
" Lama tak berjumpa Eve " ucap seseorang yang secara tak sengaja bertemu dengan wanita yang pernah menjadi masa lalunya. Everlyn mendelik sinis saat namanya harus terlontar dari mulut lelaki itu.
" Sepertinya kau salah mengenali seseorang tuan bryan." ucap Everlyn dengan sopan dan anggun hal itu membuat Bryan menatap lekat. " Anna smith! " desis Eve tersenyum manis.
" Rupanya kau terlalu berubah sangat banyak Eve, apa karena pernikahan kita yang batal? " ucap Bryan lagi tersenyum sinis.
" Kau terlalu percaya diri " ucap Everlyn tersenyum menawan. " Aku sangat beruntung bisa terlepas dari jerat palsu mu! Kau lelaki kotor yang tak sepadan dengan ku! " ucap Everlyn lagi bangga hingga Bryan yang mendengarnya geram bukan main.
Wanita di hadapan nya ini jauh berbeda dengan wanita yang dikenal nya, dulu Everlyn selalu menurut dan selalu tersenyum dalam setiap apapun hal itu membuat Bryan dengan mudah mengkhianatinya.
Namun disisi lain Bryan sangat terpesona akan penampilan Everlyn yang sangat cantik, dimana rambutnya terurai sangat indah, hingga Everlyn selalu mengenakan pakaian yang indah di tubuhnya, ditambah beberapa aksesoris mewah terpasang begitu sangat memukau.
" Ada apa tuan Bryan? Aku melihat tatapan liar dari mata mu. Apakah kau sudah menyesal lebih memilih batu kerikil daripada sebuah batu berlian? " ucap Everlyn tersenyum tipis " Hmmm apa aku cantik dimatamu? " bisik Everlyn hingga Bryan sedikit tertegun.
" Jangan menggodaku! " ucap Bryan dengan manik melebar.
__ADS_1
" menggoda mu? Kau salah paham " ucap Everlyn lagi. " Bagaimana dengan keadaan ayah mu? Aku dengar tuan besar Crop sedang dirawat di rumah sakit " ucap Everlyn lagi.
" Kau lah penyebab nya Eve! Kau yang sudah membuat perusahaan kami jatuh! " ucap Bryan berapi-api namun Everlyn hanya tersenyum menanggapi.
Rasanya Everlyn ingin sekali menampar pipi Bryan saat ini, namun niatnya di urungkan saat beberapa orang mulai memperhatikan mereka.
" Baguslah jika itu memang kenyataan nya " ucap Everlyn mengedikkan bahunya acuh namun pada saat tubuh Everlyn berbalik dengan cepat Bryan mencekal tangan nya hingga Everlyn sontak terkejut.
" Kau tak akan bisa lepas dariku Eve setelah apa yang kau lakukan pada keluargaku! " tekan Bryan dengan mencengkeram erat pergelangan tangan Everlyn kuat.
Duak!
Bryan tersungkur begitu saja bersamaan dengan Everlyn yang kehilangan keseimbangan nya, untung saja wanita cantik itu tak jatuh terjerembab karena sebuah tangan menggapai pinggang ramping nya erat.
" Sialan! " teriak Bryan hingga semua orang mulai menatap kearah mereka terlebih seseorang datang dan langsung menyerang. Manik Bryan menatap tajam saat seorang lelaki gagah berada di samping Everlyn sedang menatap nya mesra, namun entah mengapa rasa tak rela muncul begitu saja di hati Bryan.
__ADS_1
" Jasper " gumam Everlyn tak percaya.
" Kau tak apa hmm? Apa lelaki bajingan ini melukai mu? " tanya Jasper lembut namun Everlyn hanya menggeleng " Lalu tangan mu? Lihatlah" ucap Jasper lagi hingga manik Everlyn menatap kearah tangan nya yang di cengkram oleh bryan saat itu. " Dia melukai mu sweety " ucap Jasper lagi gemas.
" Jasper dia..
" Berani nya kau melakukan hal itu padaku brengsek! " ucap Bryan marah hingga suaranya begitu sangat menggelegar. Jasper melirik sekilas seolah Bryan tidak lah penting.
" lancang! Berani sekali kau menyentuh kekasihku! " ucap rendah Jasper dengan manik yang terkunci kearah Bryan.
" Kekasihmu? " ucap Bryan diiringi senyuman tipis entah apa yang dimaksud nya. " Dia adalah mantan..
" Kau terlalu berpikir percaya diri! Wanita di samping ku ini adalah kekasihku! Bukan mantan calon mempelai pengantin mu! " ucap Jasper penuh penekanan.
Bryan menatap sesaat kearah Everlyn yang sedang menggenggam tangan Jasper erat diiringi senyum bahagia yang terlukis di wajah cantiknya. Entah mengapa melihat Everlyn yang sekarang ada rasa ketertarikan dalam diri Bryan.
__ADS_1
" Pergi dan jangan lagi mengusik wanitaku jika kau tak ingin berurusan dengan ku! " ucap Jasper tajam dengan tangan yang terkepal erat, sudah cukup dengan emosinya Jasper tak ingin terjadi sesuatu pada ibu dari putri nya itu.