The Misterius

The Misterius
* Cerita masa lalu


__ADS_3

Kabar mengejutkan kembali terdengar di pagi yang cerah ini. Bagaimana tidak perusahaan yang sudah berdiri sejak lama tiba-tiba bangkrut dan berganti kepemilikan secara tiba-tiba.


Para awak media berbondong-bondong memadati mansion megah milik Everlyn hanya untuk mengetahui kebenaran nya hanya untuk mereka liput.


" Usir mereka dari sini! " ucap Everlyn tegas kepada para pelayan yang bekerja di mansion milik nya.


" Tapi nyonya mereka akan bersikukuh untuk tetap berada di sana tanpa klarifikasi " ucap salah satu dari mereka membuat Everlyn terdiam sejenak. Benar mereka hanya para media yang bekerja mencari gosip dan meliput kebenaran, terlebih perusahaan EM crop yang tiba-tiba hancur.


" Bayar mereka agar pergi dari sini! Aku tak ingin berbicara apa-apa mengenai perusahaan! " ucap Everlyn dengan tegas dan berlalu pergi ke dalam kamar dengan wajah kesal nya.


para karyawan hanya menghela nafas nya pelan, mereka sudah tahu dengan watak sang nyonya yang sangat keras kepala. Alhasil mereka membayar para media yang memenuhi gerbang mansion untuk segera pergi dari kawasan elit.


Disisi lain Mansion Smith.


Robin dan Ansel saling berhadapan satu sama lain setelah mendapatkan kabar tentang perusahaan milik Everlyn. Senyum tipis terbit di wajah tua milik Robin.

__ADS_1


" Apa yang akan direncanakan oleh Anna? " tanya Ansel menatap lekat Robin yang hanya tersenyum tipis.


" Kau tau dengan dirinya Ansel! Dia mempunyai seribu satu cara untuk menghancurkan seseorang, jangan tertipu dengan wajah cantik nya itu " kekeh Robin di sambut tawa kecil Ansel. " Antoni! Ckck mengingat lelaki itu rasanya aku ingin sekali mencekik nya " ucap Robin lagi terdiam sesaat seraya menyesap kopi hangatnya.


" Bagaimana bisa bibi Berlyn jatuh hati padanya Kakek " ucap Ansel lagi membuat pandangan Robin terkunci pada sosok Ansel.


" Hahaha " tawa Robin seketika membuat Ansel terdiam dan menyipit tajam " Sudah lama aku menanti kau memanggil kakek padaku! Bagaimana Ansel bukan nya aku kakek yang baik? " ucap Robin tertawa renyah membuat Ansel mendengus kesal.


" Serius ke topik utama kakek! " kesal Ansel membuat tawa Robin terhenti seketika.


" Jadi maksud mu Antoni dan Berlyn..


" Sebuah penebusan dosa karena Berlyn membunuh Zanta! " ucap Robin lagi hingga Ansel terdiam dan mematung di tempatnya. " Berlyn terpaksa harus mengeksekusi Zanta karena dia berkhianat dan bermaksud untuk membunuh ku! Namun aku tak tau apa yang diucapkan Zanta saat di detik hidupnya. " ucap Robin lagi tenang " Satu minggu setelah kasus itu, Berlyn datang padaku dan meminta untuk dinikahkan oleh Antoni! " ucap Robin lagi.


" Dan kau menyetujuinya? " tanya Ansel lagi namun Robin tersenyum tipis.

__ADS_1


" Awalnya tidak namun melihat cinta dimata Antoni akhirnya aku merestui mereka, hingga Everlyn lahir ke dunia " ucap Robin lagi.


" Tapi bagaimana bisa bibi Berlyn tewas kakek! " ucap Ansel lagi penasaran.


" Perselingkuhan yang Antoni lakukan mengguncang jiwanya hingga Berlyn nekat mengakhiri hidupnya Ansel! " jelas Robin dan Ansel diam saja menyimak. " Dari sana konflik mulai muncul antara ayah dan anak " ucap Robin lagi terkekeh dengan menyesap kopi hitam kesukaan nya


" Kakek!! " teriak suara anak kecil membuat Robin dan Ansel terkejut bukan main. " Kakek! " teriak suara itu lagi yang tak lain Laura. " Kakek! Ayo antar kan aku kepada Mommy! " ucap Laura lagu hingga Ansel dan Robin menyipit " Mommy sedang dalam masalah! Kita harus membantunya. " tegas Laura lagi.


" Apa yang kau tau Laura ? " tanya Ansel lembut.


" Aku tau semua paman! " ucap Laura membuat tawa Robin pecah seketika.


" Lihatlah dia benar-benar keturunan Smith Ansel! " ucap Robin tertawa senang.


" Jangan lupakan lelaki tengik itu ayah nya Kakek! " ucap Ansel membuat tawa robin terhenti seketika.

__ADS_1


__ADS_2