
...**********...
" Keana mana ya kok belum keluar juga, del coba deh lo telfon dia tanyain udah selesai apa belum " Ucap mika seraya berdiri di samping adel dengan menyandarkan tubuhnya di badan mobil
" Ok bentar gue telfon dulu " Ucap adel lalu mengambil ponselnya hendak menghubungi Keana namun belum sempat adel menelfon Keana sudah keluar dari gerbang rumah dengan wajah kesal
Keana berjalan menghampiri adel dan mika dengan raut cemberut membuat keduanya bingung melihat keana datang dengan wajah kesalnya
Dia kenapa cemberut gitu. Batin mereka berdua
" Itu muka kenapa sih...belum juga berangkat udah kusut aja itu muka lo " Ucap mika heran apa yang membuat keana terlihat kesal seperti itu padahal mereka belum juga berangkat untuk jalan-jalan
" Gue lagi kesel sama kak azka " Ucap keana dengan nada kesalnya
lalu menceritakan kejadian tadi saat dirinya pergi ke kamar azka untuk berpamit sebelum dirinya keluar bersama adel dan mika
Beberapa menit yang lalu
Tok... Tok... Tok...
" Kak azka... " Panggil keana dari balik pintu
" Masuk aja dek... Gak gue kunci kok " Ucap azka dari dalam kamarnya
Mendengar itu keana lalu masuk kedalam dan menghampiri azka yang masih sibuk dengan beberapa hal di mejanya yang nampak seperti laporan tentang semua misi yang sudah di Jalankan dari markas
" Kak gue mau pergi keluar dulu sama adel dan mika...mungkin nanti aku gak ikut makan malam " Ucap keana seraya sedikit melihat-lihat berkas-berkas yang sedang azka periksa
Mendengar itu azka menghentikan kegiatannya lalu mendongakkan kepalanya melihat keana yang sekarang sudah rapi dengan setelan baju hitam, celana Jins dan sepatu yang senada dan rambut yang di kuncir kuda membuat penampilan keana sangat lah cantik
" Tumben lo mau pergi jalan keluar biasanya juga cuma duduk dirumah makan, tidur, sama main game doang kerjaan lo " Ucap azka sambil tersenyum jahil pada keana membuat keana kesal mendengar kakaknya itu mengejeknya seakan dirinya tidak akan memiliki kegiatan lain selain itu
" Lo ngeselin banget " Ucap keana kesal dan wajah yang sudah cemberut membuat azka tertawa melihat keana dengan ekspresi seperti itu
" Hahahaha gue kan cuma bicara soal kenyataan aja dek...yang sabar ya gue tau kenyataan itu emang pahit hahahahaha " Ucap azka sambil tertawa karena berhasil membuat keana kesal karena melihat wajah cemberut di wajah adiknya itu adalah hal yang sangat menyenangkan untuknya
Saat keana hendak mengatakan sesuatu dirinya tanpa sengaja melihat seorang pemuda yang dirinya temui tadi sedang tidur dengan nyenyak di tempat tidur azka
Sesaat keana tersenyum samar memikirkan sebuah ide untuk membalas kakak tercintanya itu
" Wah sejak kapan nih kak azka tertarik sama cowok bukannya cewek " Ucap keana seraya tersenyum melihat azka lalu melirikkan pandangannya kearah tempat tidur
Mendengar itu azka langsung menoleh mengikuti pandangan keana dan langsung kaget melihat bara tidur dengan bertelanjang dada padahal seingatnya tadi bara masih tidur dengan baju yang lengkap
" Dek lo kira kakak lo ini homo apa " Ucap azka kesal tapi saat dirinya menoleh keana sudah tidak ada di sana dengan pintu kamar yang di biarkan terbuka juga masih terdengar jelas suara keana yang sedang menertawakan dirinya
" KEANA AWAS LO YA.... " teriak azka dengan kesal yang masih di dengar oleh keana
" Biarin siapa surah lo bikin gue jadi bad mood huh... " Ucap keana lalu berjalan keluar menuju gerbang menemui adel dan mika.
Selesai
__ADS_1
Adel dan mika saling berpandangan lalu mengerti dengan apa yang terjadi pada keana, bukannya mengembalikan mood temenannya itu mereka berdua malah tertawa membuat keana tambah kesal
" Hahahaha ya elah gue kira kenapa ternyata gara-gara kak azka " Ucap adel masih diselangi tawa karena ini memang bukan hal baru baginya melihat keana memasang wajah kesalnya karena azka.
" Hahahaha iya gue udah yakin tadi pasti yang bikin lo jadi betek gini kak azka hahahaha " Ucap mika juga tertawa seraya meletakkan tangannya di bahu adel
Melihat kedua temannya itu malah menertawakannya keana jadi semakin tidak mood untuk pergi dan berfikir untuk kembali saja ke dalam kamarnya dan tidur
Hendak pergi dari sana mika malah menahan tangannya sambil tersenyum memperlihatkan deretan giginya
" Hehehehe jangan dong kea...kita cuma becanda, udah ayo kita jalan aja sekarang...gue tau tempat yang bagus buat mengembalikan mood lo itu " Ucap mika dengan gembira yang juga di angguki oleh adel
" Iya...kan kita rencananya mau refresing buat menghilangkan kebosenan di kepala kita " Ucap adel sambil tersenyum senang
Sesaat keana berfikir tidak ada salahnya dirinya ikut pergi toh dia juga ingin mempunyai pengalaman dan suasana yang baru untuk mengembalikan semangatnya hari ini.
Keana mengangguk mengiyakannya membuat adel dan mika tersenyum senang lalu mereka bertiga masuk kedalam mobil dan pergi menuju tempat yang mika katakan.
Dalam perjalanan adel dan mika asik bercerita mengenai banyak hal terutama tentang kegiatan yang akan mereka lakukan nanti
Sedangkan keana sibuk dengan aktifitasnya sendiri dan hanya mendengarkan apa saja yang kedua temannya itu perbincangan kan
Setelah lamanya perjalanan akhirnya mereka sampai ke tempat yang di maksud oleh mika, Dengan segera mika memarkirkan mobilnya di salah satu tempat parkir yang sedikit dekat dengan jalan raya.
Mereka bertiga keluar dari mobil dan berjalan ke pintu masuk tapi sebelum mereka masuk mika pergi membeli tiketnya terlebih dahulu barulah mereka bertiga bisa masuk ke sana
" Ok gue udah beli tiketnya...ayo masuk " Ucap mika dengan gembira seraya menggandeng tangan adel dan keana lalu berjalan masuk ke tempat itu, Saat mereka sudah masuk keana terteguh melihat tempat itu
" Welcome to DREAM GARDEN teman-teman " ucap mika dengan tersenyum senang seraya merentangkan tangannya dengan gembira
Keana berjalan pelan seraya menyapukan semua pandangannya pada tempat itu, semuanya lengkap dan tertata dengan rapi
Dari tempat bermain, taman bunga, tempat berfoto yang beragama jenis, cafe, restoran, bahkan ada banyak sekali wahana permainan yang menarik, baru pertama kalinya keana datang ke tempat seperti ini.
" Keana ayo...kok lo malah diem aja sih " Ucap mika menghampiri keana yang masih terdiam di tempat
" Eh...iya " Jawab keana tersadar dari lamunannya lalu berjalan mengikuti mika yang masih setia menggandeng tangannya
" Ya elah Masa cuma keana aja sih yang di ajak gue malah enggak " Ucap adel dengan cemberut pada mika karena malah mengabaikan dirinya.
Mika hanya terkekeh geli melihat adel sudah memasang wajah cemberut, dengan segera Mika pun menggandeng tangan adel lalu membawa kedua temannya itu untuk bersenang-senang.
Mereka nampak sangat menikmati waktu berliburnya di sana bahkan sudah banyak sekali wahana permainan yang sudah mereka coba.
Dari bermain lempar bola, permainan bajak laut, rumah hantu dll, sungguh hari libur mereka kali ini sangat lah menyenangkan ditambah dengan adanya keana yang ikut bergabung bersama mereka.
Dalam setiap permainan keana begitu sangat menikmatinya dirinya bahkan tidak ingin melewatkan satu permainan pun semuanya dia coba
Tidak terasa hari sudah semakin gelap menandakan malam akan segera tiba, karena sudah lelah dan lapar akibat terlalu banyak bermain
Keana, adel, dan mika pergi kesalahan satu restoran untuk menghilangkan rasa lapar mereka dan juga menghilangkan rasa penat akibat terlalu lama bermain.
__ADS_1
Mereka masuk kesalahan satu restoran dengan ukiran dan suana yang unik, mereka lalu duduk di salah satu meja dan memesan makan serta minuman untuk mereka
Sambil menunggu pesanan mereka datang mereka bertiga berbincang-bincang tentang hari libur mereka hari ini yang sangat menyenangkan
" Wah gila ini libur sekolah paling gokil buat gue mik, lo tau tempat ini dari mana sih... Seingat gue lo gak pernah tuh bawa gue jalan kesini? " Ucap adel dengan gembira karena bisa menghabiskan hari libur yang menyenangkan seperti ini bersama kedua sahabatnya
" Jadi itu gue tau tempat ini baru beberapa hari yang lalu dari sepupu gue...kebetulan aja sepupu gue pernah datang ke sini lagian ini tempat masih baru kok bukanya, gimana bagus kan tempat pilihan gue ini " Ucap mika dengan bangganya membuat keana terkekeh melihat tingkah mika yang menurutnya sangat lah imut
" Wahhhh lo emang the beast banget deh mika, ahhhh gue jadi makin sayang deh sama lo " Ucap adel dengan imutnya seraya memeluk Mika dengan erat
" Aduh adel meluknya jangan ke kencengan dong...lo mau bikin gue pingsan apa " Ucap mika kesal namun hanya di balas cengengesan oleh adel
" Makasih mika udah bawa gue ke sini " Ucap keana dengan senang seraya tersenyum manis pada mika
Mika terkaget mendengar perkataan keana bahkan yang lebih kagetnya lagi keana menampilkan senyum manisnya yang sangat jarang sekali bahkan belum pernah Mika dan adel lihat sebelumnya
" Wahhhh keana lo tadi senyum ini pemandangan yang sangat langka banget hehehehe " Ucap adel dengan senang karena bisa melihat senyum masih keana yang tulus dia perlihatkan untuk mereka
" Kalok gue bisa liat lo seneng bahkan bisa senyum kayak gitu terus malah gue bahagia banget kea " Ucap mika sambil tersenyum pada keana membuat keana salah tingkah lalu memalingkan wajahnya karena malu
Adel dan mika tertawa senang melihat majah keana yang bersemu merah karena malu, namun mereka senang karena keana sudah sedikit demi sedikit mulai terbuka dengan mereka
Mereka harap ke depannya keana bisa lebih terbuka lagi dan tidak perlu menutup diri dari mereka.
Beberapa saat kemudian pesanan mereka datang dan langsung saja tanpa harus menunggu perintah apapun mereka menyantap makannya dengan lahap.
" Wah gue kenyang banget... " Ucap mika seraya bersandar pada kursi sambil memegangi perutnya yang sedikit membuncit karena kekenyangan
"Makanya kalok makan itu di kira-kira mika... " Ucap adel seraya menggelengkan kepalanya heran melihat sikap temannya yang satu ini
" Mau pulang sekarang? " Tanya keana saat melihat kedua temannya ini nampak begitu lelah setelah bermain seharian
" Jangan dulu " Ucap mereka bersama membuat keana kaget dibuatnya
Adel dan mika saling berpandangan lalu tersenyum membuat keana menatap keduanya dengan bingung.
Setelah membayar pesanan mereka, adel dan mika lalu menarik keana keluar dari restoran itu menuju ke suatu tempat
" Kita mau kemana? " Tanya keana penasaran namun yang dia dapatkan hanyalah sebuah senyuman di wajah kedua temannya itu
Saat sudah tiba di tempat yang di tuju keana menatap ke depan dengan tatapan kagum saat melihat bahwa dirinya ada di depan sebuah wahana kincir ria yang dulu sangatlah dia Idam-idamkan bisa menaikinya
" Jadi keana sebelum kita pulang ayo kita naik kincir ria dulu " Ucap mika sambil tersenyum yang langsung di angguki oleh keana dengan cepat
Melihat tingkah keana yang seperti anak kecil ini membuat adel dan mika terkekeh geli bahkan mereka juga ingin sekali mencubit pipi keana dengan gemas namun mereka urungkan karena mereka berdua masih sayang dengan nyawa.
Setelah membayar mereka bertiga pun naik ke wahana itu, keana melihat kearah luar dengan gembira
Pemandangan yang dia lihat begitu cantik dari atas sana, sungguh keana sangat senang karena keinginannya bisa terkabul hari ini meskipun keana ingin sekali menaiki wahana ini dengan kakaknya namun tak apa dirinya bisa mengajak azka ketempat ini lain kali.
" Gimana kea...lo seneng kan bisa jalan-jalan ke sini " Ucap adel dengan lembut sambil tersenyum manis kearah keana
__ADS_1
" Iya seneng banget makasih ya " Ucap keana dengan antusias bahkan dirinya lupa untuk bersikap seperti biasanya yang selalu menampilkan wajah acuh tak acuhnya, hari ini karena kedua temannya ini keana tanpa sadar melupakan sejenak masalah yang selalu menghantui pikirannya dan bisa merasakan kehidupan bebas dan normal layaknya seorang gadis remaja pada umumnya.
... **********...