
...**********...
Suasana di tempat camping sangatlah sejuk dan menenangkan, tidak sia-sia Keana ikut dalam acara camping ini jika saat itu Keana memilih untuk tidak ikut maka akan sangat di sayangkan dirinya melewatkan kesempatan untuk menikmati ketenangan seperti ini yang sangat langka sekali dirinya dapatkan, semua kelompok sedang sibuk mendirikan tenda mereka masing-masing ada juga beberapa kelompok yang sudah selesai mendirikan tenda mereka.
Keana sedang santai sambil duduk bersandar di salah satu pohon seraya memejamkan matanya menikmati suasana sejuk alam sekitar, Keana sudah selesai mendirikan tendanya sedari tadi karena itu dirinya bisa bersantai dengan tenang
Berbeda dengan adel dan Mika yang masih saja belum selesai mendirikan tenda mereka. Adel yang melihat Keana duduk bersantai mengernyit heran apakah keana sudah selesai mendirikan tendanya
" Kea.... Kok lo belum bangun tenda sih.... Malah asik santai-santai disini aja lo.... " Ucap adel saat menghampiri tempat Keana duduk
" Gue udah selesai " Ucap Keana singkat masih dengan memejamkan matanya
" Hah lo serius udah selesai.... Cepet banget padahal gue sama Mika aja baru setengah jalan bangunnya " Ucap adel menganga tidak percaya dengan apa yang dia dengar, secepat itukah bagi Keana mendirikan tendanya
" Iya.... Noh... " Ucap Keana seraya menunjuk kearah tendanya membuat adel tidak bisa berkata-kata lagi, apasih yang tidak bisa Keana lakukan sepertinya semua hal dapat di lakukan dengan mudah oleh keana
Adel lalu kembali untuk melanjutkan membangun tendanya bersama Mika, adel ingin sekali meminta tolong pada Keana untuk membantu membangun tenda mereka tapi pak joko sudah memberi perintah bahwa mereka semua harus membangun tendanya sendiri tanpa meminta bantuan orang lain.
Semuanya masih sibuk mendirikan tenda mengingat mereka hanya di beri batas waktu sampai jam 10:45, setelah berusaha membangun tenda akhirnya adel dan Mika sudah selesai mendirikan tenda mereka begitupun dengan kelompok endra yang sepertinya juga sudah selesai mendirikan tenda mereka masing-masing.
" Baiklah anak-anak waktu mendirikan tenda sudah habis, sekarang kalian cepat berkumpul ada sesuatu yang ingin bapak umumkan.... Cepat.... Cepat... " Ucap pak joko sambil menepuk tangannya meminta mereka semua untuk berkumpul
" Aduh pak... Kita baru aja selesai diriin tenda kok udah di suruh kumpul aja kan capek pak.... " Ucap silvi sambil membenarkan make up nya lalu mengipas-ngipas badannya menggunakan tangan
" Eh... Si ondel-ondel, lo bawaannya ngeluh terus... Kalok capek pulang aja sana... Lagian kelompok yang lain gak ada yang pada protes kok lo malah banyak protes aja " Ucap Mika sambil menatap jengkel pada silvi
" Eh... Kaleng rombeng Lo gak usah ikut campur deh... Lagian nih ya cewek cantik kayak gue ini gak bisa kecapean lama-lama... Emang lo yang modelnya aja udah Pasaran banget ihhhhh " Ucap silvi dengan berlagak sok cantik pada Mika
" Berisik " Ucap Keana singkat lalu membuka matanya dan menatap tajam pada silvi saat Mendengar ocehan tak bermutu yang keluar dari mulutnya membuat suasana tenang Keana jadi terganggu
Silvi yang di tatap seperti oleh Keana langsung diam dan tidak melanjutkan perkataannya lagi lalu menatap tajam ke arah Mika tapi silvi langsung memalingkan pandangannya lagi saat Keana kembali menatap tajam ke arahnya
Tunggu aja nanti gue bakal bales lo. Batin silvi
" Sudah.... Sudah.... Kenapa jadi pada ribut, ayo sekarang kumpulan di sana " Ucap pak joko sambil menunjuk tempat kosong yang lumayan luas tepat di sebelah tenda yang mereka dirikan
__ADS_1
" Hahahaha liat tuh si silvi langsung kicep aja pas di tatap sama Keana hahahahah " Ucap ian sambil tertawa
" Hahahaha ya iyalah langsung kicep, orang udah pernah di kasih pelajaran yang memuaskan Banget sama kea... " Ucap David juga tertawa saat melihat silvi yang langsung tidak berkutik dengan satu kata dari Keana
" Udah gak usah banyak omong dulu lo pada, noh... Anak-anak yang lain udah pada ke sana " Ucap ian menyudahi pembicaraan mereka lalu pergi menyusul endra dan daffa yang sudah pergi lebih dulu dari pada mereka
" Eh... Woy tunggu " Ucap ian dan David bersamaan
Semua sudah berkumpul sesuai dengan arahan dari pak joko, setelah dirasa mereka semua sudah berkumpul pak joko mengumumkan bahwa setiap kelompok yang sudah menetukan akan berpasangan dengan kelompok siapa harus mengirimkan perwakilan mereka minimal 2 orang untuk melapor tentang nama kelompoknya dan mengambil kartu pengenal mereka pada pak joko
Setelah mengumumkan hal itu mereka semua bubar dan berkumpul dengan kelompoknya masing-masing lalu pergi ke kelompok lain yang mereka inginkan untuk mengajak mereka berpasangan dengan kelompoknya
" Kak endra... Gue gabung sama kelompoknya kalian ya " Ucap silvi yang tiba-tiba menghampiri endra dan bergelayut manja di lengannya
" Maaf... Kelompok gue udah gabung sama kelompoknya Keana... Lo mending cari kelompok yang lain aja " Ucap endra sambil melepaskan tangannya dari silvi dan sedikit menjauh darinya
" Kok kakak malah milih gabung sama kelompoknya mereka sih... Mending gabung sama kelompoknya gue aja kak... Dari pada mereka " Ucap silvi sambil menggandeng tangan endra kembali
" Lagian lo siapa.... Nyuruh-nyuruh kita.... Kayak yang udah deket aja.... Udah sana jauh-jauh lo " Ucap ian sambil melambaikan tangannya menyuruh silvi untuk pergi
" Gak.... Pokoknya gue mau gabung sama kelompok kak endra.... Keana kan bisa cari kelompok lain " Ucap silvi yang masih ngotot ingin bergabung dengan mereka
" Udah deh silvi... Mending lo cari kelompok lain aja... Kita ini udah gabung sama kelompokna kea " Ucal leo dengan nada kesal melihat tingkat silvi yang seenaknya seperti ini
Saat daffa ingin bicara malah di urungkan saat melihat kedatangan Keana dan teman-temannya dari arah belakang, Keana memberi isyarat pada daffa untuk diam dan tidak memberitahu tentang kedatangannya dan daffa menganggukkan kepalanya
Keana berdiri di belakang silvi dengan tenang sambil terus mendengarkan semua ocehan silvi yang masih memaksa endra untuk bergabung dengan kelompok mereka
Adel dan Mika sudah geram dengan sikap silvi dan ingin sekali memberinya pelajaran tapi keana menahan mereka agar tidak mengganggunya, biarkan keana saja yang menyelesaikan masalah ini
" Pokoknya kak endra harus gabung sama kelompok gue " Ucap silvi dengan penuh penekanan
" Emang lo siapa, ngatur-ngatur kayak gini " Ucap keana yang sontak membuat silvi terkejut dengan keberadaan keana di belakang tubuhnya
Sejak kapan keana ada di sini. Batin silvi
__ADS_1
" Sejak kapan lo ada di sini " Ucap silvi sambil menatap kesal kearah keana
" Emang urusannya sama lo apa, mereka itu kan kelompok gue " Ucap keana dengan santai sambil menatap remeh pada silvi
" Lo.... Lo kan bisa cari kelompok lain... Gue pengennya gabung sama kelompok kak endra " Ucap silvi sambil bergelayut manja di tangan endra membuat endra merasa jengkel dengan sikap silvi
" Emang lo siapa ngatur-ngatur gue kayak gini " Ucap keana dengan nada suara yang sudah berubah dingin
" Udah deh... Lo mendingan pergi aja deh, bikin orang emosi aja lo " Ucap ian sambil menatap kesal pada silvi
" Lo mau pergi sendiri apa perlu gue bantu " Ucap keana sambil sedikit mendekatkan wajahnya pada silvi sambil menyeringai seram
" Ok... Gue pergi, awas aja lo... Gue bales lo nanti " Ucap silvi yang langsung berlari menuju kelompoknya
Keana lalu menatap kelompok endra dengan datar sambil melipat tangan di depan dada, bagaimana bisa mereka tidak bisa mengatasi satu wanita seperti ini
" Dasar tuh odel-ondel bikin emosi aja bawaannya " Ucap mika sambil memukul lengan ian dengan kesal
" Aduh... Sakit mika... Kesel sih kesel tapi jangan lampiasin ke gue juga kali " Ucap ian sambil mengelus tangannya yang terasa sakit
" Hehehe maaf.... Habisnya gue kesel liat tingkahnya si odel-odel itu " Ucap mika sambil cengengesan
" Udah... Sekarang siapa yang mau ke pak joko buat ambil kartu pengenalannya " Ucap adel merubah topik pembicaraan mereka
" Lo sama David aja deh....sekalian David mau modus katanya sama lo del " Ucap ian sambil menyenggol pelan bahu David dan tertawa jahil
" Lo... Lo apa-apaan sih... Jangan di dengerin del omongannya si ian, otaknya nih anak lagi gesrek soalnya " Ucap David sambil memukul kepala ian dengan kesal karena sudah membuatnya malu di dedap adel
Adel hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua. Jadi sudah di putuskan adel dan David yang pergi menemui pak joko, sebelumnya mereka meminta keana untuk pergi menemui pak joko bersama endra tapi keana menolak karena itu sangat merepotkan baginya
Apa lagi keana harus pergi bersama endra, dari pada keana di buat kesal dan gagal menikmati suana yang tenang jadi keana menolak dan lebih menyarankan adel dan David saja yang pergi mengambil kartu pengenalnya.
Mereka hanya bisa pasrah menanggapi sikap keana, jika mereka memaksa bisa saja mereka akan di berikan sarapan pagi oleh keana yang pastinya sangat mereka hindari.
Jadi adel dan David menerima usulan itu lalu pergi menemui pak joko untuk melapor dan mengambil tandan pengenal mereka, sedangkan yang lainnya menunggu didekat pinggiran sungai sambil sambil sedikit bercanda ria.
__ADS_1
...**********...