
...**********...
keana sedang mempersiapkan barang-barang yang dia perlukan untuk menyusup ke markas pamannya itu
keana akan memberikan sedikit kejutan kepada paman tersayangnya tersebut
setelah semua siap keana keluar dan menuju ke mobilnya dan meletakkan semua barang ke dalam bagasi, setelahnya keana langsung berangkat menuju ke Bandung
ah aku lupa mengabari adel dan mika tentang kepergian ku dari sekolah mereka pasti sedang mencariku. batin keana
keana lupa mengabari adel dan mika
mereka pasti sedang bingung mencarinya dan tas nya juga tertinggal di kelas
keana menempuh perjalanan tanpa hambatan sekalipun dan juga keadaan Jalan hari sedang tidak macet
membuat perjalanannya menjadi singkat
keana tiba di bandung saat sudah menjelang malam, kalian pasti bingung kok bisa sampek secepat itu sih iya itu karena keana ngebut banget nyetirnya apa lagi dengan keadaan jalan yang mendukung lagi gak macet jadi keana cepat samapi
keana menelfon ayahnya untuk menanyakan situasi markas pamannya sekarang, keana tidak ingin mengambil resiko karena ibu dan kakaknya sedang ada di tangan mereka
ayahnya berkata bahwa gerbang belakang markasnya aman tidak ada banyak penjaga dan ada 2 pengawas saja, juga di lantai bawah adalah tempat penyekapan deandra dan azka
tapi tempat itu tidak di jaga dengan ketat dan tidak ada kamera pengintai juga membuat keana sedikit curiga akan hal itu. dan ayahnya akan mengawasinya dari markas
setelah mengetahui situasinya keana keluar dari mobil dan mengambil peralatannya, lalu
keana berjalan perlahan dan bersembunyi di balik pohon besar
dia sedang mengawasi dua penjaga tersebut agar bisa melumpuhkan mereka dengan mudah tanpa menimbulkan suara
setelah merasa pas keana menembakkan obat bius pada mereka, dan dua penjaga itu jatuh pingsan. setelah penjaga itu pingsan keana menyelinap masuk kedalam markas tersebut
sebelum masuk terlalu jauh ada Kamera pengawas di sebelah kanan pojok ruangan tapi itu tidak mengarah pada tempat keana berdiri
keana sudah tau akan ada kamera pengintaian di pintu masuk, jangan meremehkan keana si jenius no 1 di dunia hanya kamera pengawas saja keana bisa dengan mudah menonaktifkannya
tapi dia tidak melakukannya karena dia ingin sedikit bermain-main dengan paman tersayangnya itu
__ADS_1
setelah menyusuri ruangan itu agak lama akhirnya keana menemukan dimana ruangan rahasia tersebut, tapi keana harus menemukan tombol rahasia untuk membuka ruang bawah tersebut
cukup lama keana mencari tapi tidak kunjung menemukannya, tidak mungkin pamannya menyembunyikan di tempat lain
sebab tombol untuk mengaktifkan ruangan ini pati di letakan dekat dengan ruang tersebut
keana terus mencari dimana tombol itu di sembunyikan, sampai pada akhirnya keana tidak sengaja menggeser patung kecil yang ada di atas meja tepat di depan ruang bawah tanah tersebut
ruangan itu terbuka perlahan yang memunculkan anak tangga cecil, setelah terbuka keana masuk dengan perlahan ke ruang tersebut tapi tidak menemukan satupun orang yang menjaga tempat ini
sepertinya sedari awal mereka sudah menebak bahwa aku akan datang dan menggunakan pintu belakang sebagai jebakan, itu sebabnya hanya ada dua penjaga di sana dan satu kamera pengintai
heh pamanku sepertinya ingin bermain serius dengan keponakannya ini... baiklah paman aku kan ikuti kemauan mu. batin keana
...**********...
keana sudah sampai di ruang bawah tanah di sana terlihat ada sebuah ruangan kecil dengan pagar besi seperti sel penjara, saat keana mendekati sel itu dia melihat ibu dan kakaknya dengan keadaan tangan dan kaki terikat juga banyak sekali luka cambuk di tubuh mereka
keana segera membuka gembok sel tersebut lalu masuk dan memeluk ibu dan kakaknya itu, dia tidak tega melihat ibu dan juga kakaknya dalam keadaan seperti ini
deandra dan azka yang merasa seperti ada yang memeluk mereka sontak membuka mata mereka dan betapa kagetnya mereka saat tau bahwa itu adalah keana
" ibu dan kakakmu baik-baik saja kamu tidak perlu cemas sayang " ucap deandra sambil mengelus rambut keana dengan lembut seraya tersenyum
" kakak kangen banget sama kamu dek " ucap azka sambil memeluk erat keana menyalurkan kerinduannya selama ini terhadap adik tercintanya ini
" aku juga kangen sama kakak " ucap keana sambil membalas pelukan azka
" sekarang kita keluar dari sini " ucap keana sambil memapah deandra untuk keluar dari tempat ini
saat mereka sudah keluar ternyata pamannya sudah menunggunya dengan banyak pengawal di belakangnya
sudah ku duga. batin keana
dia sudah menduga bahwa semua jalan masuk yang dia lewati tidak ada penjaga atau Kamera pengawas ternyata pamannya ingin mengeroyok habis dirinya di sini
apa dia pikir bisa menghabisi seorang KEANA HERNANDA ELGA dengan mudah
itu tidak mungkin. karena pamannya ini sudah ingin bermain serius dengannya maka keana akan meladeninya dengan senang hati
__ADS_1
sebelum itu keana meminta kakanya untuk membawa deandra menjauh
setelah mereka menjauh keana menatap paman dan para bawahannya dengan dingin
keana sudah lama dia tidak bertarung, sungguh suatu hal yang beruntung baginya bisa melentur otot-otot yang sudah terasa sangat kaku ini
" Hai paman bagaimana kabarmu? apakah luka yang pernah aku berikan dulu sudah sembuh " ucap keana seraya tertawa mengejek membuat pamannya itu sangat marah
" wah... sepertinya keponakanku ini sangat merindukan paman tersayangnya ini hahahahah tapi sayang sekali pamanmu ini akan mengirim mu kembali ke sang penciptamu, oh... dan satu hal lagi lukanya memang sudah sembuh kau tidak perlu khawatir " ucapnya sambil memberi perintah untuk menyerang
" hahahaha ini yang aku nantikan " ucap keana sambil menangkis dan juga membalas serangan dari mereka dengan mudah
keana bergerak dengan lincah menghadapi mereka semua, hanya dalam sekejap saja keana sudah menumbangkan sebagian dari pengawal tersebut membuat pamannya merasa geram kenapa dia tidak bisa menghabisi gadis itu
keana sangat menikmati pertarungan ini membuatnya kembali mengingat masa-masa saat dirinya masih aktif menjalankan misi rahasia
" masih belum cukup lagi... lagi... ayo serang lagi... " ucap keana sambil berteriak gembira dirinya masih belum cukup untuk melepaskan hasrat bertarungnya, yang selama ini dia pendam dalam-dalam
" kenapa kalian tidak menyerang ku, aku masih belum selesai ayo maju lagi... " ucap keana keras saat melihat mereka tidak lagi menyerangnya tapi malah menjauh darinya membuat dirinya merasa kesal
para pengawal yang melawan keana berjalan mundur karena merasa takut melihat gadis itu dengan kejam menghajar sebagian dari mereka tanpa ampun
saat melihat keadaan sudah tidak memungkinkan untuk menyerang lagi pamannya memberi perintah untuk mundur dan kembali menyusun rencana selanjutnya
mereka yang mendapat perintah tersebut langsung berlari mundur dan menjauh
mereka masih waras dan tidak ingin babak belur di tangan gadis itu
cih... mereka kabur membuatku kesal saja. batin keana
keana menghampiri ibu dan kakaknya dan membawa mereka pergi dari sana
keana segera menelfon ayahnya untuk menunggu mereka di rumah
keana juga meminta ayahnya untuk memanggil dokter pribadi mereka
agar saat mereka sudah tiba ibu dan kakaknya bisa langsung di periksa
hari ini kau kubiarkan lolos paman tapi tidak di kemudian hari akan ku balas penyiksaan mu kepada ibu dan kakak 10x lipat dari yang kau berikan. batin keana
__ADS_1
...**********...