The Mystery Behind Keana

The Mystery Behind Keana
Ep. 36


__ADS_3

...**********...


kring... kring... kring...


bunyi jam weker mengusik waktu tidurnya, dengan malas keana bangun dari tempat tidur lalu beranjak menuju kamar mandi untuk melakukan rutinitas paginya. 15 menit kemudian keana keluar dan berniat mengganti pakaiannya


belum juga keana mengambil seragamnya di lemari malah di kejutkan dengan teriakan kakaknya itu, ingin sekali keana menyumpal mulut kakaknya itu dengan tisu supaya keana bisa tenang sehari saja tanpa harus mendengar suaranya yang menggelegar itu.


" dek bangun... lo mau berangkat sekolah apa enggak sih, awas aja kalok lo gak bangun gue siram lo nanti pakek air dingin " ucap azka seraya menggedor pintu kamar keana


" duhhhh itu suara bisa di kecilin gak " ucap keana saat membuka pintu kamarnya dengan kesal


" oh udah bangun ternyata hehehehe, gue kira lo masih tidur kayak kebo kagak mau bangun " ucap azka sambil cengengesan saat melihat wajah kesal terpampang di muka keana


" berisik banget lo, udah sana turun " ucap keana seraya memutar matanya malas lalu berjalan masuk kedalam kamar untuk mengganti pakaiannya


azka yang melihat wajah kesal adiknya itu tertawa kemenangan karena sudah berhasil membuat keana kesal di pagi hari, bagi azka hari tanpa mengganggu keana adalah hal yang membosankan.


dari dalam kamar keana masih bisa mendengar suara tawa dari azka yang pastinya sudah keana duga bahwa kakaknya itu memang sengaja ingin membuatnya kesal.


.


.


.


seperti biasa keana duduk di meja makan untuk sarapan bersama tapi sayangnya hari ini ayahnya tidak ada bersama mereka.


sejak keana pulang dari rumah sakit hari itu dirga sudah kembali ke perusahaan karena ada masalah mendesak di sana dan keesokan harinya dirga langsung berangkat melakukan perjalanan bisnis ke Amerika untuk sebuah kontrak penting dengan perusahaan ternama di sana.


keana yang tidak mengetahui keberangkatan ayahnya itu merasa sedikit kecewa sebab dirga bahkan tidak sempat mengabarinya walau sebentar saja


yaaa walaupun begitu keana masih bisa mengerti dengan kesibukan ayahnya yang harus mengurusi perusahaan besar itu sendirian.


sebab azka masih belum bisa membantu dirga dalam berbagai hal mengenai perusahaan mereka karena azka masih ingin menikmati waktu bebasnya setelah lulus dari studi kuliahnya


" keana nanti kamu berangkatnya sama azka saja ya, biar azka yang antar jemput kamu selama sekolah " ucap deandra di sela-sela makannya


" aku bisa berangkat sendiri ma " ucap keana


" kamu kan baru aja sembuh keana... mama khawatir kesehatan kamu nanti terganggu lagi " ucap deandra dengan cemas karena dirinya tidak ingin kesehatan keana kembali drop seperti sebelumnya


" iya dek bener kata mama, biar kakak antar jemput kamu ke sekolah aja sampai kakak sudah mulai aktif di perusahaan " ucap azka


saat keana hendak menolak lagi deandra sudah memotong pembicaraannya dan tetap memaksanya untuk tidak menolak hal itu.

__ADS_1


keana menghela nafas pelan dan menyetujui permintaan deandra ya walaupun keana lebih suka berkendara sendiri dari pada harus di antar oleh azka.


" aku sudah selesai " ucap keana lalu beranjak dari duduknya menuju keluar dengan di ikuti oleh azka yang sejak tadi memang sudah menghabiskan sarapannya


di dalam mobil keana hanya diam seraya melihat kearah luar sedangkan azka asik dengan kegiatan mendengarkan musik kesayangannya itu sampai membuat keana jengah dengan semua lagu yang di putar oleh azka yang tidak bisa keana pahami maksudnya.


tak berapa lama keana sampai di depan gerbang sekolah, dirinya memang meminta azka untuk menurunkannya di depan gerbang saja karena keana malas jika harus melihat tatapan aneh dari semua siswa cewek di sekolah padanya karena berangkat dengan azka


memang tidak bisa di pungkiri bahwasanya wajah azka memang sangat tampan tidak heran semua siswa cewek di sekolah sangat mengangumi dirinya.


" lo yakin gak mau gue anter sampek ke dalam aja? " tanya azka dengan bingung melihat sikap keana yang seakan sedang menghindari sesuatu


" enggak usah, yang ada gue di makan hidup-hidup sama semua cewek yang ada di sekolah " ucap keana


" hah? emang lo bikin masalah lagi " ucap azka bingung


" iya... masalah itu lo " ucap keana singkat lalu beranjak keluar dari mobil meninggalkan azka yang masih bingung dengan perkataan keana, ya maklum terkadang otanya memang suka loding lama


keana berjalan memasuki gerbang dengan santai seraya memainkan ponsel di tangannya, karena kurang memperhatikan jalan keana tanpa sengaja menabrak seorang siswa perempuan


keana berhenti lalu berbalik ingin meminta maaf karena sudah tidak sengaja menabrak dirinya, tapi belum juga keana mengatakan maaf perempuan itu malah langsung marah-marah kepadanya


" lo punya mata gak sih, jalan gak liat-liat kalok gue jatoh terus lecet lo mau tanggung jawab " ucapnya sambil berteriak lalu mendorong keana sampai terjatuh


niat hati ingin meminta maaf atas ketidaksengajaannya tapi keana urungkan saat melihat sikap gadis itu yang begitu angkuh sampai mendorong dirinya seperti itu


keana menatap gadis itu dengan tajam, dirinya sudah kesal mendengar serta melihat wajah gadis yang menurutnya sangat menyebalkan itu


" Heh maksud lo apa dorong keana sampek kayak gitu " ucap adel dengan kesal seraya mendorong keras bahu gadi itu


" woy nesya... lo baru masuk aja udah bikin masalah, emang lo gak kapok apa udah di skors dari sekolah. emang bener" lo ya tukang cari masalah " ucap mika dengan kesal


" lo gak usah ikut campur deh, dia dulu yang nabrak gue ya gue gak terima lah " ucap nesya dengan menunjuk wajah keana yang saat ini sudah sangat kesal dengan tingkah nesya


" Hhhhhh menyebalkan " ucap keana singkat lalu beranjak pergi dari sana sebelum dirinya nanti kehilangan kesabaran dan malah memukul wajah si nesya itu


" udah deh mik kita gak usah peduliin orang kayak dia, yang ada kita malah bisa makan emosi kalok lama" sama orang gila kayak dia udah ayok pergi " ucap adel seraya menarik mika pergi dan berlari menyusul keana


" HEH..... mau kemana lo, dasar... awas aja lo nanti bakal gue bales lo " ucap nesya dengan geram seraya menatap kepergian keana dengan wajah kesal.


.


.


.

__ADS_1


BRAK......


keana membanting tasnya dengan kasar di atas meja lalu duduk dengan memasang wajah kesal, baru saja dirinya masuk sudah di sambut dengan masalah baru


niat hati ingin mendapatkan ketenangan di sekolah tapi bukannya ketenangan yang keana dapatkan tapi dirinya malah mendapatkan kekesalan di benaknya


hah.....................


keana menghela nafas panjang lalu memejamkan matanya sejenak untuk sedikit menghilangkan rasa kesalnya


" Keana... itu anak tadi ngapain lo, gak ada yang luka kan terus gak ada yang sakit kan " ucap mika dengan keras membuat keana terkejut dibuatnya


belum juga satu menit keana memejamkan matanya, mika sudah datang menghujaninya dengan banyak pertanyaan


" itu mulut gak bisa di kondisikan apa, lo gak liat keana lagi kesel gitu lo malah nanya banyak hal " ucap adel seraya memukul bahu mika membuat sang empu meringis kesakitan


" lo gak bisa lembut dikit apa sama gue... sakit tau gak " ucap mika sambil mengelus bahunya seraya menatap adel dengan kesal


ini gue mimpi apa.... bisa dapet sahabat kayak gini hahhhhhhh. batin keana


mika yang melihat keana yang masih saja tidak menjawab pertanyaannya kemudian duduk dan menanyakan kembali semua pertanyaan itu


keana melihat pada adel dengan malas dan malah melihatnya hanya mengedikkan bahunya dengan pasrah, karena jika mika sudah melontarkan pertanyaan mereka tidak punya pilihan lain selain menjawab sebab jika mereka malah hanya diam mika akan semakin terus menanyakan hal tersebut sampai mereka menjawab pertanyaannya.


" hah... gue gak papa " ucap keana singkat


" eh... tapi lo kok bisa berantem sih sama si nesya itu? " tanya adel dengan bingung


" gue gak sengaja nabrak dia " ucap keana dengan malas saat mengingat kembali wajah nesya yang menurutnya sangat menyebalkan


" gue saranin sih mending lo jangan deket" sama si nesya itu kea... dia itu anaknya suka banget bikin gara" sama murid lain " ucap adel mengingatkan agar keana tidak terlibat masalah dengan nesya


" iyaa apalagi kalok berhubungan sama endra, gue saranin sih mending lo jangan terlalu dekat deh sama endra " ucap mika


" endra?emang apa hubungannya sama dia?" tanya keana dengan bingung saat mendengar nama endra di sebutkan oleh mika


" duhhhh lo gak tau aja si nesya itu naksir banget sama endra " jawab adel


" iya lo tau gak, setiap kali ada cewek yang mau deketin si endra pasti nanti si cewek itu bakal berurusan sama nesya. lo liat aja selama nesya di skors semua cewek pada cari kesempatan buat bisa deket sama endra " jelas mika panjang lebar


keana mengangguk paham meskipun keana tidak di beritahukan tentang hal itupun dirinya tidak akan mau dekat dengan endra, yang ada malah nanti dirinya di buat kesal olehnya.


ya kali gue mau deket" sama si nyebelin itu, malah bagus kalok nesya udah balik jadi si endra gak bakalan cari gara" sama gue. batin keana


... **********...

__ADS_1


__ADS_2