
" Laura " pekik Jack memeluk Laura saat teman masa kecilnya berada di ambang pintu. " Wah kau semakin menggemaskan " celetuk Jack mencubit pipi Laura gemas hingga memerah.
" Jack hentikan! Kau menyakitinya " ucap sang ibu mencoba memperingati putranya yang mempunyai sifat usil. Namun sifat usilnya itu hanya Jack tunjukkan pada Laura saja.
" Sorry mom aku terlalu semangat untuk bertemu dengan Laura " cicit Jack tersenyum kikuk menatap Laura yang cemberut. " Laura kau tak merindukan ku? " tanya Jack lagi.
" Tentu saja aku merindukan mu! " ucap Laura kesal membuat tawa Jack terdengar renyah. Mommy Elle hanya menggeleng kepalanya pelan saat melihat tingkah kedua bocah di hadapan nya.
" Selamat datang di kediaman tuan J nyonya.. " ucap nya tergantung karena tak mengetahui siapa nama dari tamu tuan nya.
" Elle dan ini putra ku Jack " ucap Elle sopan dan maid itu mengangguk lalu membawa tamunya masuk kedalam. Laura tampak senang karena bisa bertemu lagi dengan teman nya itu.
__ADS_1
" Selamat datang Elle " ucap Everlyn tiba-tiba muncul dan memeluk Elle erat.
" Terimakasih Anna, aku sangat merindukan mu " ucap Elle balas memeluk teman karib nya selama Everlyn berada di sebuah negara. Everlyn tersenyum dan mengangguk kecil.
" Ayo pasti kalian lapar bukan? Perjalan cukup jauh untuk sampai disini " ucap Everlyn lagi membuat pandangan Jack teralih pada sosok lelaki yang berjalan dengan gagah.
" Jasper Philips? " gumam Jack yang dapat didengar oleh semua orang. Mommy Elle menyenggol lengan sang putra karena merasa Jack kurang sopan. " Maaf mom aku reflek " ucap Jack.
" Tak apa, ayo jangan sungkan " ucap Jasper menatap seorang anak kecil berparas tampan di samping Laura. Jack mendadak kikuk dan merasa tak enak begitupun dengan Elle.
" Anna. Kau lupa jika kakek tak suka ada makanan seefood di atas meja? " ucap Robin membuat Everlyn menatap beberapa hidangan yang tersaji.
__ADS_1
" Kakek maaf aku lupa memberi tahu mereka jika kau..
" sudah lah sayang, maid akan membereskan nya kembali " ucap Jasper memanggil beberapa maid untuk membawa hidangan berjenis laut karena Jasper melihat jika putrinya pun tampak tak menyukai aroma makanan laut. " Maaf jika hidangan di mansion ku kurang membuat mu terkesan tuan Smith " sopan Jasper membuat Robin terdiam dan mulai mengambil sepotong daging kalkun.
" Tak masalah " dingin Robin menjawab tanpa menoleh kearah Jasper. Everlyn mulai melayani Jasper layak nya seorang suami dimana perlakuan Everlyn tak luput dari tatapan tajam Robin. " Laura kau tak makan? " tanya Robin saat melihat Laura yang sibuk mencari sesuatu.
" Mom apa ayam goreng kesukaan ku tidak ada? " tanya Laura membuat Jasper ikut menatap kearah hidangan.
" mungkin mereka lupa sayang, kau bisa makan makanan yang lain dulu bukan begitu Jack? " ucap Everlyn membuat Jack mengangguk dan langsung mengambil sepotong daging asap yang mengunggah seleranya. Laura tampak terdiam dan akhirnya memilih daging Kalkun seperti kakek nya.
" Daddy akan memarahi mereka karena sudah membuat putri daddy yang cantik ini tak jadi memakan ayam goreng " celetuk Jasper dan langsung mendapatkan pukulan maut dari Everlyn. " Aku hanya ingin yang terbaik untuk Laura sayang " imbuh Jasper lagi.
__ADS_1
" Laura habiskan makanan mu, dan jangan pernah mengeluh. " ucap Everlyn terdengar tegas membuat Laura mengangguk patuh.
Laura menyantap daging kalkun nya dengan lahap hingga membuat pipi gembul nya ternoda dan hal itu membuat Jack semakin menggodanya. Kehangatan dan keramaian semakin terasa kala dua anak kecil itu saling melempar canda tawa hingga Jasper merasakan hidup nya semakin berwarna setelah memiliki Laura.