
...**********...
Tingnong... Tingnong...
Kayaknya itu adel sama mika deh. Batin azka
" Bi...bi yuni, tolong bukain pintunya " Ucap azka dari ruang tamu
" Baik tuan muda " Ucap bi yuni lalu pergi untuk membukakan pintu
Azka duduk dengan tenang seraya menunggu kedatangan mereka tak berapa lama adel dan mika datang tapi mereka tidak hanya berdua saja karena endra juga ikut bersama mereka lalu adel berjalan menghampiri azka dengan membawa sebungkus buah-buahan lalu meletakkannya di atas meja
" Apa kabar kak... gimana keadaan keana sekarang? kea udah gak papa kan kak azka " Ucap adel seraya duduk di ikuti oleh adel juga endra
" Gue baik, dan untuk keadaan keana juga udah baik-baik aja " Ucap azka seraya tersenyum ramah
" Syukur deh kalok gitu kak, mmmmm kita mau ke kamarnya keana ya kak mau liat keadaannya " Ucap mika sambil menoleh kearah adel dan di angguki olehnya
" Gak usah bentar lagi keana kesini kok, dia cuma lagi ambil sesuatu " Ucap azka lalu memanggil bi yuni untuk membuat mereka semua minum dan membawakan beberapa camilan
sambil menunggu keana mereka bertiga berbincang-bincang mengenai berbagai hal, sesekali azka menanyakan kegiatan yang keana lakukan selama di sekolah.
__ADS_1
tap... tap... tap...
mereka mendengar langkah kaki dari arah tangga lalu menoleh dan mendapati keana sedang turun seraya membawa sesuatu di tangannya, karena terlalu fokus mengotak atik barang di tangannya keana tidak memperhatikan langkahnya dengan benar kemudian tanpa sengaja tergelincir di salah satu anak tangga
sontak itu membuat azka langsung berlari menghampiri keana yang sedang memegangi kepala yang terasa sakit beruntung tidak ada luka apapun pada keana
" aduhhhhh...... " ucap keana seraya memegangi Kepala
" dek lo gak papa kan... gak ada yang luka kan " ucap azka dengan panik seraya memeriksa seluruh badan keana
" gak papa kak " ucap keana singkat lalu berdiri seraya mengambil barang bawaannya yang terjatuh di lantai
azka bangun lalu menatap keana dengan kesal apakah tidak bisa adiknya ini tidak selalu membuat dirinya khawatir seperti ini, bahkan berjalan saja juga sampai terjatuh bagaimana jika terlibat hal lain
keana berjalan ke arah sofa lalu meletakkan barang yang di bawanya di atas meja, di meja keana melihat ada sebungkus buah-buahan segar membuatnya meneguk air liurnya dengan kasar sudah lama dirinya tidak makan buah.
tanpa menunggu lama keana langsung menyambar buah tersebut tanpa menunggu azka dan yang lainnya ikut duduk bersamanya
" ya ampun dek... itu buah udah di samber aja gak nungguin gue dulu " ucap azka seraya ikut menyambar buah tersebut
" keana gimana keadaan kamu sekarang? " tanya mika seraya duduk di sebelah keana
__ADS_1
keana menghentikan makanannya lalu melihat kearah mika " gue baik kok " ucap keana singkat tapi terdengar meyakinkan mika bahwa dirinya baik-baik saja
" gue khawatir banget tau sama lo, rasanya ini jantung mau copot tau gak " ucap adel seraya memukul pelan bahu keana
keana hanya tersenyum samar melihat adel dan mika yang sangat menghawatirkan dirinya lalu keana beralih melihat endra yang sedari tadi terus menatapnya dengan aneh.
endra yang melihat dirinya sedang diperhatikan seperti itu oleh keana segera memalingkan wajahnya dengan canggung, entah apa yang sedang ada di fikirannya tapi melihat keana baik-baik saja membuat hatinya merasa lega sampai-sampai endra tidak bisa memalingkan pandangannya dari keana.
" lo dateng juga " ucap keana singkat seraya memakan kembali buah di atas meja
" ehkmmm iya... gue cuma mau liat keadaan lo aja, kalok lo sakit siapa yang bisa gue gangguin nanti di sekolah " ucap endra asal Seraya melihat kearah keana dengan santai
" oh gitu " jawab keana singkat
mendengar jawaban keana yang sangat singkat itu membuat endra kesal apa tidak bisa jika keana menjawabnya dengan sedikit lebih ramah, adel, mika dan azka yang melihat endra memasang wajah kesal hanya bisa menahan tawa yaaa keana memanglah seperti itu
asik berbincang-bincang keana tiba-tiba meminta mereka semua untuk bermain game kesukaannya bersama karena dirinya sedang bosan tidak bisa melakukan apapun di rumahnya, mereka setuju dengan permintaan keana toh mereka juga bosan jika hanya duduk sambil berbincang saja.
azka sebenarnya menolak untuk ikut bermain karena dirinya sudah kapok jika harus bermain game bersama keana yang ada dirinya hanya akan kalah melawannya, azka tidak memberitahu yang lainnya supaya mereka juga merasakan sefrustasi apa dirinya jika bermain game bersama keana
hihihihihihi mendingan gak gue kasih tau aja, biar mereka juga tau rasanya frustasi itu gimana kalok main game sama kea. batin azka
__ADS_1
... **********...