The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 6


__ADS_3

...**********...


disisi lain endra dan teman-temannya sedang mengobrol di kantin membahas masalah endra yang berangkat sekolah dengan dirinya dibonceng oleh keana


endra pikir mereka tidak akan melihat kejadian itu, tapi apa lah dayanya ternyata ian yang sedang ada di parkiran untuk mengambil barangnya yang tertinggal di mobil tak sengaja melihatnya bersama keana


hal itu membuatnya menjadi bahan tertawaan teman-temannya


ini semua karena ian yang tidak bisa mengunci mulutnya dengan baik


" hahahahahahahaha gila gue pikir siapa yang gue liat berangkat dengan di bonceng sama cewek hahahahahahah " ucap ian sambil tertawa terbahak-bahak


" wahhh bro baru kali ini gue liat lo berangkat sekolah dengan tidak elitnya hahahah " ucap David sambil tertawa


" ketawa aja terus sampek puas, emang temen gak ada akhlak lo ya " ucap endra dengan wajah kesal


" lo kenapa bisa bareng sama keana sih dre " tanya leo penasaran karena biasanya endra selalu membawa mobil meskipun nanti mobilnya ada masalah di jalan dia tidak akan mau meski di berikan tumpangan oleh orang lain


" tadi ban mobil gue bocor di jalan, habis itu keana dateng nawarin gue tumpangan ya gue terima aja " ucap endra sambil makan makanannya


" lahhh terus lo kenapa malah yang di bonceng bukan keana " ucap leo heran


" gue udah nyuruh dia turun buat tuker tempat duduk biar gue aja yang bawa motornya siapa tau bisa modus gitu, tapi dianya yang gak mau ya alhasil gue deh yang di bonceng " ucap endra dengan raut wajah lesu


" ehh... ehh.. no keana nya udah dateng gak mau lo samperin hah " ucap david yang sontak membuat aku melihat ke arah pintu kantin


dan benar saja keana datang bersama dengan adel dan mika, baru saja masuk sudah banyak pasang mata yang melihat keana dengan mata kagum akan kecantikan keana


yah memang tidak bisa di ragukan lagi bahwa keana sangat lah cantik bahkan paling cantik dari semua murid cewek di sekolah ini


badannya yang langsing dan tinggi, tatapan matanya yang dingin dan tajam, hidungnya yang mancung, bibirnya yang manis dan kulitnya yang putih cuma satu kata untuk itu sempurna


saat mereka sedang mencari tempat kosong leo memanggil mereka untuk bergabung bersama karena memang sudah tidak ada tempat kosong lagi


merekapun bergabung bersama mereka keana duduk di sebelah daffa sedangkan adel dan mika duduk di depannya bersama ian dan leo


" kalian mau pesen apa biar gue pesenin " ucap mika


" gue terserah " ucap keana singkat

__ADS_1


" gue mau nasi goreng aja deh mik yang pedes ya " ucap adel sambil tersenyum


" ok.. tunggu gue pesen dulu ya " ucap mika sambil berlalu pergi


keana masih asik dengan handphone nya sedangkan adel asik ngobrol bersama ian dan leo


saat mereka sedang mengobrol endra sedang memikirkan bagaimana cara agar bisa mendekati keana karena sepertinya keana tipe gadis yang susah untuk didekati


karena merasa pusing tidak bisa memikirkan cara apapun endra akhirnya memutuskan untuk akrab dulu dengan keana agar mudah saat mendekatinya nanti


" dav lo bilangin dong sama daffa buat tukar tempat duduk gue mau ngomong sama keana " ucap endra sambil berbisik dan david hanya mengagumkan kepalanya paham


" kea nihh endra mau ngomong sama lo " ucap David dan disuguhi pukulan oleh endra


David cengar cengir menanggapinya.


keana sontak menoleh saat David memanggilnya itu membuat endra nampak bingung apa yang harus dia bicarakan ini semua karena dava yang seenaknya saja memanggil keana


daffa yang menyadari hal itu bangun dari duduknya menghampiri endra, endra yang di hampiri oleh daffa sontak bertanya


" ada apa? " tanya endra bingung


" pindah " ucap daffa singkat


saat endra hendak berbicara mika datang membuatnya tidak jadi berbicara, keana meletakkan handphonenya di atas meja lalu memakan makanannya


selesai dengan acara makannya keana menatap endra membuat endra menjadi gugup


" kenapa lo ngeliat gue kayak gitu emang ada yang salah sama muka gue " ucap endra mencoba untuk tidak gugup menatap mata cantik keana


" mau bicara apa " ucap keana santai


endra yang mendapat pertanyaan seperti itu jadi bingung sendiri harus menjawab apa


" eh... dre keana lagi ngomong sama lo kenapa lo diem aja kayak patung " ucap ian sambil tersenyum


" oh... iya... ini... gue mau minta maaf sama lo " ucap endra


" ohh iya gapapa " ucap keana santai

__ADS_1


saat endra ingin berbicara lagi handphone keana berdering membuatnya mengurungkannya lagi


saat keana melihat notif pesan yang masuk keana nampak terkejut kenapa harus di saat dia bersama teman-temannya mereka mengirimkan ini


keana membaca pesan tersebut dan di buat semakin terkejut melihat isinya


ini pesan darurat dari markas dan ayahnya lah yang mengirimkan ini


sebenarnya ada masalah apa, saat keana selesai membaca pesan itu keana langsung menelfon ayahnya untuk bertanya lebih detail tentang masalah ini


" gue permisi sebentar " ucap keana sambil berjalan menjauh dari teman-temannya agar mereka tidak mendengar percakapannya dengan ayah


" kea lo mau kemana " ucap adel saat melihat keana sedikit menjauh dari mereka


" kayaknya keana lagi terima telfon deh " ucap leo


" emang harus sampek menjauh gitu kalok cuma buat terima telfon, terima disini kan juga bisa " ucap mika sambil menoleh dan tidak mendapati keana lagi


" mungkin itu telfon penting mending kita gk usah buruk sangka dulu " ucap adel


memang sepenting apa sih sampai harus menjauh segala. batin endra


saat keana sudah jauh dengan teman-temannya dia menelfon ayahnya untuk menanyakan lebih detail masalah ini


tidak butuh waktu lama ayah mengangkat panggilannya, saat keana hendak bertanya Dirga sudah memotong pembicaraan terlebih dahulu


Dirga berkata pesan darurat yang dia kirim dari markas berhubungan dengan ibunya


saat mendengar hal itu membuat keana menjadi marah


" apa yang sebenarnya terjadi " tanya keana dengan emosi saat tau bahwa itu tentang deandra


" ibumu sebenarnya tidak sedang ada perjalanan bisnis tapi ibumu sedang pergi ke Bandung untuk menjemput kakakmu tapi di perjalanan pulang mereka di cegat oleh se gerombolan orang dan membawa mereka ke markas XXX ayah yakin itu markas dari pamanmu " ucap Dirga


" sepertinya paman ingin main-main dengan ku " ucap keana dengan seringai di wajahnya


" kau pergilah ke Bandung sekarang karena kalau tidak pamanmu akan melukai ibu dan kakakmu " ucap dirga


setelah memutus panggilan telepon keana berjalan keluar kelas menuju motornya lalu pulang untuk mempersiapkan barang yang dia perlukan

__ADS_1


sepertinya aku akan bermain dengan paman malam ini. batin keana


...**********...


__ADS_2