The Misterius

The Misterius
* Mereka mengetahui?


__ADS_3

BRAKKKKK


Jasper terkejut saat ruangan pribadinya dibuka secara kasar. Seorang wanita berwajah tegas dengan menggunakan pakaian serba hitam sedang menatap Jasper tajam.


Jasper menatap kedatangan orang itu dengan tatapan tajam nan tenang, wanita itu berdiri di hadapan Jasper dengan gagah.


" Ada apa? " ucap Jasper dengan nada rendah dan mengalihkan pandangan nya kearah lain seolah tak ingin melihat kedatangan orang itu.


wanita itu tak menjawab justru meletakkan sebuah amplop berwarna hitam di atas meja. Jasper melirik dan menaikkan satu alisnya seketika.


" penjelasan apa yang akan kau sampaikan padaku? Jasper " ucap wanita itu dengan tegas. Tangan Jasper terulur dan membuka amplop hitam itu perlahan. Senyum seringai nya terbit saat kedua maniknya melihat kiriman itu. " siapa mereka? " tekan wanita itu lagi.


" untuk apa kau tau? " picing Jasper seraya menatap poto itu lekat.


" siapa mereka Jasper? " ulang wanita itu lagi hingga pandangan Jasper bergerak dan menatap wanita itu lekat.


" Kau mempunyai pengamatan yang bagus ibu! Menurut mu siapa mereka? " tanya Jasper dengan tenang. wanita yang dipanggil ibu itu terdiam dan mematung ditempat mencoba mencerna lebih dalam perkataan yang terlontar dari bibir putranya. " kali ini kau akan apa hmm? " tanya Jasper lagi.

__ADS_1


" tidak mungkin anak perempuan itu, putrimu! " ucap wanita itu lagi mencoba bertanya. Namun Jasper tertawa renyah dan merapihkan kembali poto-poto yang dibawa oleh ibunya.


" Pergilah dan jangan mengusikku! " ucap Jasper dingin mengusir wanita yang berada di hadapan nya itu.


" Jasper!! Aku ibumu!! Kau terlalu lama ku biarkan Jasper " ucap wanita itu lagi lantang hingga manik nya bersitatap dengan manik biru milik Jasper.


prang!


Wanita terkejut karena Jasper membanting gelas kristal berharga fantastis begitu saja hingga hancur berkeping-keping. Nafas Jasper memburu menatap nyalang wanita yang diketahui sebagai ibunya.


Wanita yang bernama Helena itu terdiam dengan menahan isak tangis serta amarahnya. Bibir nya kelu saat melihat putranya bersikap demikian.


" Jika jenifer mengetahuinya, aku tak yakin dia akan diam Jasper! " ucap Helena penuh peringatan membuat Jasper menatap tajam nyalang. Helena pergi begitu saja setelah mengatakan hal demikian.


Jasper meremas rambutnya kasar, kedatangan Helena membuat keadaan nya semakin buruk tak tenang, para maid tak berani mencegah kedatangan ibu dari tuan nya itu.


Bahkan saat pertengkaran terjadi para maid yang bertugas memilih menjauh karena tak ingin terseret masalah yang ada. Tatapan tajam ibu dari tuan nya membuat semua orang yang bekerja di mansion mewah itu tak berani berkutik.

__ADS_1


" Awasi Helena dan jenifer! Laporkan setiap pergerakan nya padaku! Satu lagi kirim beberapa anak buah untuk mengawasi kediaman Everlyn! " tekan Jasper memberi perintah kepada seseorang diseberang sana.


Setelah panggilan itu terputus tatapan Jasper kian menajam saat mengingat kedatangan Helena ke kediaman nya. Setelah beberapa tahun tak bertemu Helena berani datang dan membicarakan hal ini pada Jasper.


Pikiran Jasper kian bercabang kala nama Jenifer terlontar dari bibir wanita itu, tangan Jasper terkepal erat dengan amarah yang terpendam dalam hatinya.


" Berani bermain dengan ku! " gumam Jasper dengan suara rendah serta seringai kecilnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Guys owe butuh dukungan nya niee..


Like dan komen diwajibkan di kolom komentar yah..


Biar owee tambah semangat up story nya karena novel ini ikut lomba... Ayo kerja sama nya readers biar novel owee sukses kayak yang lainnya..


TnQ ❤❤

__ADS_1


__ADS_2