The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 31


__ADS_3

...**********...


Hah..........


keana mendesah pelan sudah 3 hari dirinya berada di rumah sakit, ingin sekali keana kabur dari tempat itu tapi apalah dayanya azka tidak mengizinkannya untuk pulang sebelum kondisi tubuhnya pulih.


sebenarnya keana sudah merasa baik-baik saja dan tidak perlu di rawat inap lagi tapi kakaknya ini selalu melarang dirinya pulang sebelum dokter mengizinkannya pulang dari rumah sakit.


bosan? ya keana sungguh bosan berada di rumah sakit karena tidak bisa melakukan apapun, sungguh keana ingin segera pulang dan beristirahat di kasur kesayangannya itu.


.


.


.


dirumah deandra sedang sibuk menyiapkan makanan untuk keana di rumah sakit, deandra sudah memberitahu dirga mengenai kondisi keana tapi karna ada suatu masalah di kantor dan tidak bisa di tinggal jadi dirga belum bisa menjenguk keadaan keana, azka dan deandra memaklumi hal tersebut karena bukan hal yang mudah mengurusi perusahaan besar seperti ini.


semua makanan sudah siap deandra meminta bi yuni untuk memasukkan makanan itu kedalam taperwer lalu pergi ke kamar untuk bersiap-siap


15 menit kemudian deandra keluar dan mengambil makanannya lalu berjalan keluar menuju mobil. jalanan jakarta hari ini tidak terlalu macet jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk deandra sampai di rumah sakit.


deandra berjalan pelan menyusuri koridor rumah sakit sebelum akhirnya dirinya sampai di depan ruangan keana


" keana... gimana keadaan kamu sayang " tanya deandra seraya masuk dan mendekati keana lalu mengelus lembut kepalanya


" aku udah baik ma... " jawab keana singkat


" eh... mama udah dateng " ucap azka seraya berjalan keluar dari kamar mandi menghampiri deandra


" iya... baru aja mama dateng, sama ini mama juga bawa makanan buat kalian... " ucap deandra seraya meletakkan taperwernya di meja sebelah kasur keana


" aku belum laper ma... biar kak azka aja yang makan " ucap keana menolak untuk makan karena rasanya dirinya tidak ada selera untuk menyantap makanan


" gak boleh gitu sayang, kamu kan lagi sakit jadi harus banyak asupan makanan... kalok kamu gak makan kapan sembuhnya " ucap deandra seraya membuka taperwernya


" iya dek... lo itu harus makan, emang lo mau terus-terusan di sini gak pengen pulang gitu " ucap azka seraya mengambil makanan yang di berikan oleh deandra lalu duduk di samping keana sambil memakan makanannya


" gue pengen pulang kak... sekarang juga " ucap keana menegaskan untuk pulang hari ini lalu mengambil makanan yang sudah di siapkan oleh deandra lalu memakannya dengan terpaksa

__ADS_1


azka melirik pada deandra seakan meminta saran lalu deandra menganggukkan kepalanya seraya tersenyum mengiyakan permintaan keana


melihat itu azka menghela nafas pelan karena tidak bisa menolak perkataan mamanya dan lagi azka sebenarnya masih khawatir dengan kondisi keana karena itu azka tidak mengizinkan keana pulang selama 3 hari ini untuk memastikan kesehatan adiknya ini.


melihat interaksi antara azka dan deandra keana hanya tersenyum senang karena mamanya mengizinkan dirinya untuk pulang hari ini dan kak azka tidak bisa menolak hal ini.


.


.


.


suasana di kelas XI IPA 1 sedang sibuk karena bu ayu guru bahasa Inggris di kelas mereka memberikan ulangan dadakan hari ini, membuat semaunya menjadi sibuk mencoba mengerjakan ulangan itu yang merupakan salah satu mata pelajaran yang paling mereka benci.


" del gimana nih gue bingung semua sama soal di kertas ini, bikin gue pusing liatnya... mana gue gak faham lagi apa bahasa ini " bisik mika menggerutu karena tidak mengerti sama sekali


" kenapa lo malah nanya ke gue, orang gue aja gak faham " bisik adel seraya menggaruk Kepalanya dengan frustasi


" coba aja ada keana disini kita kan bisa nanya, hah.... kapan keana masuk sekolah ya " bisik mika dengan raut wajah sedih


adel dan mika menghela nafas bersamaan, kenapa ulangan dadakan seperti ini harus datang di saat keana tidak ada.


bel istirahat sudah berbunyi membuat suasana kelas yang tadinya seperti medan perang berubah menjadi seperti sediakala, sungguh jam istirahat itu adalah penyelamat mereka.


mika sudah selesai membereskan peralatannya dan ingin segera beranjak keluar menuju kantin tapi adel menahannya lalu meminta untuk menunggu sebentar karena dirinya ingin menghubungi kak azka untuk menanyakan kondisi keana dan juga ingin pergi menjenguk keana besok


" eh mik tunggu dulu, gue mau nelfon kak azka buat nanyain keadaan keana sekalian gue mau jengukin keana " ucap adel sambil menarik mika duduk kembali


" eh iya gue juga pengen tau keadaan keana sekarang, udah lo telfon aja sekarang " jawab mika seraya membenarkan duduknya dan berfokus pada adel


lama adel mencoba menelfon kak azka tapi masih belum ada jawaban darinya, adel mencoba sekali lagi cukup lama menunggu akhirnya kak azka mengangkat panggilannya


" halo...siapa? " ucap azka


" halo kak azka, ini gue adel temennya keana " ucap adel


" ohhhh adel ternyata, ada apa del " tanya azka


" iya kak, keadaan keana gimana kak sekarang gue sama mika terus kepikiran sama keadaan keana dan besok kita mau jenguk keana juga " jawab mika

__ADS_1


" keana udah baik-baik aja kalian gak usah khawatir lagi dan juga kalok kalian mau jenguk keana... besok kerumah aja keana udah boleh pulang dari rumah sakit sekarang " jawab azka


" beneran kak, wahhhh syukurlah kalok gitu, sekalian nitip salam ya kak sama kea... cepet sembuh biar bisa sekolah lagi bareng kita soalnya gak ada kea suasana jadi kurang seru kak " ucap adel dengan gembira


" heheheh iyaaa nanti gue sampein, udah dulu ya soalnya masih mau beresin semua barang-barangnya kea " ucap azka


" iyaa kak... tut... tut... tut... " ucap mika lalu mematikan telefonnya


adel tersenyum senang saat tau keana sudah baik-baik saja jujur dirinya sangat takut saat melihat keadaan keana saat itu, bagi adel keana dan mika adalah segalanya untuknya karena mereka lah yang selalu bersama dengannya dan dengan tulus berteman dengannya.


dan semenjak kedatangan keana ke sekolah mereka adel sudah merasa tertarik dengan keana, seakan ada magnet yang bisa membuat adel selalu tertarik dengan keana.


meski sifat keana sangat lah cuek dan dingin tapi dia dengan tulus mau berteman dengan mereka dan juga selalu membantu mereka dalam masalah apapun, bagi adel mika dan keana adalah sahabatnya yang terbaik.


" del kok lo malah ngelamun sih, gimana keadaan keana udah baik-baik aja kan? " tanya mika dengan atusias ingin mengetahui keadaan keana saat ini


" kata kak azka... keana udah baik-baik aja dan sudah boleh pulang hari ini jadi besok kita disuruh jenguk kerumahnya aja " jawab adel seraya tersenyum lalu dibalas juga oleh mika, mereka sangat senang mendengar bahwa keana sudah baik-baik saja.


adel dan mika lalu beranjak pergi dari kelas menuju kantin untuk memuaskan rasa lapar mereka yang sempat mereka tahan karena ingin mengetahui kabar keana.


.


.


.


kantin cukup ramai hari ini dan semuanya tampak sedang mengerubuni juga saling berebut meja yang ada di sebelah meja tempat endra dan teman-temannya duduk.


karena hari ini keana sedang tidak ada jadi semua murid cewek di kantin bisa berdekatan dengan endra dan yang lainnya, jika ada keana di sana mereka tidak akan beranani berkerumun seperti ini jika mereka masih tetap melakukannya yang ada mereka semua malah akan di berikan tatapan tajam nan dingin oleh keana.


karena itu tidak ada yang berani mencoba mendekati kelompoknya endra jika ada keana di sana, bukan karena keana merasa cemburu karena para gadis itu Mengkerumuni kelompok endra tapi keana hanya tidak suka saat menyantap makanan dirinya terganggu dengan ocehan-ocehan tak bermutu yang keluar dari mulu mereka.


adel dan mika melihat ke sekeliling mencoba mencari meja yang masih kosong dan ada satu meja yang masih kosong bersebelahan dengan meja silvi.


melihat meja kosong itu bersebelahan dengan gadis menyebabkan itu membuat mika menjadi kesal, sungguh melihat wajahnya saja sudah membuatnya naik darah.


" emang kita mau duduk di sana, lo gak liat apa di sana ada kaleng rombeng " ucap mika dengan kesal pada adel


" emang mau duduk di mana lagi... meja yang kosong cuma tinggal itu aja, kalok lo gak mau makan ya udah gue sendiri aja " ucap adel seraya beranjak pergi meninggalkan mika

__ADS_1


" eh tungguin gue " ucap mika dengan kesal seraya berjalan menyusul adel dengan wajah cemberut


adel berjalan dengan santai menuju meja itu lalu duduk seraya tersenyum melihat mika yang berjalan ke arahnya dengan wajah cemberut, membuat mika kesal seperti itu sudah menjadi hal yang menarik baginya.


__ADS_2