
Janeta POV
Aku akhirnya memutuskan untuk membawa kembali bang Arsen se keluarga kembali ke rumah nya ditambah bang Dicky yang juga aku minta tinggal di rumah bang Arsen, biar mudah pemantauan nya.
Bukan tanpa alasan aku membawa kembali mereka ke rumah bang Arsen, sebab informasi dari Jery, pihak Aji belum melakukan pergerakan lagi entah apa rencana nya tapi itu justru membuatku double waspada.
Sebab biasanya kalau kondisi tenang itu berarti pihak musuh sedang merencanakan serangan susulan yang tidak diketahui lawan, dan dengan membuat jeda serangan maka akan membuat lawan terlena dan tidak melakukan persiapan.
💮💮💮💮
Malam ini selesai aku menidurkan Putra,
aku berkutat dengan laptopku,
sungguh seharian anak kecil satu ini membuat aku kuwalahan dalam mengimbangi tingkah polahnya nya yang akhir-akhir ini lebih aktif, aku memaklumi karena usia 2,5 tahun adalah fase usia emas ( Golden Age ) dan aku harus bisa memberikan hal - hal yang baik dan positif agar dia bisa berkembang dengan baik kedepan nya.
Reader Perlu Tahu :
Golden age merupakan periode emas perkembangan anak.
Periode usia di bawah lima tahun sebagai periode emas bagi tumbuh kembang anak, karena dalam usia tersebut masa perkembangan anak sangat pesat.
Intinya kalau kita isi otaknya dengan hal yang negatif ( jelek ) maka kedepan nya dia akan menjadi anak yang tidak bisa diatur dan cenderung merugikan dirinya sendiri dan keluarga ( pemberontak ),
tetapi bila kita mengisi otaknya dengan hal yang positif ( baik & benar ) maka kedepan dia akan menjadi generasi yang bisa diandalkan dan menjadi anak yang membanggakan.
💮💮💮💮💮
Aku melihat pintu kamar dibuka oleh seseorang yang tak lain adalah bang Arsen,
Net....belum tidur kata bang Arsen
Belum bang,
Abang juga kenapa belum tidur kataku.
Gak bisa tidur Net, pengen dipeluk sama seseorang..... kata bang Arsen sambil menaik turunkan alisnya seakan memberi kode kepada ku.
Kebiasaan ya sekarang, sahutku asal sambil melanjutkan data yang ada dilaptopku,
Kamu sedang buat apa kok serius banget dengan laptopmu,
Ada deh, kepo.... kataku sambil melirik kearah bang Arsen,
O.... sekarang gitu ya sama abang,
Aku tidak menjawab perkataan bang Arsen, aku masih fokus dengan apa yang aku lakukan yaitu mencari info tentang Kickboxing
Reader Perlu Tahu :
Kickboxing adalah suatu olahraga tempur stand-up yang mengandalkan tendangan dan pukulan, secara historis dikembangkan dari Karate, Muay Thai, Khmer Boxing, dan tinju Barat. Kickboxing dipraktekkan untuk pertahanan diri, kebugaran umum, atau sebagai olahraga kontak fisik.
Aku mencari informasi sebanyak - banyaknya mengenai Kickboxing sebab Jery menerima tantangan dari pihak Aji, agar aku harus mau menerima tantangan tersebut untuk bertanding dengan petarung nya Aji, dan sebagai gantinya keluarga Arsenio bisa dengan tenang kembali kekediaman mereka.
Demi keluarga bang Arsen aku rela menerima tantangan tersebut.
Tapi aku melakukannya hal ini tanpa sepengetahuan bang Arsen.
Aku berdiri dan hendak keluar kamar, ku lihat diatas tempat tidur bang Arsen sudah nyenyak disebelah Putra, aku hanya bisa tersenyum melihat ayah dan anak yang sedang tidur bersama.
Aku melangkah menuju ke dapur, dan ternyata dimeja makan sudah ada bang Dicky yang sedang minum kopi,
Bang, belum tidur kataku menyapanya
Eh...kamu Net, belum bisa tidur.....
kamu juga belum tidur kata bang Dicky,
Belum bang, masih mengutak atik sesuatu kataku sambil membuat kopi sebagai teman begadang.
Net, aku denger dari Miki kamu menerima tantangan Aji ya,
ehm..... jawabku singkat
__ADS_1
Gak perlu kamu lakukan hal itu Net,
kamu sama saja setor nyawa,
mereka itu punya perkumpulan Kickboxing yang sangat terkenal dengan para petarung nya yang sangat handal kata bang Dicky menjelaskan.
Demi kebaikan bersama bang sahutku,
Aku pernah lihat dengan mata kepala sendiri betapa mereka sangat handal dan terkenal kejam dalam melumpuhkan lawan nya,
bahkan dalam pertandingan tantangan yang hanya dilihat kalangan gambler ( penjudi ), petarungnya harus bertarung sampai mati, kata bang Dicky.
Mereka menyebut pertandingan itu dengan nama : Kombat Fighter, kata bang Dicky.
Ya aku tahu bang,
tapi sudah kewajiban ku untuk bertanggungjawab pada tugas sampai titik darah penghabisan kataku tegas tanpa ragu,
Tapi kalau ada cara yang lain kan akan lebih baik,
Cara yang lain adalah menyerahkan Putra untuk dihabisi oleh Aji sahutku dingin.
Agh.... kenapa jadi rumit gini sih kata bang Dicky dengan nada frustasi.
Ya aturan nya memang seperti itu bang,
kalau gak kita yang hancur atau kita yang menghancurkan mereka sahutku geram.
Tapi tantangan ini akan membuatmu diekspos secara Internasional Net, pertarungan ini bukan tingkat lokal tapi akan di siarkan ke para Gambler dunia, kata bang Dicky kuatir.
Iya aku sudah tahu bang, Jery sudah menjelaskan semua aturan dalam tantangan ini, dan tidak ada yang boleh keluar dari ring tarung sebelum salah satunya tak bernyawa, kataku menambahkan keterangan bang Dicky.
Nio tahu kalau kamu akan tanding ?
Gak tahu dan jangan sampai tahu kataku singkat.
Dia harus tahu Net, sebab apa yang kamu lakukan bersangkutan dengan kehidupan nya dan anaknya,
Aku tidak mau bang Arsen kepikiran dan merasa bersalah, biarkan ini menjadi rahasia bang Dicky dan aku juga Safety X,
Kamu terlalu nekat,
Aku minta tolong bang, beberapa hari sebelum tanding aku akan berlatih diarena latihan milik Safety X, tolong dampingi bang Arsen dan Putra, kalau mereka tanya bilang aku ada diluar kota.
Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusanmu, aku hanya bisa bilang :
Kembalilah ke rumah ini dengan selamat.
iya bang.... tx,
Aku juga akan bilang ke bang Arsen kalau aku ada urusan diluar kota untuk beberapa hari dan sementara Miko akan ada di rumah ini menggantikan ku,
Ok,
Selamat berjuang Net, aku doakan misimu berhasil,
Tx bang,
Kamipun mengakhiri perbincangan dengan masuk kedalam kamar kami masing-masing,
dan aku masih berkutat dengan laptop ku kembali untuk mempelajari teori Kickboxing.
Pukul : 23.30 ....
Net, kamu kok belum tidur
kata bang Arsen yang terbangun lalu menuju kekamar mandi,
Aku mau menjawab bang Arsen sudah masuk kedalam kamar mandi, dan aku hanya tersenyum saja melihat bayangan nya dibalik pintu, dan beberapa saat bang Arsen sudah keluar dari kamar mandi dan mendekati ku, belum sampai bang Arsen sampai ke tempat ku aku sudah lebih dahulu mematikan laptop ku agar bang Arsen tidak tahu apa yang aku kerjakan.
Kok kamu belum tidur Net,
tidur sana sama Putra biar abang balik ke kamar,
__ADS_1
Iya bang bentar lagi sahutku,
Sudah malam Net, besok aja dilanjutkan .....
kata bang Arsen sambil mengacak rambutku
Ehm.....sahutku pendek, lalu berdiri menuju ke tempat tidur dan berbaring disebelah Putra,
Aku memiringkan badanku untuk memeluk Putra yang sudah terlelap, aku mencium pipinya dan menikmati aroma wangi baby ditubuhnya.
Aku mau digituin Net, kata bang Arsen.... ternyata masih ada didalam kamar Putra,
Apa sih bang, kirain sudah balik kekamar....
Belum sempat aku melanjutkan jawaban ku, tiba - tiba bang Arsen sudah membaringkan tubuhnya di belakangku dan memelukku dari belakang.....
Bang, nanti Putra keganggu tidurnya kataku...
Makanya diam saja dan jangan bergerak kata bang Arsen, sambil membelaiku...
Bang....
Ehm.... jawab bang Arsen sambil menciumi rambutku dan sesekali dia menyibakkan rambutku dan menciumi tengkukku,
Geli bang, sahutku sambil menggerakkan kepalaku,
Net, abang butuh Net....
Gak boleh bang,
bang Arsen masih suami orang lain,
Net, kita sudah pernah membahas hal itu,
Makanya aku mengingatkan abang agar tidak terlalu jauh dalam bertindak kataku.
Ehm.....
Bang Arsen hanya menjawab singkat saja, tapi dia tetap tidak mau berhenti.....
Aku hanya bisa menarik nafas berat, antara kasihan dan tetap harus bisa menjaga
profesionalisme kerja.
Bang Arsen sudah menggodaku beberapa menit dan dia makin terbakar nafsu terbukti bang Arsen mulai menarik kaosku kebelakang sehingga punggung ku terexpose setengah, dan tidak berhenti disitu bang Arsen malah dengan leluasa menciumi punggung atasku,
Aku bukan orang yang tahan terhadap godaan dan hawa nafsu karena pancingan yang dilakukan bang Arsen, tapi aku harus bisa menjaga harga diri dan martabat sebagai seorang wanita dan aku harus bisa membantu bang Arsen melewati masa sulitnya dalam melewati godaan hawa nafsu.
Apa yang paling berharga yang dimiliki oleh seorang wanita, maka jawabannya adalah harga diri.
Apa yang harus dijaga oleh seorang pria, maka jawabannya adalah jangan sampai jatuh kepada godaan hawa nafsu.
Kuat dan sabarlah terhadap godaan.... batinku.
Bang sudah ya kataku..... sambil melepaskan tangan bang Arsen yang melilit perutku,
akh.... bang kok digigit sih kataku,
Habis dari tadi kamu minta berhenti terus abang masih mau lagi Net, kata bang Arsen,
Bang gak boleh kebablasan bang, kataku sambil mengelus lengan bang Arsen menenangkan nya, tidurlah bang..... kataku,
Baiklah, tapi boleh ya abang tidur dengan kalian kata bang Arsen memohon,
Aduh .... lebih mudah ngomong sama Putra ya bang, kataku menyindir bang Arsen.
Iya ....iya ...abang pindah kamar katanya lesu, sambil beranjak dari tempat tidur dan keluar dari kamar,
End POV
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE
YA SAY 😍😍😍😍😍
__ADS_1