The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 32


__ADS_3

...**********...


adel melihat mika masih saja cemberut sepertinya mika tidak suka jika harus duduk bersebelahan dengan meja silvi dan teman-temannya, adel hanya menghela nafas pelan lalu kembali melanjutkan makannya


ya memang benar sejak mereka berdua duduk sambil memakan makanan yang mereka pesanan, silvi selalu saja menyindir bahkan mencemoh adel dan mika yang sudah tidak di tanggapi oleh endra dan yang lainnya


silvi juga selalu merendahkan keana dan mengatakan bahwa keana hanyalah mencari perhatian dari endra saja dan juga mencoba menggoda teman-temannya yang lain.


adel hanya menanggapinya dengan acuh sebab mereka tidak ada niatan seperti itu sedikitpun dari awal, mereka ikut bergabung dengan endra juga karena memang sudah tidak ada tempat yang kosong lagi dan endra juga tidak mempermasalahkan hal itu


berbeda dengan mika yang sudah sangat kesal melihat tinggkah silvi yang begitu sombong dan menyebalkan, ingin sekali mika mencakar wajahnya yang sok cantik itu tapi di tahan oleh adel karena mereka tidak ingin mencari masalah baru yang bisa saja itu menyulitkan keana juga


mika hanya bisa sabar dan menahan emosinya tersebut dengan menampakkan wajah cemberut karena tidak bisa memberikan pelajaran pada silvi yang sudah berani menghina keana seperti itu.


" Ugh bikin kesel aja ni kaleng rombeng, pengen banget gue benyek-benyek tuh muka " ucap mika dengan kesal seraya *******-***** tisu di tangannya


" sabar mika... lo jangan bikin gara-gara deh sama mereka, lo kan tau sendiri sifatnya silvi kayak gimana... emang lo mau pas keana masuk sekolah bukannya tenang malah dapat masalah " ucap adel mencoba menenangkan mika yang sepertinya sudah mulai naik darah


" hah sabar... sabar untuk gue orangnya sabar kalok gak ughh udah gue ratain tuh muka " ucap mika seraya tersenyum membanggakan dirinya


" hadeh mika... siapa yang emosi siapa juga yang muji diri sendiri hehehehehe " ucap adel seraya tertawa geli melihat tingkah mika yang memuji dirinya sendiri.


sejak adel dan mika duduk di meja itu ada dua orang yang selalu memperhatikan mereka dari jauh, pandanganya tidak pernah lepas sedikitpun dari mereka


siapa lagi kalau bukan ian dan david yang sedari tadi sudah tidak fokus dengan kegiatan makan mereka, endra yang melihat kedua temannya ini sedang fokus memperhatikan adel dan mika membuatnya tersenyum jahil ingin mengerjai mereka berdua.


" ehh dav... adel cantik banget ya " ucap endra seraya tersenyum jahil pada david


" iya... " ucap david tanpa sadar dan masih terus fokus menatap kearah adel


" hmmmm mika juga gak kalah cantik ya sama adel, bener gak ian " ucap endra sambil mencoba menahan tawanya melihat tingkah kedua temannya ini


" iya... cantik " ucap ian juga tanpa sadar

__ADS_1


" buat gue aja ya... mika sama adelnya, boleh gak? kan mereka cantik tuh " ucap endra yang masih berusaha menahan tawa melihat mereka berdua masih saja fokus pada satu arah


" iya... " ucap mereka bersamaan, selang beberapa saat mereka sadar dengan apa yang dikatakan oleh endra lalu menolaknya secara bersamaan


jawaban dari mereka berdua membuat tawa endra pecah dan di ikuti oleh leo yang juga ikut tertawa melihat tingkah kedua sedangkan daffa hanya tersenyum samar melihat tingkah teman-temannya ini,


endra terus tertawa melihat david dan ian yang seperti baru terhipnotis sesuatu sampai-sampai mereka tidak sadar dengan apa yang mereka katakan


ian dan david memalingkan wajah mereka karena malu sudah kepergok memperhatikan adel juga mika apalagi dengan pertanyaan bodoh yang di lanturkan oleh endra membuat mereka berdua tambah malu dibuatnya, kejadian ini akan menjadi hiburan baru bagi endra karena bisa menjahili ian dan david sepuasnya.


.


.


.


di rumah sakit azka sedang membereskan semua barang-barang keana karena hari ini keana sudah di izinkan pulang dari rumah sakit, keana berdiri di depan jendela menatap ke arah luar


sambil melihat kendaraan yang sedang berlalu lalang di jalan keana berfikir kapan rasa sakit ini bisa hilang dan membiarkan dirinya bisa hidup dengan tenang tanpa ada rasa takut yang amat mendalam di hatinya


memikirkan hal itu saja sudah membuat hatinya gelisah tapi keana akan tetap mencoba menahan itu semua, saat sedang melamun keana di kejutkan oleh azka yang menepuk pelan bahunya, keana menoleh dan melihat semua barang-barangnya sudah selesai di kemas keana tidak sadar dengan tatapan wajah azka yang seperti mencemaskan sesuatu.


" dek... lo gak papa, kok lo ngelamun aja dari tadi? " tanya azka dengan lembut seraya membelai kepala keana


keana tersenyum mendengar pertanyaan itu


" gue gak papa kak " ucap keana lembut dan memejamkan matanya menikmati sentuhan hangat dari azka


hah... azka menghela nafas pelan lalu tersenyum lembut kearah keana dan mengajaknya keluar seraya membawa semua barang-barang mereka.


dalam perjalanan keana tertidur di dalam mobil mungkin karena efek obat penenang yang di berikan dokter padanya semalam masih ada.


gue bakal cari cara dek... supaya lo gak perlu ngerasain sakit kayak gini lagi. batin azka

__ADS_1


20 menit kemudian azka sudah sampai di rumah, azka turun dan mengeluarkan semua barang-barang keana dari bagasi lalu memanggil pak asep memintanya membawa semua barang-barang tersebut kedalam kamar keana


azka membuka pintu mobil dengan perlahan dan melihat keana masih tertidur dengan pulas, karena tidak ingin mengganggu tidur keana jadi azka menggendongnya masuk ke dalam rumah.


.


.


.


hari sudah menjelang malam suasananya juga begitu tenang, di tempat tidur keana menggeliat untuk meregangkan ototnya lalu membuka matanya melihat kearah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 18:46 WIB.


keana tidak merasa heran jika saat dirinya bangun sudah berada di kamarnya, keana beranjak turun dari kasur berjalan ke arah balkon kamarnya menikmati semilir angin malam yang selalu membuat keana merasa nyaman.


" dek... lo udah bangun " ucap azka seraya membuka pintunya secara perlahan, saat sudah masuk azka tidak menemukan keana lalu pergi melihat kearah balkon dan ternyata keana ada di sana


" dek... lo lagi ngapain di balkon? " tanya azka seraya menghampiri keana


" gak ada kak " ucap keana singkat dengan masih melihat kearah langit


" udah ayo masuk aja, lo baru pulang dari rumah sakit jangan keanginan terlalu lama " ucap azka


" mmmm kak, gue pengen makan sate " ucap keana yang spontan membuka azka mengernyit bingung


" hah... lo kena angin apa tiba-tiba pengen makan sate " ucap azka bingung karena tiba-tiba saja keana ingin makan sate, biasanya keana tidak suka makan sate itu membuat azka bingung


" kenapa? emang aneh " tanya keana bingung apakah ada yang salah dengan kata-katanya


" ya... enggak juga dek... tapi tumben aja gitu lo mau makan sate, kan biasanya lo gak suka makan sate " ucap azka


" apa salahnya mencoba " ucap keana singkat lalu beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri


" kan... di tinggal lagi gue... hadehhhhhhh " ucap azka seraya menghela nafas pelan dengan sikap adiknya ini.

__ADS_1


... **********...


__ADS_2