
Satu minggu berlalu Laura sudah kembali seperti sedia kala namun kini anak perempuan itu harus tinggal bersama dengan Jasper selaku ayah kandung nya, tentu saja Everlyn pun kini tinggal di kediaman Jasper untuk sementara waktu.
" Daddy? " teriak Laura seraya berlari dari tangga berlapis emas dimana Jasper sedang berbincang dengan beberapa anak buahnya. Semua orang menoleh kearah sosok kecil itu. " Daddy " cicit Laura menyadari jika sang ayah sedang bertemu dengan beberapa orang di rumahnya. Jasper tersenyum dan merentangkan kedua tangan nya seketika.
" Apa kau butuh sesuatu? " tanya Jasper lagi dan Laura mengangguk kecil dengan wajah lugunya. " Katakan pada daddy apa yang kau butuhkan sayang? " tanya Jasper seraya mengusap lembut surai putrinya yang tergerai dengan aroma Vanila yang sangat menenangkan.
" Aku menginginkan sebuah komputer lengkap dengan peralatan nya " ucap Laura menatap manik sang ayah dengan serius. Jasper mengangguk kecil dengan wajah polosnya.
" Hanya itu? " ucap Jasper menawari sesuatu yang lain karena dirinya tak ingin membuat Laura tidak nyaman di mansion mewah nya itu. Para anak buah Jasper terlihat mengulum senyum karena sikap yang tak pernah Jasper tunjukkan sebelumnya.
" Bisakah aku bertemu dengan Jack? " ucap Laura dengan manik bulatnya yang sangat menggemaskan. Jasper mengerutkan dahinya pelan karena tak mengetahui sosok Jack yang baru saja dikatakan oleh Laura.
" Jack? Teman mu? " ucap Jasper dan Laura mengangguk polos tampak tatapan Laura sendu karena tak bisa bertemu dengan teman masa kecil nya.
__ADS_1
" Kau akan mendapatkan nya sayang. Ada lagi? " tanya Jasper seraya mengecup lembut pucuk kepala sang putri.
" Aku ingin tidur dengan mu dad. Aku ingin kau membacakan sebuah cerita untuk ku " ucap Laura polos membuat Jasper tertegun. Laura terdiam setelah mengatakan hal itu sungguh saat ini dirinya hanya ingin bersama dengan sang ayah.
Para anak buah Jasper saling melirik satu sama lain dengan senyum yang tak terlihat dimana sosok Jasper dimata mereka sangat lah kejam namun melihat sisi lembut Jasper saat ini, mereka yakin jika Jasper seorang ayah yang sangat sayang pada putrinya.
" Tentu saja. " ucap Jasper tersenyum hingga Balas tersenyum dan memberikan kecupan sayang di pipi lelaki gagah itu. " Kembalilah, dan kita akan melanjutkan nya besok pagi " titah Jasper tegas dan para anak buah Jasper hanya mengangguk mantap dan membungkuk hormat. Jasper segera berlalu seraya menggendong Laura hingga tawa anak perempuan itu terdengar di ruangan. Bahkan para maid tak percaya jika sosok tuannya bisa sehangat ini.
Everlyn menghembuskan nafasnya pelan kala mengingat sang ayah, perasaan rindu dan marah seolah bergejolak dalam dirinya hingga manik wanita itu terpejam dengan sendirinya.
" sebuah dongeng? " ucap Jasper setelah meletakkan Laura di atas kasur berukuran besar untuk anak seusianya dimana Jasper mendekor kamar sang putri bagaikan seorang putri raja dimana warna pink dan Emas menghiasi kamar Laura.
" Ya, aku ingin daddy menceritakan nya untukku " ucap Laura seraya memeluk sebuah boneka berukuran sedang. Jasper tersenyum dan mulai membacakan sebuah dongeng sesuai imajinasinya. Laura tampak terdiam dan mendengarkan dengan seksama.
__ADS_1
Suara sang ayah yang dirindukan nya kini telah menjadi kenyataan dimana Laura tak pernah menyangka jika seorang Jasper philip merupakan ayah biologisnya.
Lama Jasper mendongeng akhirnya manik sang putri terpejam disertai dengkuran halus. Jasper menatap lekat Laura dengan perasaan kasih sayang dimana sebelumnya Jasper tak menyangka jika sudah memiliki seorang anak.
" Selamat malam dan mimpi indah sayang. I love you " ucap Jasper lembut seraya menarik selimut tebal berbahan sutra dan tak lupa Jasper mematikan lampu dikamar Laura dan hanya menyisakan lampu tidur untuk cahaya redup yang menenangkan.
Jasper merasa bahagia karena kini hidup nya tak lagi kelam ada Everlyn dan juga Laura yang seolah mewarnai hidupnya. Jasper menghembuskan nafasnya kasar mengingat keberadaan putri dan wanitanya tidak aman ditambah sosok Jenifer seolah memberikan kewaspadaan lebih untuk nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat malam readers owe up malem ya takut besok ke buru untuk setor up nya. Jangan lupa untuk tetap memberikan semangat untuk novel owe agar sukses seperti yang lainnya amien..
Jangan lupa untuk like, komen, vote, hadiah dan Fav yah owe tunggu sedekah nya dari kalian ,☺😋❤
__ADS_1