan nya hingga mereka saling membelai dengan begitu mesra. Namun lihat apa yang baru saja Everlyn katakan? Rasanya Jasper ingin sekali tertawa.
" Siapa kau sebenarnya? " ucap Everlyn membuyarkan lamunan Jasper.
" Anna Smith! " ucap cepat Everlyn.
" Smith? aku tak perduli dengan hal itu Eve. " ucap Jasper lagi tersenyum menyeringai lalu mengecup pipi Everlyn sekilas " Apa kau ingin ku panggil Anna? " picing Jasper dengan wajah tengil nya.
" itu lebih baik! " ketus Everlyn.
__ADS_1
" Atau.. " bisik Jasper tepat di telinga Everlyn hingga wanita itu merasakan hembusan angin ringan diarea lehernya. " Jadilah wanitaku? " pinta Jasper hingga Everlyn membelalakkan matanya lebar.
" Tidak! " ucap Everlyn tegas. " Kau pembunuh! " ucap Everlyn lagi.
" Lalu bagaimana dengan Robin Smith! " tajam Jasper dengan mata birunya yang tajam " Dia pun seorang pembunuh! sama sepertiku! " tajam Jasper lagi hingga Everlyn syok dibuat nya. Bagaimana bisa Jasper mengetahui kakek nya?
" Kau! " geram Everlyn. " Kakek ku bukan seorang pembunuh! " geram Everlyn namun Jasper tersenyum meremehkan.
" Kakek? Si tua bangka itu adalah kakek mu? " ucap Jasper bingung. " Rupanya kau tidak mengenal baik siapa dia Eve dan kau pun tidak mengenal baik siapa aku! " ucap Jasper lagi.
PLAKKK
Everlyn menampar wajah Jasper hingga lelaki itu tertoleh dengan pipi yang memerah, rasanya tamparan Everlyn tidak ada apa-apa nya.
" Hentikkan omong kosong mu itu sialan! " pekik Everlyn marah. " kau tidak tau apapun tentang kakekku! " ucap lantang Everlyn hingga maid yang bertugas di sana terkejut dengan sikap arogan tamu tuan nya.
GREPPP.
__ADS_1
" perhatikan setiap perkataan mu! Aku tak segan berbuat kasar pada mu Eve walaupun kau ibu dari anakku! " ancam Jasper mencengkram erat lengan Everlyn hingga wanita itu kesakitan. " Lalu siapa kau sebenarnya? Smith! Nama itu penuh noda darah Eve! " bisik Jasper hingga Everlyn tertegun dibuatnya.