The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 8


__ADS_3

...**********...


Di sisi lain


Dirga yang mendapatkan panggilan dari keana bahwa dia sudah berakhir menyelamatkan deandra dan azka, segera menghubungi alex dokter pribadi mereka untuk datang kerumah mereka seperti apa yang di minta oleh keana


*tut... tut... tut....


" halo... siapa ini " jawab alex dengan suara serak seperti baru bangun tidur*


" ini aku dirga... kamu kerumah sekarang lex dan gak pakek lama " ucap Dirga


" aduhhhh.... kenapa harus sekarang sih... ini sudah jam berapa Dirga " ucap alex kesal


" udah gak perlu banyak tanya, kamu cepetan kerumah gak usah banyak tanya " ucap Dirga sambil menutup panggilan telepon


setelah menutup panggilan telepon Dirga pergi dari markas dan kembali kerumah.


Dirga tidak butuh waktu lama untuk sampai kerumah


belum lama dia sampai, alex sudah tiba dengan wajah kesal karena Dirga memanggilnya semalam ini


" emang ada apa sih kamu manggil aku malam-malam kayak gini... ganggu aku lagi tidur aja " ucap alex sambil menggerutu pada Dirga karena sudah mengganggu waktu tidurnya


" nanti juga kamu tau... mending kamu masuk dulu kalok mau marah-marah, gak enak kalok di dengar sama tetangga " jawab Dirga sambil berlalu masuk kedalam rumah meninggalkan alex yang masih Menggerutu tidak jelas


.


.


.


jam sudah menunjukkan pukul 02:45


dan keana baru sampai dirumah dengan selamat, keana turun dari mobil dan membantu ibunya turun lalu memapahnya masuk kedalam rumah


" ayah... ayah... " ucap keana seraya berteriak memanggil ayahnya sambil memapah ibunya masuk sedangkan azka mengikuti dari belakang


" apa kalian baik-baik saja, alex....... cepat periksa keadaan istri dan putraku " ucap Dirga sambil berlari menghampiri mereka dengan raut khawatir


keana dan ayahnya membawa mereka ke kamar untuk di periksa terlebih dahulu


azka meminta alex memeriksa ibunya terlebih dahulu mengingat luka ibunya lebih parah dari dirinya


" bagaimana keadaan istriku alex " ucap Dirga sambil menggenggam tangan deandra erat


" dia baik-baik saja, lukanya tidak dalam istrimu cukup banyak istirahat saja aku akan menuliskan resep obat agar lukanya cepak membaik dan istrimu tidak boleh banyak bergerak dulu selama kurang lebih 3 hari untuk pemulihan yang optimal " ucap alex seraya menuliskan resep obat

__ADS_1


setelah selesai alex lanjut memeriksa luka azka tapi syukurlah lukanya tidak parah dia hanya perlu banyak istirahat saja


setelah selesai memeriksa azka, alex melihat keana dengan wajah bingung siapa gadis yang datang bersama dengan mereka tadi


karena dia belum pernah bertemu dengannya sekalipun


" dia siapa... aku belum pernah melihatnya dirumah ini? " tanya alex seraya menatap keana dengan penasaran


" dia putriku keana, kamu memang tidak pernah melihatnya disini karena saat kamu bertugas menjadi dokter pribadi kami keana saat itu sedang tidak dirumah" jawab Dirga


alex nampak terkejut saat tau bahwa keana adalah putri dari sahabat Dirga, sejak kapan dia memiliki seorang putri secantik ini.


keana yang melihat semuanya sudah baik-baik saja hendak pergi ke kamar nya untuk beristirahat karena dia sangat lelah dengan kejadian hari ini


baru saja keana ingin pamit ke kamarnya kepalanya terasa sangat sakit membuatnya terduduk sambil memegang kepalanya yang sakit seperti ribuan jarum menusuk sangat dalam pada kepalanya


" aakkkhhhhh " ucap keana berteriak kesakitan sambil memegang kepalanya


" dek lo kenapa " ucap azka menghampiri keana dengan panik saat melihat adiknya meringis kesakitan


" keana ada dengan kamu sayang " ucap Dirga panik saat melihat putrinya kesakitan seperti ini


" aku baik-baik saja kalian tidak perlu cemas, kepalaku hanya terasa sedikit sakit saja " ucap keana meyakinkan ayah dan kakaknya bahwa dia baik-baik saja


keana merasa rasa sakit di kepalanya yang sedikit demi sedikit menghilang tiba-tiba digantikan dengan hasrat membunuh


yang sudah keana pendam dalam-dalam yang secara perlahan muncul bersama dengan hilangnya rasa sakit di Kepalanya itu


keana berdiri lalu berlari keluar menuju kamarnya dan menguncinya darinya dalam,


keana lalu pergi ke kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin


hal itu belum cukup untuk menekan hasrat membunuhnya itu, dia perlu melampiaskannya pada sesuatu agar hasratnya itu bisa sedikit demi sedikit menghilang


lalu keana keluar dari kamar mandi dengan keadaan sudah basah kuyup


dia berjalan menuju kearah cermin rias lalu memukulnya berkali-kali sampai tangannya terluka dan mengeluarkan banyak darah


tidak ada cara lain untuk meredam hasratnya tersebut jadi keana melampiaskannya pada cermin itu, cermin rias itu hancur tak berbentuk tapi setelahnya keana sudah mulai tenang


keana terduduk di lantai bersandar pada sisi tempat tidur sambil memandang langit-langit kamarnya dengan pandangan kosong, setelah keana merasa matanya terasa sangat berat dan perlahan semuanya menjadi gelap


.


.


.

__ADS_1


Di sisi lain ayah dan kakaknya nampak cemas dengan keadaan keana, saat melihatnya mengerang kesakitan seperti itu mereka khawatir terjadi sesuatu pada keana


saat azka dan ayahnya menaiki tangga menuju kamar keana, baru sampai di tengah-tengah anak tangga mereka mendengar suara gaduh dari kamar gadis itu


itu menambah kecemasan mereka


mereka lalu berlari menuju kamar keana dan menggedor pintu kamar tersebut dengan keras sambil memanggil nama keana berulang kali


" dek buka pintunya dek..lo kenapa dek...buka dek.. " ucap azka sambil mencoba membuka pintu kamar keana tapi tidak bisa karena keana sudah menguncinya dari dalam


" keana buka pintunya sayang... kamu kenapa... keana.... " ucap dirga sambil mencoba mendobrak pintu kamar keana


Dirga terus saja mencoba mendobrak pintu kamar itu, setelah mencoba berulang kali akhirnya pintunya terbuka menampakkan keana yang sudah pingsan dengan keadaan tangannya yang terluka


keadaan kamarnya juga berantakan cermin di sebelah tempat tidur keana sudah hancur dan pecahan kaca yang berserakan di bawahnya.


azka yang melihat keadaan adiknya yang terluka sangat panik, azka menghampiri keana dan membawanya ke atas tempat tidur


sedangkan ayahnya berlari turun ke bawah memanggil alex takut terjadi sesuatu kepada putri tercintanya tersebut, dia tidak ingin kejadian 5 tahun yang lalu terulang kembali


azka masih mencoba membangunkan keana tapi itu tidak berhasil dia semakin panik apa lagi tangan keana juga tidak berhenti mengeluarkan darah


azka lalu mengambil saputangan di sakunya dan mencoba menghentikan darah terus mengalir keluar setidaknya bisa menghentikannya sementara sampai paman alex datang


sesaat kemudian ayah dan paman alex datang, alex yang melihat keadaan keana sangat terkejut apa lagi dengan kondisi kamar yang berantakan seperti ini


" tolong cepat periksa keadaan putriku alex " ucap Dirga dengan raut wajah cemas takut terjadi sesuatu pada putrinya itu


" paman tolong keana paman... sedari tadi aku sudah mencoba membangunkannya tapi dia tetap tidak sadar juga " ucap azka panik dia tidak bisa melihat adiknya terluka seperti ini itu sangat menyiksa baginya


" aku akan memeriksanya kalian sebaiknya tenang dulu " ucap alex lalu memeriksa keadaan keana dengan serius


setelah memeriksanya dia tidak menemukan penyakit serius, keana hanya pingsan karena kehabisan banyak darah akibat luka yang dia alami


" kalian tidak perlu cemas, dia baik-baik saja


dia hanya pingsan karena kekurangan banyak darah akibat luka di tangannya itu, aku sudah membalut lukanya jadi sudah tidak apa-apa. tapi pastikan lukanya tidak terkena air dulu selama seminggu " ucap alex sambil membereskan perlengkapannya


" tapi sebenarnya apa yang sedang terjadi kenapa keana bisa terluka seperti ini " tanya alex dirinya merasa penasaran bagaimana dia bisa terluka di kamarnya sendiri


" aku juga tidak tau, saat aku dan ayah mencoba melihat keadaannya kami mendengar suara gaduh dari kamar keana jadi kami bergegas menuju ke sini untuk menemuinya " ucap azka dia juga tidak tau apa yang terjadi pada adiknya sampai seperti ini tidak mungkin keana melukai tangannya sendiri dan kalau iya kenapa?


" saat aku berhasil mendobrak pintunya aku sudah menemukan keana dengan keadaan seperti ini " ucap Dirga dengan raut wajah sedih sambil memandang putrinya.


setelah memeriksa keana alex pamit pulang karena hari ini dia ada jadwal di rumah sakit, Dirga mengantar alex sampai di depan rumah sedangkan azka menemani keana di kamarnya dia sangat khawatir kepada adik kesayangannya ini.


kakak di sini... kakak pasti akan menjagamu cepatlah sadar adik manis ku. batin azka

__ADS_1


...**********...


wahhh ada kejadian apa ya 5 tahun yang lalu 😁🤔😊😊


__ADS_2