
...**********...
setelah kejadian di kantin tadi nesya pergi menuju kelasnya untuk mengambil baju ganti lalu pergi menuju toilet untuk membersihkan wajahnya
sungguh kejadian dimana keana menyiramkan minuman tepat pada wajahnya membuat dirinya sangat malu terlebih lagi endra juga ada di sana dan melihat kejadian itu.
di dalam toilet nesya membasuh wajahnya dengan kasar lalu menatap cermin dengan wajah marah, dirinya berteriak seraya memaki" nama keana
dirinya berjanji akan membalas penghinaan yang di berikan oleh keana padanya. sejenak nesya memikirkan pembalasan seperti apa yang harus dia berikan pada keana.
nesya lalu mengambil poselnya dan menelfon salah seorang bawahannya untuk mencari tau semua tentang keana dan memberinya waktu 2 hari untuk menyelesaikan tugas tersebut
" halo nona... apa ada perintah untuk saya " ucap bawahannya tersebut dengan tegas
" ya... aku ada tugas buat kamu, aku sudah mengirimkan kamu sebuah foto seorang gadis beserta namanya. tugas kamu adalah mencari segala informasi tentang dirinya dan segera laporan pada ku, kamu hanya aku beri waktu 2 hari dari sekarang untuk mencari semua hal tentang gadis itu " ucap nesya dengan tajam
" baik nona saya akan menjalankan perintah anda dengan segera " ucap bawahan tersebut dengan nada pelan
" ingat... jika dalam waktu 2 hari aku masih belum mendapatkan informasi apapun, maka kamu tau sendiri kan apa akibatnya nanti " ucap nesya tajam membuat bawahannya itu menjadi ketakutan
" baik nona saya mengerti " ucap bawahannya itu dengan takut
nesya mematikan panggilannya lalu menyeringai jahat lalu beranjak masuk kedalam bilik toilet untuk mengganti pakainya.
tanpa nesya sadari sejak tadi sudah ada orang yang menguping semua pembicaraannya itu dengan menampilkan senyum jahat diwajahnya yang mana bila ada seseorang yang melihat senyum itu mereka akan merasakan ketakutan di hatinya.
setelah melihat nesya masuk ke bilik toilet orang tersebut kemudian keluar lalu pergi meninggalkan kamar mandi itu.
.
.
.
keana masuk kedalam kelas dengan sedikit merapikan pakainnya lalu duduk dengan santai di mejanya, keana lalu mengambil ponselnya di dalam tas untuk menghubungi seseorang
beberapa saat setelah keana menelfon terdengar suara seorang pria yang menjawab panggilan tersebut
" apa ada yang bisa saya bantu nona " ucap pria tersebut dengan sopan
" ya aku ada hal penting untuk di bahas dengan mu, siang nanti setelah aku pulang dari sekolah datanglah kerumah " ucap keana dengan tegas
" baik nona " ucap pria tersebut dengan patuh
keana lalu menutup panggilan tersebut lalu meletakkan kembali handphonenya ke dalam tas, baru beberapa saat keana meletakkan handphonenya adel dan mika sudah kembali ke kelas
adel dan mika menghampiri keana lalu duduk di meja mereka masing-masing karena pelajaran sudah akan di mulai.
__ADS_1
sepertinya hari" ku kedepannya akan banyak terjadi hal yang menarik. batin keana dengan senyum samar di wajahnya.
pelajaran hari ini berjalan dengan lancar semua murid di kelas dengan serius mendengarkan semua materi yang di jelaskan oleh guru mereka.
meskipun sekolah ini adalah tempat dari semua siswa bermasalah yang bahkan tidak bisa di terima di sekolah manapun, namun semua murid yang bersekolah disini adalah murid yang berprestasi baik
mereka semua masih bisa membedakan kapan waktunya mereka belajar dan kapan waktu mereka untuk bermain ataupun bersenang-senang. sebab itulah pihak sekolah tidak membatasi siswanya untuk berbuat hal apapun.
saat semua siswa di kelas sedang fokus mendengarkan materi hari ini keana malah asik dengan tidurnya dan tidak mendengarkan semua materi yang sudah di jelaskan.
menurut keana percuma saja bila dirinya mendengarkan apa yang dengan guru jelaskan toh keana sudah memahami semua itu, karena untuk memahami materi mudah seperti ini bukan hal sulit bagi keana yang merupakan si jenius no.1
saat keana sedang asik berkutik dengan mimpinya sebuah suara keras dari seseorang yang sedang memanggilnya mengusik suasana mimpi indahnya.
keana lalu bangun dan menatap siapa yang sedang memanggilnya dengan keras seperti itu, saat sudah bangun keana melihat ke sekeliling kelas dan mendapati semua teman" kelasnya sedang menatap dirinya
" kenapa menatap ku? " tanya keana bingung saat melihat tatapan semua orang mengarah padanya
" KEANA HERNANDA ELGA, ibu dari tadi ngejelasin soal materi kamu malah enak"kan tidur " ucap kesal bu widia selalu guru bahasa bahasa
" maaf bu saya ngantuk " ucap keana dengan santai membuat teman"nya melongo tidak percaya dengan perkataan keana yang seolah-olah tidak melakukan kesalahan apapun
bu widia menatap keana dengan tajam tapi keana hanya menampilkan wajah datar tanpa ekspresi sedikitpun, sesaat setelahnya bu widia menghela nafas pelan lalu berbalik untuk melanjutkan pelajaran
karena percuma saja jika bu widia menasehati ataupun meminta keana untuk lebih fokus dalam pelajar sebab itu tidak ada gunanya mengingat bahwa keana adalah murid paling pintar di sekolah itu.
keana sebenarnya ingin melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu itu tapi dirinya urungkan karena sepertinya meski keana kembali tidur dirinya tidak akan bisa tidur dengan nyenyak jadi keana lebih memilih memandangi jalanan yang sedikit ramai.
35 menit sudah berlalu bu widia sudah keluar setelah bel pertanda jam pelajarannya sudah usai dan di gantikan dengan mata pelajaran terakhir.
keana bosan berada di dalam kelas yang kegiatan setiap harinya selalu saja sama dan tidak ada yang berubah kecuali saat jam kosong atau guru yang mengajar sedang ada rapat dengan pihak sekolah
bosen banget pengen pulang. batin keana
" kapan pulangnya " ucap keana dengan pelan tapi masih bisa di dengar jelas oleh adel yang duduk di depannya
" nanti juga bakal selesai, lagian ini udah jam terakhir kok " ucap adel seraya menoleh ke belakang menghadap keana
" iya... tumben banget lo pengen cepet" pulang, biasanya juga lo betah banget ada di sekolah " ucap mika sambil menatap keana dengan bingung, pasalnya mood dan sikap keana sering berubah-ubah setiap waktunya
" gue lagi gak mood " ucap keana singkat seraya menyandarkan badannya dengan malas
" hahahaha kayaknya masalah yang datang akhir" ini bikin lo pusing ya hahahahaha " ledek mika sambil tertawa melihat keana menatap dirinya dengan kesal
" yeee lo mah suka banget bikin keana kesel, bukannya nyemangatin malah di ledekin " ucap adel dengan kesal lalu menjitak kepala mika dengan geram
" woyyy lo gak bisa kalem dikit apa, gak di mana aja bawaannya mukul gue mulu deh " ucap mika dengan kesal sambil mengelus kepalanya yang sakit
__ADS_1
" udah ah... ribut mulu " ucap keana kesal melihat mika dan adel yang malah menjadi ribut di depannya, bukannya tenang keana malah semakin ingin segera pulang dan bersantai di kamar kesayangannya.
adel dan mika langsung diam dan saling menatap dengan tajam, terkadang perbedaan pendapat di antara mereka membuat suasana tenang jadi gaduh dan terkadang di waktu" tertentu mereka juga bisa akrab dan saling bekerja sama dengan baik bahkan pemikiran mereka juga bisa sama Sewaktu-waktu.
pelajaran terakhir sudah selesai dan semua siswa sudah bersiap untuk pulang tidak terkecuali keana, dia dengan segera mengemas semua bukunya lalu keluar dari kelas bersama adel dan mika.
di luar kelas mereka tidak sengaja berpapasan dengan endra dan teman-temannya jadi mereka semua pergi bersama-sama
saat di lapangan sekolah seseorang dengan sengaja menabrak keana sampai terjatuh, keana menoleh untuk melihat siapa yang mendorong dirinya sampai seperti itu.
keana memejamkan matanya dengan kesal saat melihat bahwa itu adalah nesya yang sekarang sudah bergelayut manja pada endra yang sepertinya tidak melawan dan malah hanya memilih diam saja
keana tersenyum samar sepertinya endra tidak berani menolak nesya yang jika keana amati kekuasaan nesya lebih besar dari pada endra karena itu dirinya tidak menolak sekalipun.
keana bangun seraya menepuk pelan bajunya untuk membersihkan debu yang menempel di sana
" HEH... lo apa-apaan sih... main dorong" aja, sengaja ya lo mau bikin keana jatuh kayak gini " teriak mika dengan wajah yang sudah tidak bersahabat lagi
mika hendak maju dan memukul nesya tapi di tahan oleh adel agar tidak bertindak sembarangan, karena adel tau seperti apa kekuasaan nesya di sekolah ini
" lo tenang dulu mika... kita gak boleh gegabah berurusan sama dia... lo tau sendiri kan kekuasaan dia itu kayak apa di sekolah ini " bisik adel pada mika yang seketika membuat mika terdiam tapi masih tidak menghilangkan raut kekesalan di wajahnya
keana berjalan mendekati mika dan adel lalu berbisik sesuatu yang membuat mereka berdua mengangguk paham lalu mundur beberapa langkah kebelakang keana, keana lalu berjalan mendekat padanya dan menatap tajam pada nesya
Hahhh........
" kan gue udah bilang jangan ganggu gue " ucap keana dengan tatapan tajam pada nesya
" kalok lo gak mau gue ganggu... berhenti deketin endra dan lo harus bersujud minta maaf sama gue atas semua perlakuan lo sama gue " ucap nesya seraya tersenyum licik pada keana
" ehhh yang salah itu jelas" lo, kenapa harus keana yang minta maaf? gila lo ya " ucap david kesal dengan sikap arogan yang mika tunjukkan sungguh melihat nesya berdekatan dengan sahabat itu membuat david ingin sekali melemparkan perempuan gatel itu ke ujung dunia
" lo jangan kelewatan nes, udah tau lo yang salah malah melemparkan kesalahan sama orang lain " ucap ian membela keana karena jujur ian sudah menganggap keana sabahatnya sendiri
" kok kalian pada belain dia sih... " ucap nesya geram karena semua teman-teman endra malah membela keana bukan dirinya
" ya jelas kita belain keana, orang keana temen kita kok " ucap leo dengan sinis pada nesya
" gak tau malu " tambah daffa yang sontak membuat nesya semakin membenci keana
endra lebih memilih diam dan tidak memihak siapapun karena jika dirinya membela keana maka nesya akan berbuat sesuatu pada bisnis ayahnya dan endra tidak ingin hal itu terjadi mengingat ayahnya begitu sangat mencintai pekerjaannya
keana sudah tidak bisa habis pikir dengan nesya yang selalu saja mencari gara" padanya apa belum cukup pelajaran yang dia berikan di kantin waktu itu
" hah... ok lo maksa gue buat berbuat kejam sama lo, tunggu aja lo bakal dapat kabar baik dari gue " ucap keana sambil menampilkan senyum jahatnya lalu beranjak pergi bersama adel dan mika
mendengar apa yang di katakan keana sesaat nesya merasa takut tapi sedetik kemudian nesya menghilangkan rasa takutnya karena dia pikir keana tidak akan mampu menyaingi dirinya samapai kapanpun.
__ADS_1
... **********...