
...**********...
Di taman belakang endra dan Keana sudah bersiap di posisi mereka, azka yang berperan sebagai wasit berdiri di antara mereka berdua sambil memegang bola
Azka menghitung dari 1 sampai 3 lalu melambungkan bolanya keatas dan pertandingan di mulai.
Keana dan endra melompat untuk mendapatkan bola itu, tapi disayangkan bolanya didapatkan oleh Keana.
Keana berlari maju sambil membawa bola mendekati ring dengan gesit, endra mencoba menghadang jalan Keana lalu mencoba merebut bola itu dari tangannya
Tapi usahanya sia-sia endra tidak bisa mengimbangi kecepatan Keana dan alhasil Keana mencetak satu skor
Pertandingan terus berlanjut Keana sudah mencetak 8 skor dalam permainan ini sedangkan endra hanya mencetak 2 skor
Endra tidak menduga akan hal ini, dirinya di kalahkan dalam permainan bola basket oleh Keana
Karena waktunya sudah habis maka azka mengumumkan bahwa pemenangannya adalah Keana
Adel dan mika menghampiri Keana dan memeluknya dengan semangat, tidak di sangka Keana sangat pandai dalam permainan bola basket
" Aaaahhh...keana lo hebat banget, gue gak nyangka lo ternyata pandai main basket malah jago banget lagi ahhhh gue seneng banget tau gak " Ucap mika sambil memeluk Keana dan menggoyang-goyangkan tubuhnya membuat Keana menjadi pusing di buatnya
" Iyaa ajarin gue main bola basket dong...liat lo main tadi keren banget gue jadi pengen belajar, ya...ya...ajarin ya plisss " Ucap adel sambil memohon seperti anak kecil
" Gue juga mau di ajarin kea.... " Ucap mika sambil menampilkan pipi eyes-nya
__ADS_1
" Oke...oke...nanti gue ajarin " Ucap Keana sambil melepaskan dirinya dari pelukan mereka berdua yang membuat dirinya sesak di tambah dengan mika yang menggoyahkan tubuhnya membuat dirinya pusing tadi
Setelah terlepas dari dua temannya ini Keana melihat kearah endra yang sedang duduk di bangku taman bersama teman-temannya lalu berjalan menghampiri endra
" Wahhh serius ini lo kalah dari keana, bener-bener nih Keana keren banget tadi pas main basketnya " Ucap David dengan nada suara kagum dengan kehebatan Keana yang bisa mengalahkan endra dalam permainan bola basket
" Iyaa bener banget tuh...sebelumnya belum ada yang bisa ngalahin endra kalok soal main basket, tapi ini...behhhh ini namanya kejadian langkah dalam sejarah sekolah seorang endra pramudya di kalahkan oleh seorang Keana " Ucap ian sambil menggelengkan kepala tidak percaya
" Huh...apa sih yang gak bisa di lakuin sama tuh cewek gorila, selalu aja dia lebih unggul dari pada gue...gak bisa ngalah dikit kek sama gue " Ucap endra dengan kesal sambil memasang wajah cemberutnya itu
" Salah sendiri " Ucap daffa singkat sambil mengalihkan pandangannya dari endra dan tersenyum samar melihat tingkah endra yang selalu membuat masalah dengan keana
" Lagian lo juga... suka banget bikin masalah sama Kea, udah tau sifat Keana kayak gitu lo masih aja tetep bikin dia kesel...gak sekalian aja lo bikin dia ngamuk sama lo " Ucap leo dengan kesal karena sudah malas menasehati endra untuk tidak membuat Keana kesal tapi dia tidak pernah mendengar omongannya
" Kok lo pada malah nyalahin gue sih...bukannya nyemangatin gue malah bikin gue tambah stress aja " Ucap endra kesal dengan menampilkan wajah masam pada teman-temannya
Endra masih ingat bahwa dirinya harus memenuhi syarat perjanjian yang sudah mereka sepakati tadi sebelum pertandingan, bahwa siapa saja yang kalah harus menuruti semua permintaan tanpa terkecuali
Keana mengulurkan tangannya membuat endra bingung dengan apa yang ingin Keana lakukan, kenapa dirinya mengulurkan tangan padanya apakah untuk meminta upah juga padanya karena kalah dalam permainan
Melihat endra tidak cepat merespon Keana mengisyaratkan menggunakan kepalanya pada endra untuk menerima uluran tangannya
Dengan ragu endra menerima uluran tangan Keana lalu menatapnya dengan perasaan bingung
" Makasih " Ucap Keana singkat sambil tersenyum pada endra
__ADS_1
Hal itu membuat endra tertegun baru kali ini dirinya mendengar Keana mengucapkan terimakasih dan baru kali ini dia melihat senyum Keana, hanya ada satu kata di pikirannya ' cantik '
" Hah......... " Ucap ian, daffa, dan leo bersamaan saat melihat kejadian itu, Keana tersenyum pada endra bahkan dia mengucapkan terimakasih apakah kepalanya tadi tertimpa bola basket sampai keana menjadi seperti ini
" Cantik " Ucap daffa saat melihat keana tersenyum dirinya bahkan tidak bisa mengalihkan pandangan dari keana, dirinya seakan terhipnotis oleh kecantikan keana
" Ma...ma...ma...makasih buat apa? Gue gak ngerti " Ucap endra dengan gagap seraya memalingkan wajahnya saat melihat senyum keana, entah kenapa jantungnya berdetak 2x lebih cepat dari biasanya
Wahhh gila ini kenapa jantung gue berdetak cepet banget gak kayak biasanya, kayaknya gue harus periksa deh nanti. Batin endra
" Karena lo udah buat gue semangat lagi, saat gue ngelawan lo dalam permainan bola basket itu sangat seru jadi makasih buat itu dan ini adalah kalimat terpanjang yang pernah gue ucapin jadi gue gak mau ngulangin lagi karena itu melelahkan " Ucap keana dengan cepat membuat semua orang di sana melongo tidak percaya, bahkan azka juga terkejut karena ini pertama kalinya keana berbicara sepanjang ini
Endra yang mendengar hal itu juga di buat terkejut, apa dia tidak salah dengar keana berbicara sepanjang ini padanya ini baru pertama kali endra mendengarnya
ini keana tadi beneran bicara panjang, baru kali ini gue denger dia bicara panjang kayak gini. batin endra
" Gue gak salah denger ini kan....ini kalimat terpanjang yang pernah gue dari lo, dek...lo sehat kan apa jangan-jangan lo lagi kesurupan " Ucap azka sambil menggoyangkan tubuh keana
" KAK AZKA... " Ucap keana sambil menekankan kalimatnya dan menatap tajam pada azka
Azka yang di tatap seperti itu langsung berhenti menggoyangkan tubuh keana lalu mengalikan pandangannya sambil tertawa renyah
Setelah kejadian itu membuat keana jengah mendapatkan tatapan tidak percaya dari teman-temannya
Keana lalu menarik azka untuk duduk di salah satu bangku taman dan membaringkan tubuhnya di pangkuan azka lalu memejamkan matanya
__ADS_1
Mereka yang melihat tingkah keana hanya menggeleng gemas dengan tingkahnya itu, melihat keana sudah terlelap mereka membiarkannya untuk beristirahat dan tidak menanyakan banyak hal dulu padanya karena sepertinya keana sangat lelah hari ini, jadi mereka meninggalkan keana bersama azka dan memilih bermain basket di sana sambil menunggu keana bangun dari tidurnya.
...**********...