The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 29


__ADS_3

... **********...


Hari sudah menjelang pagi tapi keana masih belum sadarkan diri, semua upaya sudah mereka lakukan untuk menyadarkan keana tapi tetap saja itu sia-sia.


Teman-temannya sudah memberitahu pada pak joko mengenai keadaan keana saat ini, pak joko tidak bisa berbuat banyak karena tidak mungkin bagi mereka membawa keana ke rumah sakit malam itu jadi mereka harus menunggu sampai pagi seraya terus berusaha sebisa mereka untuk menyadarkan keana


" Pak kita harus membawa keana kerumah sakit segera pak, dari semalam keana belum sadar " Ucap adel dengan khawatir seraya terus memegangi tangan keana


" Kalian sekarang tenang, bapak sudah menghubungi rumah sakit terdekat untuk mengirimkan ambulan kemari " Ucap pak joko menenangkan kekhawatiran adel dan yang lainnya


" Daf...lo belum jawab pertanyaan kita semalam, kenapa keana bisa pingsan kayak gini " Ucap leo dengan serius


" Iya...lo dari semalem cuma diem aja kagak ngomong apa-apa sama kita semua " Ucap ian dengan kesal karena daffa tidak memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi


Gue gak mau bilang karena sepertinya keana gak mau kalian semua tau tentang kejadian semalam. Batin daffa


" Daf...lo denger gak sih, kita semua ini khawatir sama kea dan lo malah gak bilang apa-apa soal kejadian semalam " Ucap endra dengan marah, sungguh hatinya sedang bergemuruh sekarang saat melihat keana tidak sadarkan diri seperti ini bahkan dirinya tidak tau apa yang sebenarnya terjadi padanya


" Udah kalian gak usah pada ribut napa, daffa pasti punya alasan kenapa dia gak mau bicara mendingan sekarang kita fokus sama keadaan keana " Ucap david dengan keras membuat semuanya terdiam dan tidak melanjutkan pembicaraan mereka


.


.


.


Di tempat parkir azka sedang memarkirkan mobilnya dengan terburu-buru karena dirinya baru sampai di tempat camping, tempat campingnya lumayan jauh karena berlawanan arah dengan rumahnya dan azka baru sampai di sana saat pagi hari.


Azka turun lalu berjalan dengan tergesa-gesa ke tempat pos pengawas untuk bertanya lokasi tempat adiknya ini berkemah, pengawas itu mengantarkan azka ke tempat para siswa SMA Taruna jaya berkemah


Azka terus mengikuti pengawas itu dengan perasaan semakin gelisah, azka terus berbicara di dalam hati berdoa semoga adiknya dalam Keadaan baik-baik saja.


Saat sudah sampai di tempat camping pengawasan itu membawa daffa menemui pak joko selaku guru juga pembimbing dalam acara camping ini.

__ADS_1


" Permisi pak joko...ini ada seseorang yang datang mengunjungi adiknya " Ucap pengawas itu seraya menoleh pada azka


Pak joko menoleh kearah pandangan pengawasan tersebut lalu melihat seorang pemuda yang sangat tampan datang bersama dengan pengawas tersebut dari belakang


" Ohh iya makasih pak " Ucap joko dengan sopan lalu di angguki oleh pengawas itu, setelahnya pengawas tersebut pergi setelah mengantarkan azka dan kembali ke pos penjagaannya


" Kamu sedang mencari siapa nak " Ucap pak joko dengan penasaran


" Saya datang untuk menjemput adik saya pak " Ucap azka dengan alasan ingin menjemput keana meski azka tau bahwa sebenarnya keana membawa mobilnya sendiri tapi azka hanya ingin melihat keadaan adiknya ini karena dari semalam dirinya merasa gelisah memikirkan keadaan keana di tempat camping.


" Oh begitu kebetulan acara campingnya sudah selesai dan mereka semua sedang membereskan barang-barang mereka, jadi... " Ucap pak joko seraya tersenyum tapi sebenarnya pak joko sedang sangat khawatir dengan keadaan keana saat ini dan pak joko juga tidak tau bahwa orang yang di maksud azka itu adalah keana


" Jadi siapa nama adikmu? " Tanya pak joko


" Keana pak " Jawab azka yang sontak membuat pak joko terkejut mendengar bahwa adik dari pemuda ini adalah keana


Melihat keterkejutan pak joko saat azka menyebutkan nama keana membuat dirinya memiliki perasaan yang kurang baik tentang hal ini.


" Sebaiknya kamu ikut bapak sekarang " Ucap pak joko dengan raut wajah khawatir seraya berjalan menuju tenda perawatan.


saat azka sudah masuk kedalam adel dan yang lainnya merasa kaget dengan kedatangan azka yang tidak diduga apalagi di saat keana dalam keadaan tidak sadarkan diri seperti ini.


" KEANA.... " teriak azka seraya berlari menghampiri Keana yang sedang terbaring di atas kasur


" dek... bangun dek... lo kenapa, ini ada apa sama adek gue kok bisa kayak gini sih... " teriak azka dengan marah pada semua orang yang ada di sana, dirinya sangat marah saat melihat keadaan adiknya yang seperti ini


semua terdiam tidak tau harus mengatakan apa pada azka, melihat azka yang begitu marah seperti ini membuat mereka semua merasa bersalah karena tidak bisa menjaga Keana dengan baik. azka terus saja mencoba membangunkan Keana tapi tetap tidak ada respon sama sekali dari Keana


" sial... kenapa kalian cuma diem aja cepet bawa barang-barang adek gue ke mobil, gue mau bawa Keana ke rumah sakit " ucap azka dengan kesal seraya menggendong Keana, mereka semua lalu bergegas mengambil barang-barang Keana dan juga barang-barang mereka


" tapi kak azka... pak joko sudah memanggil ambulan datang kemari " ucap mika dengan takut saat melihat azka yang sedang marah seperti ini sungguh sangat menakutkan


" iya nak azka... bapak sudah memanggil ambulan kemari... sebentar lagi mereka sampai " ucap pak joko mencoba menenangkan azka yang sedang dalam keadaan emosi seperti ini

__ADS_1


melihat mereka semua melihat azka seperti memohon untuk menenangkan emosinya membuat azka menghela nafas kasar lalu meletakkan Keana kembali ke atas kasur dengan lembut, azka mencoba menenangkan emosinya supaya tidak melakukan tindakan bodoh yang bisa saja mencelakai adiknya juga


setelah merasa tenang azka melihat kearah Keana seraya membelai lembut wajahnya yang terlihat tenang seakan tidak ada hal yang bisa mengusik ketenangannya itu


" kak azka... tenang aja, keana dalam keadaan stabil saat ini jadi kak azka tidak perlu panik seperti tadi " ucap adel menenangkan azka


" iya kak... Keana sudah di berikan pertolongan pertama jadi sekarang kondisinya stabil, kita hanya perlu menunggu ambulan datang dan membawanya kerumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut " ucap leo seraya menepuk pelan bahu azka seraya tersenyum


" ya... tapi sebenarnya apa yang terjadi sama Keana sampai bisa kayak gini " ucap azka dengan penasaran karena sepertinya keadaan Keana saat berangkat camping hari itu sangat baik tapi kenapa sekarang malah sebaliknya


" kita juga gak tau kak, saat kita kesini... Keana sudah tidak sadarkan diri seperti ini kak " ucap mika dengan sedih seraya menggenggam tangan Keana


" daf... mending lo ceritain kenapa Keana bisa jadi kayak gini, semalem kan lo yang bawa Keana ke sini " ucap David seraya menatap daffa dengan serius, karena sekarang kak azka sedang berada di sini dan dia berhak tau apa yang sebenarnya terjadi pada Keana.


mendengar itu azka lalu melihat kearah daffa dengan tajam yang sepertinya sedang menyembunyikan sesuatu tentang apa yang terjadi pada adiknya ini.


daffa yang di tatap seperti itu oleh azka menghela nafas pelan karena tatapan azka itu seakan mencegat pernapasannya membuat daffa merasa sesak


" jadi apa yang terjadi sama adek gue tadi malam? " tanya azka dengan nada suara yang sudah berubah datar, seketika hawa dingin seakan memenuhi ruangan tersebut membuat pak joko tidak tahan dengan situasi saat ini dan memilih untuk pergi melihat apakah ambulan sudah tiba


mereka semua menelan salivanya dengan kasar saat merasakan hawa dingin yang sangat menakutkan ini, endra langsung saja memegang bahu azka dengan pelan dan memintanya untuk tenang karena sudah membuat adel dan mika merasa takut dan tidak nyaman, mendengar itu azka melihat kearah adel dan mika yang sudah gemetar ketakutan saat melihat dirinya.


" hah... " desah azka pelan mencoba untuk menenangkan diri dan mengontrol emosinya, setelah tenang azka kembali bertanya perihal kejadian apa yang terjadi pada Keana semalam


daffa akhirnya menceritakan apa yang terjadi pada malam itu dimana Keana berteriak kesakitan seraya memegang kepalanya dengan kuat lalu meminta daffa untuk membawanya ke sungai


malam itu air sungai sangat dingin tapi Keana tetap memaksa untuk membawanya kesana dan meminta daffa untuk berjaga-jaga.


mendengar cerita daffa azka sangat terkejut karena Keana mengalami hal ini lagi sama seperti saat itu. azka mengusap wajahnya dengan kasar lalu duduk sambil memijit pelan pelipisnya, hatinya sangat sakit saat mengetahui Keana mengalami gejala itu lagi yang membuatnya sangat menderita seperti ini.


" kenapa lo malah nurutin kemauan Keana dan malah gak langsung bawa dia ke tenda perawatan, kalok lo langsung bawa dia ke sini... Keana gak bakal dalam keadaan yang sekarang ini " ucap endra dengan marah seraya mencengkram kerah baju daffa lalu menatap dirinya dengan tajam


" gue lebih tau dia dari pada lo, jadi lepasin " ucap daffa dengan nada dingin lalu melepaskan cengkraman endra dengan kasar

__ADS_1


" sudah cukup... lo gak usah nyalain daffa, tindakannya sudah benar karena tidak membawa Keana ke sini malam itu " ucap azka menengahi pertengkaran mereka


... **********...


__ADS_2