The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 42


__ADS_3

...**********...


Di ruang UKS suara terdengar begitu ribut dari luar membuat beberapa murid yang lewat di sana kebingungan dengan keributan yang berasal dari ruangan itu.


Mereka tidak tau saja seberapa malangnya nasib orang yang ada di UKS itu yang harus menebalkan telinganya mendengar semua omelan tersebut adalah.


Jika mereka tau orang yang berada di dalam saat ini adalah keana mungkin mereka akan tertawa saat melihat keadaannya saat ini yang sedang berusaha menenangkan perdebatan di antara adel dan mika.


Keana sedang mencoba untuk menenangkan mereka berdua yang sedari tadi ribut tentang masalah siapa yang mengobati keana terlebih dahulu


Saat keana berusaha menenangkan mereka malah dirinya yang diomeli keduanya karena tidak bisa menjaga diri sendiri hingga mengalami luka seperti sekarang


" Udah...gak usah ribut ya... gue kan gak papa sekarang " Ucap keana dengan lembut agar adel dan mika bisa tenang dan tidak ribut seperti tadi


" Kea...kita ini lagi nasehatin lo supaya kedepannya lo gak luka kayak gini " Ucap adel sambil melipat kedua tangannya di depan dada seraya menatap keana dengan wajah garang mirip seperti seorang ibu yang sedang marah dan mengomeli putrinya


" Iyaa kita ini gak mau sampek lo itu kenapa² lagi...lo ngerti kan " Ucap mika tak kalah mirip dengan yang di lakukan oleh adel


Hah..........


" KEANA.................. " Ucap mereka bersamaan membuat keana kaget lalu menatap adel dan mika yang sudah memelototinya seakan menekankan padanya untuk tidak mengulangi hal yang sama


" Iya...iya...gue paham sekarang kalian puas kan... " Ucap keana pasrah dirinya memilih mengalah saja dari pada keributan ini semakin berlanjut, jika di lanjutkan yang ada dirinya bisa pusing menangani mereka berdua


" Nah...gitu dong, sekarang gue bakal ngobatin tangan lo " Ucap adel seraya mengambil kotak P3K di atas meja, tapi sebelum adel membuka kotak itu mika sudah merebutnya dari tangan adel lalu berjalan mendekati keana


" Biar gue aja yang ngobatin kea " Ucap mika lalu membuka kotak itu hendak mengobati keana namun kegiatannya di hentikan oleh adel yang sedang memandangnya sambil tersenyum kesal pada mika


" Lo main rampas aja...sini biar gue aja yang ngobatin " Ucap adel dengan tersenyum manis lalu mengambil kotaknya dari mika


" Biar gue aja del " Ucap mika seraya menarik kotak itu mencoba untuk melepaskannya dari tangan adel dan begitu pula sebaliknya ya alhasil terjadilah aksi saling tarik menarik di antara mereka


Karena sudah lelah dengan keributan itu keana mengambil alih kotak P3K itu dan meletakkannya kembali di atas meja lalu kembali membaringkan tubuhnya sambil memejamkan mata


" Kok kotaknya di tarok lagi sih kea... " Tanya mika bingung melihat keana dengan tenang malah tidur di depan mereka


" Percuma kalian ribut " Ucap keana singkat dengan mata masih terpejam lalu keana menunjukkan tangannya memperlihatkan bahwa lukanya itu sudah di obati sedari tadi oleh petugas UKS saat mereka berdua sibuk bertengkar satu sama lain

__ADS_1


mereka berdua saling bertatapan lalu memalingkan wajah bersamaan karena malu saat mengingat perdebatan konyol mereka tadi di depan keana


melihat wajah adel dan mika yang sudah merah padam keana tersenyum dengan tingkah aneh keduanya yang kadang membuat keana tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum saat melihatnya


karena keduanya sudah tenang jadi keana memejamkan matanya kembali untuk tidur sebentar sebelum mereka kembali ke kelas karena keana mereka sangat lelah dan butuh istirahat sebentar dan untuk adel dan mika mereka duduk di sofa menunggu keana kebangun dari istirahatnya.


.


.


.


di kelas XI IPA 2 nesya melampiaskan kemarahannya itu pada teman-teman di kelasnya entah itu karena hal sepele sekalipun, tidak ada yang terlewatkan satupun dari kemarahan nesya


teman-temannya tidak berani melawan ataupun membalasnya karena mereka semua juga tau kekuasaan nesya di sekolah ini, jadi daripada mereka harus mendapatkan masalah yang besar mereka semua memilih diam dan menerima semua kemarahan nesya.


" itu nesya kenapa ngamuk sih... " tanya salah seorang siswi sambil berbisik pada salah seorang temannya


" gue juga gak tau...padahal tadi pagi baik-baik aja deh " jawabnya dengan nada pelan takut jika nesya mendengar percakapan mereka


" enn.... enggak kok nesya kita gak lagi ngomongin lo kok " ucap salah satunya dengan gugup dan suara bergetar


" iya nesya...kita gak lagi ngomongin lo jadi jangan marah ya " ucap satunya lagi mencoba meyakinkan nesya bahwa mereka sedang tidak membicarakan dirinya saat ini


" awas aja kalok gue sampek denger kalian lagi ngomongin gue, gue habisin kalian " ucap nesya dengan tajam lalu di angguki oleh keduanya karena mereka tidak ingin dapat masalah dari nesya mereka berdua berjanji tidak akan pernah membicarakan tentang nesya lagi kedepannya.


kring...kring...kring.......................


bel istirahat berbunyi dengan seketika wajah nesya berubah berseri lagi lalu beranjak pergi dari kelas dengan segera karena sudah tidak sabar lagi ingin bertemu dengan endra


melihat kepergian nesya semua orang bernafas lega karena sejak jam olahraga selesai nesya kembali ke kelas dengan wajah yang sudah merah padam akibat marah dan salah satu pipinya juga terdapat sedikit memar seperti habis menerima sebuah tamparan yang keras.


sedangkan di UKS keana masih belum bangun dari tidurnya membuat adel dan mika kesal menunggunya bangun selama satu jam. awalnya keana mengatakan hanya akan tidur sebentar saja tapi ini sudah lama sekali bahkan bel istirahat juga sudah berbunyi namun keana masih saja tidur dengan tenang


bukannya adel dan mika malas atau tidak suka menunggu keana namun mereka sangat bosan jika hanya duduk saja tanpa melakukan apapun, ingin bermain dengan ponsel mereka? sayangnya ponselnya ada di dalam kelas


" kea bangun...udah bel istirahat ini " ucap adel sambil mengguncang tubuh keana dengan pelan berusaha untuk membangunkan keana namun itu tetap saja tidak berhasil sama sekali yang ada keana malah menggeliat pelan mencoba membenarkan posisi tidurnya

__ADS_1


" keana.... bangun dong lo gak laper apa? udah bel istirahat ini " ucap mika dengan keras namun sama saja tidak ada hasilnya sama sekali keana tetap tidur dengan nyenyak seakan dirinya tidak terusik sedikitpun dengan suara adel dan mika yang mencoba membangunkannya


" gimana ini? " tanya mika pada adel yang hanya dibalas dengan gelengan kepala, mereka memikirkan cara untuk membangunkan keana dari tidurnya namun mereka tidak bisa menemukan ide apapun


" apa kita minta tolong kak azka aja kali ya buat bangunin keana...kali aja bisa " ucap adel menyarankan untuk meminta bantuan azka membangunkan keana karena usaha apa saja yang mereka lakukan hanya sia-sia saja


karena sudah kehabisan cara adel dan mika akhirnya meminta bantuan pada azka untuk membangun keana yang tidur seperti orang mati saja susah sekali untuk di bangunkan.


beberapa saat kemudian mereka kembali ke UKS bersama azka yang berjalan di belakang mereka dengan dengan santai. tadinya azka sedang menyusun agenda kegiatan yang akan dia lakukan saat di sekolah namun tiba-tiba saja adel dan mika masuk keruangannya sambil menarik dirinya untuk menuju ke UKS menemui keana


seketika mendengar keana ada di UKS azka langsung panik dan bertanya apa yang terjadi jadi adel pun menceritakan semuanya pada azka dari kejadian dimana mereka bertengkar dengan nesya yang sudah membuat keana terluka sampai dengan keana yang sudah tidur selama satu jam dan susah sekali untuk mereka bangunkan


azka sangat marah pada awalnya mendengar penjelasan adel mengenai keana yang terluka akibat ulah nesya namun setelahnya dirinya tertawa mendengar kalimat yang terakhir saat adel dengan wajah kesalnya mengatakan bahwa keana sudah tidur selama satu jam bahkan sangat susah untuk mereka bangunkan.


" dek bangun...udah bel istirahat ini " ucap azka lembut sambil mengguncang pelan tubuh keana tapi yang ada keana malah memeluk tangan azka layaknya sebuah guling membuat azka kesal dengan kebiasaan tidur adiknya ini yang sampai tidak ingat waktu, azka memejamkan matanya seraya menghembuskan nafas dengan pelan lalu kembali menatap keana yang terlihat begitu menikmati tidurnya


dengan gerakan pelan azka mendekat ke arah telinga keana lalu


" KEANA... GAWAT KAKEK DATANG " teriak azka tetap di samping telinganya membuat keana terkejut lalu bangun seketika dengan wajah bodohnya


" keana gak tidur kok kek... keana cuman " ucap keana dengan spontan lalu terdiam saat menemukan tidak ada kakeknya di sana tapi malah kedua temannya dan juga azka yang sedang tertawa melihat dirinya


sadar telah melakukan hal yang konyol keana menutup wajahnya karena malu apalagi dirinya juga berkata seperti itu di depan teman-temannya


" nah udah bangun kan...tenang gak ada kakek di sini hahahahahahah " ucap azka dengan tertawa melihat keana menutupi wajahnya seperti itu


" hahahahaha ya ampun itu muka keana udah merah banget hahahahah " ucap mika sambil tertawa dengan keras karena baru kali ini dirinya melihat sisi yang berbeda dari keana yang belum pernah mereka lihat sebelumnya


" lo kalok kaget lucu juga ya kea hahahahah " ucap adel sambil memegangi perutnya yang sakit akibat tertawa terbahak-bahak


keana semakin malu dan menatap wajah kakaknya itu dengan kesal yang sudah membuat dirinya tidak punya muka di depan kedua temannya itu.


azka hanya menanggapinya dengan tertawa tapi dirinya juga senang melihat keana bisa punya teman seperti mereka yang mau menerima keana apa adanya dan tidak memandangnya dengan aneh seperti kebanyakan orang


gue seneng lo bisa bahagia kayak gini dek... dan semoga kebahagiaan ini bertahan sangat lama... yaaaa lama sekali sampai lo merasa sangat puas dengan kebahagiaan itu sendiri. batin azka


...**********...

__ADS_1


__ADS_2