The Misterius

The Misterius
* Kacau


__ADS_3

Dor!


Dor!


Jasper terkejut saat sebuah peluru melesat dan hampir melukai wajahnya, beruntung manik Jasper yang tajam dapat melihat bidikan cepat itu.


Jasper segera menarik Laura ke pelukan nya hingga putrinya itu terkejut bukan main. Beberapa anak buah Jasper segera muncul dan berlari melindungi sang tuan hingga baku tembak terjadi.


Dor!


Dor!


" Tuan, mereka terlihat hampir di seluruh tempat ini! " ucap seseorang hingga Jasper menarik sebuah senjata dan,


Dor!


" Daddy! " teriak Laura dengan menutup kedua telinga nya erat. Jasper memangku tubuh Laura dan berlari dengan gesit hingga anak buah nya saling melindungi.


" bunuh mereka dan sisakan satu untukku! " ucap Jasper tajam dengan intonasi yang datar. Para anak buah Jasper menyebar dan membunuh mereka dengan senyap tapi Jasper tak menganggap hal ini remeh.

__ADS_1


" Daddy kau akan kemana? " tanya Laura saat melihat Jasper hendak melangkah. Siaal! Kali ini mereka lolos karena keberadaan Laura namun lain kali tidak. " aku takut " cicit Laura.


Dor!


Dor!


Agh!


Trang!


Jasper segera menutup pintu mobil nya kasar. Laura menatap tak percaya saat melihat seorang tubuh manusia tergeletak begitu saja dengan darah yang membasahi wajahnya.


Laura terdiam dan mengabaikan perkataan sang ayah hingga manik biru nya terus bergerak tak beraturan.


" Daddy itu mereka! " teriak Laura saat manik kecil nya menangkap sosok lain seolah ingin menyerang mobil mereka. Jasper memanuver dan membanting kemudinua kearah kiri hingga mereka menembus sebuah jalanan yang berada di atas air.


" Laura tetap tenang dan gunakan sabuk pengaman mu! " ucap Jasper lagi dan Laura hanya mengangguk kecil walaupun tangan mungil nya terlihat bergetar.


Duarrr

__ADS_1


Ledakan sekali lagi terdengar kencang hingga Laura meringkuk dengan jantung berdebarnya. Jasper menggeram marah saat waktu berharganya harus terusik.


" Daddy " cicit Laura dan Jasper tersenyum seolah menandakan jika semuanya akan Baik-baik saja. Jasper melirik sekilas dimana dirinya yakin jika para anak buah nya dapat melakukan tugas dengan baik.


Jasper mengemudikan mobilnya kesuatu tempat hingga Laura tertidur dalam lelapnya. Jasper melirik sekilas dan mengelus lembut tangan sang putri.


" Kalian bermain-main dengan ku sialaan! " pekik Jasper seraya mencengkram erat kemudi setir nya. Jasper mengemudikan mobil nya kearah yang sangat sepi dimana sepanjang jalanan nya hanya terdapat perkebunan dan taman yang luas hingga sebuah hunian sederhana tampak terlihat di matanya.


Jasper segera keluar dari mobilnya dan membopong Laura seraya berlari kecil. Laura sedikit terusik dan menghirup aroma parfum sang ayah.


" GERA! " teriak Jasper tepat didepan pintu. Laura membuka kedua matanya dan melihat kearah sekitar. " GERA! " teriak Jasper lantang hingga pintu itu terbuka dan menampilkan sosok seorang wanita paruh baya yang nampak terkejut melihat kedatangan Jasper.


" J " ucap wanita itu lagi dan Jasper masuk begitu saja menerobos meninggalkan Gera di ambang pintu. Gera mengikuti langkah Jasper menuju lantai dua dimana sebuah kamar tamu terletak disana. " J sesuatu terjadi? " tanya Gera setelah Jasper meletakkan Laura di atas kasurkasur walaupun sang putri menatapnya kebingungan.


" Gera! aku menitipkan putriku disini " ucap Jasper hingga Gera menatap lekat Laura dengan tatapan berdebar. Manik nya membulat saat melihat Laura yang tampak ikut menatap nya lekat " Aku tau apa yang kau pikirkan namun untuk saat ini kau hanya perlu menjaga Laura. Aku akan segera kembali. " ucap Jasper lagi tegas dan langsung menoleh kearah Laura yang kini terduduk " Sayang. Daddy berjanji akan segera kembali kau bersama dengan Gera untuk saat ini, apa kau keberatan? " tanya Jasper lembut seraya mengelus lembut rambut sang putri.


" Ya baiklah, segera kembali dad aku takut mereka datang lagi " lirih Laura dan Jasper mengecup lembut dahi sang putri dan memeluk nya erat.


" Ya daddy berjanji akan segera kembali. Gera aku titip putriku " ucap Jasper lagi dan Gera mengangguk paham.

__ADS_1


" pergilah dan percayakan Laura padaku J " ucap Gera dan Jasper mengangguk tegas dan berlalu pergi begitu saja. Gera dan Laura sama-sama menatap kepergian Jasper hingga sosok gagah itu hilang dari pandangan.


__ADS_2