The Misterius

The Misterius
* Sosok lain Jasper


__ADS_3

Dua orang wanita terkulai lemas dengan tangan terikat tergantung di atas, tubuh mereka yang lemas dan basah dengan keringat membuat Jasper tersenyum puas.


Jasper menatap kedua wanita itu dengan tatapan tak perduli nya, sosok Jasper yang kelam membuat Helena dan juga Jenifer tak mampu berkutik.


" Kau keterlaluan Jasper " ucap Jenifer dengan nafas terengah dimana tubuh nya disetrum begitu saja oleh Jasper.


" Kau salah bermain dengan ku Jeni! " desis Jasper dengan tatapan hina nya. " Siapa yang mengijinkan mu untuk datang menemuiku? " ucap Jasper lagi hingga Jenifer tersenyum remeh.


" Kau lupa siapa aku huh? " ucap Jenifer lagi " Kau bedebah Jasper kau melakukan kesalahan besar hingga anak haram itu lahir! " teriak Jenifer marah.


Brakkk


Jasper menerjang meja di hadapan nya dengan perasaan marah karena mendengar perkataan Jenifer yang menyebut jika Laura anak haram.


Jenifer tersenyum remeh saat melihat sosok Jasper yang mudah meledak dan emosional sama seperti ayah nya.


CRATTT


Aghhh


Jasper menyetrum tubuh Jenifer begitu saja hingga tubuh wanita itu bergetar dan menggelinjang hebat. Helena tertunduk dengan lemas saat suara teriakan jenifer memenuhi isi kepala nya.

__ADS_1


" Katakan sekali lagi jika kau mampu! " ucap Jasper menikmati siksaan yang dia berikan pada Jenifer.


" Aghh... Hen.. Hentikan.. " teriak Jasper terrbata akibat menahan sakit seluruh tubuhnya yang menegang akibat perbuatan Jasper.


Klik


Jasper menghentikan aksinya dengan tersenyum menyeringai lalu berjalan ke arah Jenifer yang sedang terkulai lemas. Jenifer menoleh dan menatap Jasper tajam.


" Katakan padaku siapa yang memberitahumu Jeni? " ucap Jasper tepat dihadapan wajah Jenifer hingga manik mereka bertatapan tajam.


" Tidak! Aku mengikuti Helena saat dia berkunjung ke mansion mu! " ucap Jenifer memalingkan wajah nya kesamping dengan perasaan marah, saat ini dirinya tak mampu untuk melawan.


" Benarkah? " tanya Jasper seoalah ia tak percaya dengan perkataan Jenifer.


" Pernikahan kita karena terpaksa Jeni! Jika bukan karena ayah ku, aku tak sudi menikahi seorang wanita yang tak ku cintai " ucap Jasper dengan dingin tanpa perasaan membuat Jenifer menangis. Pernikahan nya dengan Jasper memang tak pernah baik jika bukan karena ayahnya maka Jenifer pun tak mau menikah.


" Aku mencintaimu Jasper, sangat mencintaimu " ucap lirih Jenifer dengan pandangan tertunduk meratapi diri dimana cintanya tak pernah terbalas. Jasper terdiam dan menatap nanar sosok wanita dihadapan nya itu.


Dulu sosok Jenifer sangatlah ramah dan baik namun semua itu hilang seiring berjalan nya waktu hingga ambisinya untuk menikah dengan Jasper terwujud.


" Maaf Jeni! Aku mencintai wanita lain " ucap Jasper menatap Jenifer lekat tanpa berkedip.

__ADS_1


" Everlyn Mortar? " ucap Jenifer " Wanita itu yang kau cintai? " tanya Jenifer lagi.


" Kau benar. Aku mencintai wanita itu bahkan aku sudah menjadi seorang ayah saat ini " ucap Jasper tersenyum kala mengingat sosok Laura yang sangat imut dimata nya.


" Aku tak terima Jasper! " ucap Jenifer dengan nafas memburu membuat Jasper menyipitkan manik nya tajam. " Aku tak terima! Aku akan membunuh anak itu dihadapan mu! " teriak Jenifer lagi.


Plakkk


" Jangan kau sentuh wanita dan putriku Jenifer! " ancam Jasper dengan suara menggelegar dimana dirinya tak terima dengan perkataan Jenifer yang mengancam keselamatan putrinya.


Jenifer berpaling dengan gigi yang saling bergemelatuk menahan amarah dalam hatinya. Lelaki yang sudah menjadi suaminya justru memiliki anak dari wanita lain, ingin rasanya Jenifer berteriak kencang untuk menyalurkan rasa kesal nya ini.


" Kau tidak menyentuh ku selama pernikahan kita Jasper! Bagaimana pun aku istrimu, pernikahan kita sudah lama terjalin, namun kau masih saja seperti ini padaku! " teriak Jenifer dengan air mata yang mengalir deras di kedua pipinya.


Nafas Jasper tersengal dirinya muak dengan sikap dan air mata Jenifer, menurut nya wanita itu berbahaya dan dirinya harus waspada mengingat Laura adalah putrinya dengan Everlyn.


Lamunan Jasper buyar kala ponsel nya berbunyi nyaring, Jasper merogoh ponsel yang berada di saku kemejanya, dahinya berkerut saat seseorang menghubunginya begitu saja.


" Katakan! " ucap Jasper dingin dengan manik menatap kearah Helena dan juga Jenifer. " Jangan berbohong padaku! " teriak Jasper marah saat dirinya mendapatkan kabar buruk tentang putrinya Laura.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Mana para pembaca setia novel owee nih??? Owee sedih karena novel owee banyak yang baca namun lupa dengan tombol Like 😞😞 owee nulis ini butuh pemahaman Ekstra guys jadi bantu owee untuk tetap Like dan Komen serta Fav dan Hadiah jika readers ingin sedekah yah...


Mohon dukungan nya Guys


__ADS_2