
...*********...
Karena malam sudah semakin larut keana memutuskan untuk pulang, takut jika nanti dirinya terlalu lama berada di luar maka azka akan khawatir padanya.
" Adel, mika kayaknya kita pulang aja deh sekarang " Ucap keana seraya melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 21:38
" Eh iya juga...ini udah malem nanti kak azka bisa khawatir sama lo " Ucap mika seraya bangun dari duduknya
" Yah padahal gue masih pengen lebih lama di sini tapi ya sudah lah kita kan bisa kesini lagi lain kali " Ucap adel dengan lesu karena sudah harus pulang dari sana padahal dirinya sangatlah menikmati kesenangannya hari ini
" Udah lo tenang aja...gue bakal ajak kalian kesini lagi kok " Ucap mika sambil mengalungkan tangannya di bahu adel seraya tersenyum.
Akhirnya mereka bertiga beranjak pergi meninggalkan taman. Dalam perjalanan pulang keana tidak lupa untuk mengabari azka bahwa dirinya sudah dalam perjalanan pulang dan memintanya untuk tidak perlu khawatir
Setelah selesai mengabari azka keana duduk bersandar dengan lemas sebab tubuhnya sangat lelah akibat bermain seharian. Keana tidak menduga bahwa menghabiskan waktu di taman bermain akan semelelahkan ini
Jika di bandingkan dengan kesehariannya dulu yang sibuk mengikuti misi dari markas, bermain di taman itu selama satu hari penuh adalah kegiatan yang melelahkan namun keana tidak menyesal sudah melewatinya, meskipun leleh tapi itu sangat lah menyenangkan untuk keana.
.
.
.
Drttt...
Ponsel azka bergetar memunculkan sebuah notif pesan dari keana, dengan segera azka membaca pesan itu lalu tersenyum lega
Kayaknya kea...sangat menikmati hari liburnya kali ini. Batin azka
Setelah membaca pesan singkat itu azka lalu beranjak turun dari kamarnya untuk menunggu kepulangan keana di ruang tamu
Entah kegiatan apa yang adiknya itu lakukan bersama teman-teman, azka sungguh sangat penasaran dan tidak sabar untuk bertanya pada keana.
Tingnong... Tingnong... Tingnong...
Bel rumah berbunyi dengan segera azka bangun dan berjalan ke arah pintu untuk menyambut kedatangan keana
Saat azka membuka pintu wajah senangnya seketika hilang karena yang datang ternyata bukan keana melainkan papanya dirga yang baru saja pulang dari kantor.
" Yah ternyata papa aku kirain... " Ucap azka lesu karena yang datang ternyata tidak sesuai dengan harapannya
__ADS_1
" Kamu ini kenapa...papa pulang bukannya menyambut dengan senyuman malah lesu gitu, emang siapa yang lagi kamu tungguin azka... " Ucap dirga seraya masuk lalu duduk di sofa ruang tamu untuk menghilangkan sedikit rasa penatnya
Azka berjalan mengikuti dirga dan juga ikut duduk bersamanya sambil mendesah pelan membuat dirga bingung dengan tingkah anak laki-lakinya itu
" Kamu ini kenapa sih... " Tanya dirga bingung dengan sikap azka yang nampak seperti menunggu sesuatu
" Aku lagi nungguin keana aja pa...ehhh ternyata pas aku buka ternyata papa yang datang " Ucap azka lalu mengambil salah satu majalah di meja dan membacanya
" Hah...papa kirain ada apa, mama kamu kemana? " Tanya dirga seraya menyapukan pandangannya keseluruhan ruangan
" Mama lagi ke supermarket sebentar " Ucap azka dengan masih setia membaca majalah di tangannya
" Oh gitu...ya udah papa mau masuk dulu mau mandi, oh iya sama bilangin ke bi yuni suruh buatin teh jahe buat papa terus anter aja ke kamar " Ucap dirga lalu beranjak pergi dari sana karena badannya sangat lelah dan butuh istirahat sekarang
Wajar jika dirinya lelah karena mengurus perusahaan besar seperti ini bukanlah sesuatu yang yang mudah entah kapan azka mau meneruskan perusahaannya itu dan mau belajar mengurus semua hal tentang perusahaan mereka.
Tapi dirga tidak akan memaksakan kehendaknya itu pada azka, jika memang sudah siap azka bisa kapan saja mengambil alih perusahaannya tanpa ada paksaan dari siapapun.
" Bi yuni... " Panggil azka dari ruang tamu
Bi yuni yang mendengar dirinya dipanggil langsung bergegas ke ruang tamu menemui tuan mudanya itu
" Itu bi...papa minta di buatin teh jahe dan minta di anter ke kamar aja " Ucap azka
" Tumben tuan besar minta di buatkan teh jahe " Ucap bi yuni bingung karena biasanya dirga tidak pernah meminta untuk di buatan teh jahe sebelumnya
" Kayaknya papa lagi capek banget bi...mungkin pekerjaan di kantor lagi banyak hari ini " Ucap azka menerka karena memang saat dirinya melihat papanya itu nampak sekali dari raut wajahnya bahwa sedang sangat lelah
" Jadi begitu...ya sudah bibi mau ke dapur dulu ya tuan muda, apa tuan muda juga mau di buatan sesuatu sambil menunggu kepulangan non keana " Ucap bi yuni menawarkan namun di tolak oleh azka karena memang sedang malas untuk makan sesuatu
Setelah bi yuni meninggalkan azka terdengar bel rumah berbunyi lagi, dengan segera azka beranjak dari duduknya untuk melihat siapa yang datang dan mungkin saja itu keana
Klek....
Pintu terbuka menampakkan mamanya deandra sudah berdiri di depan pintu dengan barang belanjaan di tangannya
Melihat deandra kesulitan membawa barang belanjaannya itu azka dengan sigap mengambil alih beberapa barang di tangannya lalu mereka masuk untuk meletakkan semua belanjaan itu di dapur.
" Mama kok belanjanya banyak banget? " Tanya azka seraya meletakkan semua plastik belanjaan itu di atas meja dapur
" Iya maunya sih gak belanja banyak tapi persediaan di dapur udah banyak yang habis jadi sekalian aja mama stok sekarang " Jelas deandra sambil mengeluarkan semua barang dari dalam plastik lalu memanggil bi yuni untuk meletakkan semuanya ke tempat masing-masing.
__ADS_1
" Eh iya...keana mana? Kok mama gak liat dari tadi " Tanya deandra karena sejak tadi siang dirinya tidak melihat keberadaan keana
" Oh iya aku lupa bilang sama mama, keana lagi jalan keluar ma sama adel dan mika katanya sih mau jalan-jalan paling bentar lagi pulang kok " Ucap azka, dirinya lupa untuk memberitahukan kepergian keana tadi siang karena sedang sangat sibuk memeriksa berkas-berkas di mejanya di tambah bara selalu mengganggu pekerjaannya jadi azka meminta bara untuk pergi ke markas menemui doni untuk suatu hal penting.
Hah gara-gara si bara ini gue sampek lupa mau bilang ke mama, untung aja tadi gue udah minta dia balik ke markas. Batin azka
Saat azka sedang asik bersantai di ruang tamu bel rumah berbunyi pertanda bahwa keana sudah pulang karena tadi azka sempat mengirim pesan pada keana menanyakan keberadaannya sekarang.
Klek......
" Ayo buruan masuk " Ucap azka saat sudah membuka pintu lalu menarik keana masuk menuju ruang tamu
Bingung dengan sikap azka yang tiba-tiba menariknya dengan tergesa-gesa padahal keana tidak menjanjikan apapun pada azka sampai kakaknya ini terlihat begitu tidak sabar
Saat sudah duduk azka menatap keana dengan tatapan yang terlihat ada banyak sekali pertanyaan yang ingin di sampaikan
" Dek...lo lama banget sih mau nyampek kerumah, udah jamuran tau gue nunggu " Ucap azka seraya cemberut pada keana
" Lah ngapain lo nungguin gue " Tanya keana bingung pasalnya dirinya hanya mengabari tentang keadaannya bukan meminta azka untuk menunggu ke pulangnya
" Duh lo itu gak peka banget sih, gue itu mau nanya... " Ucap azka terpotong dengan kehadiran deandra dari arah dapur
" Keana kamu sudah pulang " Ucap deandra lalu ikut duduk di samping keana
Melihat kedatangan mamanya itu keana bernafas lega karena tidak harus meladeni semua pertanyaan azka sebab dirinya sangat lelah hari ini dan butuh istirahat
" Iya ma...keana capek banget pengen istirahat...aku ke kamar dulu ya ma " Ucap keana sambil mengecup singkat pipi deandra lalu beranjak pergi meninggalkan azka dan mamanya
Melihat itu deandra hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah keana yang terkadang berubah-ubah mengikuti suasana hatinya itu.
" Loh dek...lo mau kemana gue kan belum selesai ngomong...huhhhhh dasar " Ucap azka kesal karena sudah tidak sempat untuk bertanya tentang kegiatan keana hari ini
" Kamu ini...udah tau keana baru pulang bukannya di biarin istirahat dulu malah mau di tanyain yang macem-macem " Ucap deandra seraya menggelengkan kepala laku beranjak pergi dari ruang tamu menuju kamarnya
Azka masih saja menggerutu tidak jelas sampai ke kamar membuat keana tertawa saat mendengar kakaknya itu menggerutu saat melewati kamarnya.
Hah hari ini gue kayak yang sedikit merasa bebas dari biasanya. Batin keana
Setelah berbaring begitu lama keana akhirnya tertidur dengan posisi terlentang menghadap langit-langit kamarnya dan mulai memasuki alam mimpi.
... **********...
__ADS_1