The Misterius

The Misterius
* Amukan Anna smith


__ADS_3

prang!


sebuah hiasan yang terbuat dari kristal menjadi sasaran amukan Everlyn. Ya wanita itu terlihat sangat marah saat mendapatkan kabar jika Fara kembali berulah.


Tangannya terkepal erat dengan tatapan tajam menatap poto sang ayah Antoni nafasnya seketika menderu.


" Ini semua karena mu ayah! Lihatlah dia.. Dia kembali berbuat ulah hingga membuat semuanya berantakan! " geram Everlyn dengan cepat menyambar kunci mobil dan melajukan mobil mewah itu ke kediaman sang ayah.


Sedangkan disisi lain Fara sedang membereskan barang-barang pribadinya ke dalam koper berukuran besar, gerak-gerik wanita itu cukup membuat Veronica yang memperhatikan nya tampak sangat curiga.


" Kau akan kemana? " tanya Veronica masuk begitu saja kedalam kamar hingga Fara terkejut bukan main.


" Ibu " gugup Fara dengan tersenyum canggung. Veronica berjalan dan tersenyum lalu duduk di pinggir ranjang seraya menatap ke arah Fara. " Ada apa? " tanya Fara lagi.


" Kau akan pergi? " tanya Veronica tersenyum.


" seperti yang kau lihat, aku akan pergi dalam perjalanan bisnis bu " ucap Fara lagi dan Veronica hanya mengangguk kecil seraya melihat Fara yang sibuk membawa baju-baju nya kedalam koper.


Veronica terus memperhatikan Fara seraya memperhatikan kamar tidur putrinya, tidak ada yang berubah sama sekali namun Veronica merasa jika Fara banyak berubah.


Lamunan Veronica buyar tat kala suara seseorang berteriak dengan begitu kencang. Fara terkejut saat namanya diteriaki seseorang begitupun Veronica.


" Fara!! Fara!! Dimana kau " teriak suara itu begitu menggebu-gebu. " Keluar kau sialan! " teriak suara itu lagi hingga Veronica menatap kearah Fara seketika.


Antoni yang saat itu sedang menikmati waktunya dengan meminum secangkir teh hangat harus turut terkejut saat keributan menguasai mansion nya.


" Eve ada apa? " ucap Antoni terkejut melihat putri sulung nya datang seraya berteriak marah. Everlyn yang melihat sang ayah semakin marah dibuatnya.


" Dimana dia? Dimana sialan itu! " ucap Everlyn berkilat marah dengan manik menajam menatap kearah Antoni.

__ADS_1


" Siapa maksud mu? " ucap Antoni bingung.


" Fara! Dimana dia ayah!! " teriak Everlyn lagi namun belum sempat Antoni menjawab Everlyn sudah berjalan cepat menuju kamar pribadi Fara yang terletak di lantai dua.


" Eve! Apa yang terjadi? " teriak Antoni seraya mengikuti langkah Everlyn yang tergesa-gesa. Everlyn mengabaikan teriakan ayah nya dan justru semakin cepat melangkah dengan perasaan marah menyelimuti hatinya.


Brak!


Fara dan Veronica terkejut karena Everlyn datang dan langsung membuka pintu secara kasar. Fara dan Everlyn sama-sama bertatap tajam.


" Sialan! Dasar wanita tak tau malu! " teriak Everlyn marah dan langsung menyerang Fara dengan cara memukulnya. Veronica terkejut begitupun dengan Antoni.


PLAKKK


tamparan keras di layangkan oleh Everlyn hingga Fara tak bisa berkutik dam justru ikut memberontak. Antoni turut melerai kedua putrinya begitupun dengan Veronica.


" Eve hentikkan! " teriak Antoni lantang hingga pergerakan Everlyn terhenti dengan menatap Antoni tajam hingga nafas nya sedikit memburu. " Apa yang terjadi? ada apa dengan mu Eve! Kau datang tiba-tiba dan membuat keributan disini! " dingin Antoni.


" Kau wanita gila! " marah Fara hendak menampar namun dengan cepat Everlyn menerjang Fara begitu saja.


" EVERLYN! " teriak Antoni murka melihat perlakuan kasarnya tepat di depan mata. " Kau! " tekan Antoni lagi.


" Sudah cukup aku terlalu lunak padanya! Apa kau tahu apa yang dilakukan nya? Kau tak tau, apa pura-pura tidak tau! " tekan Everlyn dengan nafas yang naik turun memandang sang ayah tajam. " Anna! Namaku Anna! " ucap Everlyn tajam hingga manik sang ayah ikut menajam " Tanyakan pada putri sialan mu ini apa yang sudah di lakukan nya pada perusahaan ku! " teriak Everlyn lantang.


" Fara apa yang kau lakukan nak? " tanya Veronica kini bersuara.


" Aku tidak melakukan apapun! Tidak apapun! " teriak Fara geram. " Kau!! Aku membencimu! " teriak Fara.


PLAKKK

__ADS_1


Antoni menampar pipi Fara untuk yang kedua kalinya, Fara tertegun karena sang ayah ikut menampar nya. Manik nya memerah menahan air mata yang siap turun di pipinya.


" Apa lagi kali ini ? " ucap Antoni berkata dengan nada rendah seolah meredam amarah nya. Fara terdiam dan menatap tajam kearah Everlyn.


" Dia sudah menjual saham milikku! " ucap Everlyn bersuara hingga Antoni dan Veronica terkejut bukan main. Antoni terdiam tak menyangka jika Fara akan bertindak demikian begitupun dengan veronica selaku ibunya " tak bisa di maafkan! " teriak Everlyn lantang berlari dan kini mencekik leher Fara erat hingga tubuh wanita itu bergetar.


" agh.. Le..pas! " raung Fara berusaha membebaskan diri dari jeratan Everlyn yang tak disangkanya.


" Eve!! Hentikan!! " teriak Antoni mencoba menghentikan Everlyn dengan cara menangkap tubuh wanita itu.


Bruk!


" oh Eve! " kejut Veronica saat Antoni mendorong Everlyn kuat hingga terjatuh. Veronica berusaha membantu namun tampikan kasar yang diterima nya.


" Benar-benar gila! Kau ingin menjadi seorang pembunuh huh! " teriak Antoni marah namun Everlyn terlihat diam dan tersenyum kemudian. " Kau benar-benar berubah Eve! Kau tak seperti putri ku yang aku kenal " ucap Antoni lagi.


" Sialan! " raung Fara namun kali ini Antoni mencekal lengan Fara hingga pergerakan wanita itu terhenti. " lepaskan aku ayah! Aku akan membalas wanita itu! Aku tak terima dengan perlakuan ini! " marah Fara.


" DIAM! " teriak Antoni lagi hingga Fara terdiam sedangkan Veronica menangis sedih melihat keluarganya yang hancur berantakan. Everlyn terdiam dengan air mata yang mulai menganak sungai begitupun dengan Fara " tidak bisakah masalah ini diselesaikan secara baik? " pinta Antoni lagi namum hal itu membuat Everlyn geram dengan sikap tidak tegas sang ayah.


" Kembalikan hak ku Fara! Itu bukan milik mu! Perusahaan EM crops hasil kerja keras ibuku! Akulah yang lebih berhak atas segalanya. Begitupun dengan dirimu ayah! Kau sama sekali tidak berhak atas perusahaan itu! Tidak cukup kah kau mengambil harta lainnya milik ibuku? " ucap Everlyn sendu " mansion ini ku relakan untuk kalian, namun lihat ? Kau sama sekali tak bisa bersikap adil padaku! " ucap Everlyn lagi geram.


" Eve perusahaan itu hasil kerja keras ibu dan ayah mu! Itu artinya aku.


" Hentikan omong kosong mu Antoni! " teriak Everlyn lantang " kau hanya orang biasa yang menikah dengan ibuku! Lalu sayang nya aku lahir dari benih mu! Aku sudah mengetahui semuanya! " ucap Everlyn lagi hingga Antoni terkejut bukan main " perselingkuhan mu hingga membuat dia lahir dan membuat ibuku tiada! " tunjuk Everlyn pada Fara hingga Antoni terdiam mengenang masa lalu.


" Tidak! tidak seperti itu " bantah Antoni.


" Lalu bagaimana ayah? Ceritakan padaku? " pinta Everlyn. " Sebuah kesalahan? Hebat sekali " tawa Everlyn.

__ADS_1


" Eve tidak seperti itu.. Jika kau mau aku bisa menceritakan semuanya " ucap Veronica lembut namun Everlyn terlihat memalingkan wajah nya.


" Kau berurusan dengan ku Fara! Aku akan membuat hidup mu menderita! " ancam Everlyn dan berlalu pergi begitu saja meninggalkan semuanya dengan hati yang marah.


__ADS_2