
...**********...
Ting nong.... Ting nong....
Mendengar bel rumah berbunyi bi yuni yang sedang sibuk memasak di dapur berlari kecil keluar menuju pintu
Saat pintu di buka tampak seorang pemuda yang sepertinya seumuran dengan azka sedang berdiri seraya membawa sesuatu
" Cari siapa den... " Tanya bi yuni pada pemuda itu
" Ah...saya ada perlu dengan tuan muda azka bi... " Jawab pemuda itu dengan sopan sambil tersenyum ramah pada bi yuni
" Ohh...cari tuan muda toh...mari masuk dulu " Ucap bi yuni seraya mempersilahkan pemuda itu masuk lalu pergi untuk memberitahu azka bahwa ada seseorang yang sedang mencarinya
Pemuda itu berjalan ke ruang tamu untuk menunggu azka disana, saat dia tiba di ruang tamu ternyata di sana ada Keana yang masih asik bermain game kesukaannya dari tadi.
Pemuda itu bingung harus melakukan apa jadi dia memilih untuk berdiri saja karena takut mengganggu kesenangan nona mudanya itu
Saat sedang asik bermain keana menyadari bahwa ada seseorang yang datang ke arahnya lalu berdiri di belakangnya tanpa suara.
" Kamu tidak duduk " Ucap keana singkat seraya meletakkan gamenya di atas meja lalu bersandar di sofa dengan nyaman
" Saya tidak ingin mengganggu kegiatan nona muda " Ucap pemuda itu dengan sopan karena takut menyinggung keana
" Hah...sudahlah duduk saja " Ucap keana sambil mengisyaratkan tangannya pada pemuda itu untuk duduk di depannya
Dengan patuh pemuda itu duduk di depan keana sesuai dengan perintahnya, dia duduk dengan gugup karena ini pertama kalinya dia bisa bertatap muka dengan keana
Karena biasanya dirinya tidak pernah mendapatkan tugas ataupun perintah langsung dari keana, biasanya jika ada tugas yang berhubungan dengan keana maka azka lah yang akan menghubunginya.
" Kamu kenapa? " Tanya keana heran melihat pemuda di hadapannya ini duduk dengan tidak tenang seakan ada sesuatu yang membuatnya takut
" Ah... E...Saya tidak apa-apa nona " Ucap pemuda itu dengan gugup bahkan tangannya sudah dingin saat melihat tatapan keana yang tajam
" Kamu takut sama aku? " Tanya keana penasaran karena melihat gelagat dari pemuda itu yang seakan sedang gugup saat bersamanya
Bingung ingin menjawab apa akhirnya pemuda itu memilih diam tanpa menjawab pertanyaan keana dan hanya bisa berharap bahwa azka segera datang dan dirinya bisa menyelesaikan tugasnya lalu segera pulang.
Kok jadi diem sih...emang muka gue serem ya. Batin keana
Keana menghela nafas pelan lalu kembali memainkan gamenya, belum lama keana bermain bi yuni datang dan memberitahu pemuda itu untuk menemui azka di kamarnya
" Saya permisi dulu nona " Ucap pemuda itu seraya menunduk sopan pada keana yang langsung di angguki oleh keana barulah pemuda itu pergi meninggalkan keana menuju kamar azka.
Tok... Tok... Tok...
__ADS_1
Tiba di depan kamar azka dirinya mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum akhirnya di persilangan masuk oleh azka, saat masuk terlihat bahwa azka seperti sedang sibuk memeriksa beberapa berkas di mejanya.
" Selamat pagi tuan muda, ini adalah berkas yang berisi semua informasi yang sudah saya dapatkan tentang pemuda itu " Ucap pemuda itu seraya memberikan berkas di tangannya pada azka
" Bagus... Aku akan memeriksanya nanti, oh iya aku juga ingin bertanya tentang doni apa dia sudah kembali ke markas? " Tanya azka karena ini sudah hampir 2 hari doni masih belum memberikan kabar tentang informasi yang dirinya minta untuk di selidiki beberapa hari yang lalu
" Sepertinya doni akan kembali siang ini tuan muda " Jawab pemuda itu mengingat dirinya baru dapat pesan dari doni jika tuan muda azka bertanya tentang keberadaan dirinya hanya perlu menjawab bahwa siang ini dia sudah akan berada di markas
" Baiklah kalau begitu tugas kamu sudah selesai kamu bisa kembali dan beristirahat " Ucap azka tegas yang langsung membuat raut wajah pemuda itu berbinar senang
Azka yang melihat raut wajah pemuda di hadapannya itu berubah dengan cepat seketika terbesit ide jahil di otaknya untuk mengerjai bawahannya itu
" Oh iya aku sampai lupa...masih ada tugas yang harus di selesai kan jadi kamu belum boleh pulang " Ucap azka tiba-tiba sambil tersenyum ke arah pemuda itu yang langsung saja membuat raut bahagia di wajahnya seketika berubah suram
Pemuda itu menatap azka dengan kesal dirinya sudah sangat senang bisa beristirahat lebih awal hari ini namun angan-angannya itu langsung buyar akibat ulah azka
" APA...wahhh lo tega banget sih sama gue...kan janjinya kalok tugas gue udah selesai lo mau ngasih gue libur ka... " Ucap pemuda itu dengan nada suara yang sudah berubah total tidak lagi seperti saat dirinya menyerahkan berkas tadi
" Lah...terserah gue dong mau ngasih tugas kapan aja...lo mau protes gitu sama gue bara " Ucap azka seraya menatap pemuda bernama bara itu sambil tersenyum jahil
Kesal dengan perkataan azka..bara berjalan mendekatinya lalu memukul kepala azka dengan geram membuat azka meringis sambil memegangi kepalanya yang sakit
Azka menatap bara dengan kesal namun yang di tatap hanya menatapnya dengan jengkel seraya melipat kedua tangan di depan dada
" Woy...sakit tau lo main pukul aja...lo itu teman gue apa bukan sih " Ucap azka kesal sambil mengelus kepalanya
Azka tertawa melihat raut wajah temannya itu sudah berubah cemberut, ya meskipun bara termasuk salah satu bawahannya namun azka sudah menganggap bara seperti sahabatnya sendiri termasuk doni
Tapi jika dalam urusan pekerjaan seperti tadi maka bara akan bersikap sebagai mana mestinya pada azka tapi jika sudah di luar pekerjaannya bara akan bersikap seperti biasa pada azka bahkan mungkin akan lebih menjengkelkan dari pada azka
" Hehehe iya maaf, lagian gue kan udah lama gak ketemu sama lo jadi sesekali ngerjain lo dikit gapapa lah hahahahahaha " Ucap azka seraya tertawa membuat bara hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah menyebalkan temannya ini
" Hedeh...terserah lo deh, eh iya tadi gue sempat ketemu sama adek lo di bawah...gila adek lo cantik banget " Ucap bara dengan antusias karena tadi dirinya sempat terkagum-kagum dengan kecantikan keana
" Ya iya lah adek gue cantik...kakaknya aja ganteng kayak gini " Ucap azka dengan bangganya sambil tersenyum cerah
Mendengar itu bara memutar matanya dengan malas melihat azka begitu pedenya dengan penampilannya sekarang
Jika di lihat-lihat azka memanglah sangat tampan dan gagah tidak jauh berbeda dengan ayahnya
Ini anak tingkat kepedeannya tinggi banget, ya... Walaupun memang kenyataannya emang tampan sih. Batin bara
" Udah ah gue gak jadi pulang, mending gue numpang tidur aja di kamar lo hehehehe " Ucap bara yang langsung berjalan ke arah ranjang azka lalu menghempaskan tubuhnya di sana
" Enak aja lo main tidur di kasur gue, gak permisi lagi lo sama gue " Ucap azka seraya melemparkan salah satu buku di mejanya ke arah bara yang langsung tepat mengenai wajahnya
__ADS_1
Dengan kesal bara juga melemparkan salah satu bantal di sebelahnya pada azka lalu kembali berbaring dan memejamkan matanya sambil tersenyum karena dirinya sempat melihat raut wajah kesal azka padanya.
Karena sudah tidak di hiraukan oleh temannya itu azka memilih kembali memeriksa berkas-berkas yang ada sebelum nantinya dia akan memeriksa tentang informasi apa saja yang sudah di peroleh bara tentang endra.
.
.
.
Hah...........
Helaan nafas keluar dengan mulus dari bibir keana meski hari ini dirinya libur sekolah namun tetap saja membosankan seperti biasanya
Tidak banyak yang bisa keana kerjakan di rumah selain hanya bisa main game, nonton film ataupun sekadar bermain basket di lapangan hal seperti itu sudah biasa di lakukan oleh keana setiap harinya
Ingin sekali keana mencari aktifitas baru untuk mengisi kekosongan hari ini jika saja azka tidak melarangnya kembali ke kegiatannya dulu di markas mungkin rasa bosan ini tidak akan menghampirinya
" Gue bosen " Ucap keana malas seraya melempar game di tangannya ke atas sofa lalu bersandar dengan lesu
Apa gue ajak kak azka jalan keluar aja kali ya. Pikir Keana
Karena sudah sangat bosan jadi keana pergi menuju kamar azka untuk memintanya keluar jalan-jalan di luar
Belum juga keana menaiki tangga ponselnya berdering membuatnya berhenti lalu menyogoh ponsel di sakunya, ternyata sebuah panggilan dari mika dengan segera keana mengangkat panggilan itu
" Halo...mika " Jawab keana
" Halo keana...lo lagi di rumah gak sekarang " Tanya mika
" Gue ada dirumah " Jawab keana karena memang sejak pagi dirinya memang tidak keluar kemanapun
" Wahhh bagus deh kalok gitu soalnya gue sama adel mau jemput lo sekarang " Ucap mika dengan nada suara ceria
" Hah mau ngapain emang? " Tanya keana bingung
" Ya elah masih nanya aja lo...ya buat jalan-jalan lah kea kan sekarang libur...sekalian kita refresing kan " Jawab mika dengan antusias mengingat keana memang belum pernah jalan keluar bersamanya dan adel dari hari pertamanya pindah ke sekolah
" Emmmm ok deh lo jemput aja " Ucap keana dengan senyum di wajahnya karena akhirnya rasa bosan itu akan hilang sekarang juga
" Sip deh kalok gitu...okk gue sama adel On the way sekarang, mending lo siap-siap deh buruan " Ucap mika dengan penuh semangat
" Iya udah gue tutup dulu telfonnya bay... " Ucap keana lalu mematikan teleponnya dan beranjak pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian barulah nanti akan menemui azka untuk mengatakan jika dirinya akan keluar bersama adel dan mika hari ini
untung saja mika menelfon keana dan mengajaknya pergi jalan-jalan kalau tidak mungkin keana sudah mati bosan di rumahnya sendiri
__ADS_1
... **********...