The Misterius

The Misterius
* Bertemu kembali.


__ADS_3

Everlyn dan Jasper benar-benar menikmati hubungan baru mereka, dimana keduanya kini saling terbuka dan menerima satu sama lain sebagai seorang sepasang kekasih.


Jasper benar-benar memperlakukan wanita nya dengan baik hingga Everlyn benar-benar terharu dibuatnya. Namun dalam hati kecil Everlyn sangat penasaran akan sosok Jasper sebenarnya.


CEKLEK


Everlyn terkejut saat pintu ruangan nya tiba-tiba terbuka hingga sosok lelaki gagah sedang memperlihatkan senyum menawan nya.


" Sweety " ucap Jasper tersenyum dan langsung mengecup pucuk kepala Everlyn lembut, hingga Everlyn tersipu malu dibuatnya. " Kau masih bekerja? " tanya Jasper saat manik birunya menatap beberapa berkas tergelatak begitu saja di atas meja.


" Kei benar-benar membuat ku kerepotan " ucap Everlyn kesal. " beberapa berkas harus ku tandatangani " ucap Everlyn lagi dengan wajah cemberut membuat Jasper gemas dibuatnya.


" Kau tak ingin membuat Kei sebagai penggantimu? " ucap Jasper tiba-tiba membuat Everlyn terdiam beberapa saat. " Aku yakin kau mengerti apa maksud ku sweety " ucap Jasper lagi.


" Seperti kau? " tanya Everlyn lagi dan Jasper menggangguk membenarkan " Tapi Jasper.. Aku takut jika Fara kembali dan membuat masalah " ucap Everlyn dengan raut wajah khawatir.


" Dari mana kau tau sweety? " tanya Jasper dengan memainkan rambut Everlyn secara perlahan. Everlyn menatap wajah Jasper lekat seperti menyiratkan kekhawatiran nya.


" Ayah.. Aku yakin tentang itu Jasper. Fara akan mendapatkan dukungan darinya. " ucap Everlyn lagi dengan manik terpejam. " Fara...aku yakin jika dia putri dari simpanan ayah dimasa lalu! " ucap Everlyn dengan manik yang menerawang jauh.


" Kau ingin menyelidikinya? " tawar Jasper.


" Kau bisa membantuku? " tanya Everlyn lagi.


" Tentu sweety. " ucap Jasper tersenyum dan mengecup bibir Everlyn lembut.


BRUKKK

__ADS_1


Everlyn dan Jasper terkejut hingga tautan bibir itu terlepas. Everlyn melihat kearah pintu hingga manik nya menajam sesaat. Jasper melirik sekilas dan duduk dengan tenang.


" Wah lihat lah ayah, apa yang kita lihat benat-benar memalukan! " ucap seorang wanita yang tak lain Fara. Everlyn menatap kearah wanita yang kini berubah dimana penampilan nya jauh lebih anggun.


Antoni hanya diam dan menatap Everlyn serta Jasper lekat. Sedangkan Jasper hanya diam dan menatap kearah Antoni dengan tenang. Baru saja mereka membahas hal ini namun mereka datang di waktu yang salah.


Fara dan Antoni masuk dan langsung duduk di kursi berwarna merah dimana sebelum nya kursi yang berada di ruangan CEO berwarna putih. Fara melirik Everlyn kesal.


" rupanya putri tawanan sudah terbebas Jasper. Tidak kah kau lihat wajah nya? Benar-benar menjengkelkan " ucap Everlyn duduk dengan tenang namun wajah nya sangat angkuh.


" Eve! Jaga bicara mu! Dia..


" Putrimu ayah! Apakah dia putri dari hasil selingkuhan mu? Hmm apakah Veronica bukan ibu kandung nya sayang sekali! " cibir Everlyn dengan tajam hingga Fara menatap tajam seketika.


" Eve.. Mari kita bicara. Aku sebagai seorang ayah ingin yang terbaik untuk kalian. Kau dan Fara sama-sama putriku! Jadi aku mohon padamu bimbing Fara di perusahaan ini jika tidak jadikan dia sebagai wakil ceo mu Eve. " pinta Antoni membuat Everlyn terdiam namun tertawa kemudian.


" Jangan bercanda dengan ku ayah, kenapa kau tidak memperkerjakan dia di perusahaan yang lain saja? " tanya Everlyn lagi dengan sikap yang tenang.


" kenapa? " Antoni justru bertanya balik seolah keberatan dengan sikap Everlyn.


" kau tanya aku kenapa? tidak ada tempat untuk nya disini ayah " ucap Everlyn lagi menolak dengan tegas akan Fara.


" Everlyn! Kami datang secara baik-baik. " ucap Antoni tegas.


" Namun aku menolak tegas permintaan mu! " ucap Everlyn lantang.


" Kau benar-benar keterlaluan Eve!..

__ADS_1


" Tutup mulut mu wanita sialan! Aku tak butuh kau berbicara disini! " ucap Everlyn menggebu.


" Jangan lupa jika ayah masih mempunyai saham di perusahaan ini " ucap Antoni tiba-tiba membuat Fara dan Everlyn menatap sang ayah tajam. " Ayah mempunyai saham dua puluh lima persen di EM CROPS. Itu artinya ayah masih berhak dengan perusahaan ini Eve " imbuh nya lagi membuat tangan Everlyn terkepal erat. Everlyn wanita itu lupa jika sang ayah masih salah satu petinggi di perusahaan nya, itu artinya Antoni masih mempunyai kuasa disini.


" Kau tak bilang padaku ayah? " ucap Fara menatap sang ayah lekat. " Kenapa kau tak bilang padaku sejak awal? " tanya Fara lagi membuat Antoni bungkam.


" itu karena kesalahan mu Fara! Kau membuat semua nya menjadi semakin runyam. Kau tamak dan serakah " ucap Antoni tenang namun Fara memalingkan wajah nya kesal. " Jadi Eve.. Aku berhak akan hal itu " ucap nya lagi membuat Everlyn memijat pangkal hidung nya pelan.


" Jasper aku butuh Wine " ucap Everlyn dengan manik terpejam. Jasper terkekeh dan berjalan kearah Everlyn pelan hingga Fara dan Antoni menatap nya lekat.


" Kita akan makan malam nanti sweety! Selesaikan urusan mu dengan bijak. " ucap Jasper lembut dan Everlyn mengangguk tegas.


" Baik! Aku menerima keputusan mu ayah! Namun disini akulah pemimpin nya dia akan bekerja dibawah kendaliku! Namun jika dia berbuat kesalahan lagi hingga membuat perusahaan ku bangkrut, aku tak segan mendepak nya bagaikan sampah! Bagaimana pun perusahaan ini dibangun atas kerja keras ibuku! " tegas Everlyn hingga Fara dan Antoni menatap tajam wanita angkuh dihadapan nya itu.


" Kau memang mirip dengan ibumu Eve! Kau angkuh dan terlihat ambisius. " ucap Antoni hingga Everlyn tersenyum miring dibuatnya.


" Itulah aku ayah! Karena aku.. Memang putri ibuku! Berlin Mortar itulah nama nya " ucap Everlyn hingga manik kecoklatan itu memancarkan api dendam yang selama ini ia tawan dengan begitu rapi.


Kedua ayah dan anak itu sama-sama menatap tajam dengan begitu gigih hingga Jasper mengusap lembut pundak wanitanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Aduh aduh owee nulis nya ketar-ketir nih guys.. Mohon dukungan nya untuk novel owee ini yah karena ikut lomba..


Jangan lupa like, komen, vote, dan fav yah..


TnQ

__ADS_1


__ADS_2