
Bang, untuk beberapa minggu ke depan Janeta ada misi baru dari Safety X jadi ijin ya bang kalau Janeta akan jarang pulang ke rumah ini, kataku kepada bang Arsen yang duduk disofa kamar.
Kok bisa, kan kita sudah minta ijin ke Angel kalau kita mau menikah,
Karena misi baru ini ada kaitan nya dengan kisah masa lalu Janeta bang, jadi Angel mempercayakan misi ini kepada Janeta,
Tanpa menanyakan apa masa lalu Janeta, bang Arsen lalu bertanya,
Tapi apa kamu bisa bagi waktu antara misi dan persiapan pernikahan kita kata bang Arsen.
Bisa bang, Janeta janji akan mengatur dengan baik persiapan pernikahan kita,
Tapi kamu juga harus jaga kesehatan dan keselamatan kamu ya,
Iya bang, kataku sambil memeluk bang Arsen yang masih bertelanjang dada karena habis mandi....
Net, jangan mancing - mancing ya....
Apa sih bang, Janeta cuma meluk aja kok...
Sama aja sayang kamu gak tahu abang sudah menahan selama ini, kata bang Arsen yang sudah me*****t bibirku dengan sangat dalam, penuh dengan hasrat nafsu.......
Agh..... ehm..... lolos sudah lenguhan dari bibirku...... ( oh... God ), kenapa setiap bang Arsen memanjakan ku dengan kelembutan nya membuatku seperti terbang tinggi, batinku.
Aku sedikit mendorong tubuhnya dan menghentikan ciuman kami,
Bang, selama Janeta tugas ingat jangan menghubungi Janeta ya, sampai Janeta sendiri yang menghubungi bang Arsen kataku sambil mengelus dadanya dengan ujung jari manis ku,
Agh..... i..ya, kata bang Arsen sambil menahan erangan karena rasa yang aku timbulkan dari jari manis ku didadanya,
Net stop kamu menggoda abang terus dari tadi sayang......
Ha...ha.... aku tertawa melihat wajah bang Arsen yang sudah memerah karena menahan, sesuatu......
Kamu nakal ya, kata bang Arsen yang langsung merebahkan tubuhku di sofa tempat kami duduk dan langsung menindihku dan mencium ku dengan ciuman yang panas.
Makin lama sudah tidak terkendali ciuman yang dilakukan oleh bang Arsen bahkan tangannya sudah mengelus pahaku dengan lembut sehingga membuatku mengerang dan melenguh karena rangsangan yang aku terima dari rabaan tangan bang Arsen.
Bang...... ๐คฌ๐คฌ
( Nanggung banget thor, seperti dihempaskan dari langit ke tujuh thor..... ๐๐ )
SKIP ๐ฎ
Bunda, Putla au makan disuap bunda rengek Putra sambil minta gendong,
Ok bunda suapi Putra,
bentar Putra duduk sini dulu bunda ambilkan makan .....
Bunda, kalau bunda pelgi Putla main cama ciapa rengeknya.
Ada mbak Siti, ada aunty Engeline ada buk Subur ada Daddy juga sayang, kata ku sambil mencium pipinya....
Putla maunya cama bunda,
Hayo....bunda bilang apa kemaren,
kalau bunda tugas putra tidak boleh rewel.....
masak jagoan merengek dan nangis kalau di tinggal, katanya mau jadi seperti bunda....
kataku menghibur dan menenangkannya.
Iya bunda, Putla mau seperti bunda jadi jagoan dan punya mobil yang kelen ( keren ), sepelti punya bunda katanya antusias.
Pintar..... kataku sambil mengelus kepalanya.
__ADS_1
Seharian ini aku memang sengaja memanjakan semua orang yang ada di rumah bang Arsen, terutama memanjakan bang Arsen dan Putra.
Non, kok malah sibuk didapur bukannya istirahat kata buk Subur,
iya bunda ini kok malah sibuk buat camilan sahut mbak Siti yang memulai memanggilku ku dengan panggilan bunda ngikuti Putra,
pengen buat aja buat kita nikmati bersama kataku,
Ibuk bantu ya non kata buk Subur,
silahkan buk sahutku
Aku lihat aja ya Bun, aku tinggal menikmati aja Bun kata mbak Siti seperti anak kecil,
aku terkekeh melihat tingkah mbak Siti.
Mbak Siti kenapa ikut - ikut seperti Putra sahut jagoanku dengan wajah cemberut,
Titip Putra ya, buk Subur - mbak Siti,
Siap non..... kata buk Subur
Siap Bun....kata mbak Siti
Saya juga siap bos kata Engeline dari arah pintu ..... yang langsung gabung dengan kami didapur.
------- SKIP ๐ฎ ---------
Hari ini aku sudah berada di kediaman Pak Januardi, rumah yang cukup besar dengan perabotan yang sangat mewah, style orang kaya batinku.
Non, silahkan duduk kata seorang ibu - ibu yang mempersilahkan ku duduk di ruang tamu dengan sofa - sofa yang besar.....
Terima kasih sahutku,
Mau minum apa non,
Baik non ditunggu sebentar ya, sekalian saya panggilkan nyonya Margaretha ya non,
aku hanya membalas dengan senyuman dan sambil menunggu aku membuka hp ku dan mengecek email yang masuk,
email dari pak Januardi tentang kegiatan Jordy yang harus aku kawal.
Ehm..... ternyata nanti sore dia ada acara dengan para pebisnis muda di club D'Manly.
Catatan :
Club D'Manly adalah Club' kalangan atas memiliki fasilitas full lengkap dan tidak sembarangan orang bisa masuk di club tersebut.
Club D'Manly sebenarnya milik Jery, dia merintis club tersebut sejak masih kuliah dan dengan kegigihan nya dia bisa merintis club tersebut dan berhasil.
Kami para agen diberikan akses exeklusif member jadi hanya dengan menunjukkan kartu member kami maka semua pegawai sudah paham bahwa kami member spesial.
Janeta..... teriak seorang wanita ke arahku yang tak lain adalah nyonya Margaretha.
Aku berdiri dan memeluknya,
Ayo Tante tunjukkan kamar kamu, anggap rumah sendiri ya, kamu bebas mau melakukan apa saja di rumah ini, jangan sungkan..... kata nyonya Margaretha panjang yang membuatku tersenyum.
Terima kasih nyonya jawabku...
What..... jangan panggil dengan panggilan nyonya kamu bukan pembantu kami,
panggil Tante saja dan untuk suami ku panggil om, ok.... !
baik Tante sahutku.
Kami memasuki sebuah kamar yang sangat luas dan dengan nuansa ruangan yang teduh dan soft.
__ADS_1
Bagaimana kamu suka dengan kamar kamu kata Tante Margaretha,
Kemaren Tante sendiri yang menyiapkan dan mendesain kamar kamu ini,
Tante suka kamu mau tinggal disini kata Tante Margaretha antusias.
Janeta suka Tante, sahutku.....
Aku meletakkan tas ransel ku dan tas pakaianku di sebelah lemari pakaian.
Tante tinggal dulu ya,
o..iya om masih dikantor kalau Jordy masih dikamar nya dan kamu bebas mau ketemu dan masuk kamar Jordy,
baik Tante, siap ! kataku singkat.
Setelah Tante Margaretha keluar dari kamar aku juga ikut keluar dari kamar dan melangkah ke kamar Jordy yang sudah ditunjukkan oleh Tante Margaretha.
Tok....
tok....
tok....
Ceklek,
eh....kak Janeta.... masuk kak kata Jordy.
Tx sahut ku singkat sambil masuk kedalam kamar Jordy.
Duduk kak,
Ok.....
Kapan datang kak,
Barusan kataku,
Kakak mau bicara sama kamu, duduklah kataku sambil menyuruh Jordy duduk,
Ceritakan semua tanpa ada yang ditutupi kataku tegas sambil melihat kearah Jordy,
Baik kak,
Semua berawal ketika aku bermain dirumah temanku kak, namanya Leon, dia yang mengenalkan ku dengan Nathasa, dia bilang kalau Nathasa masih single dan Nathasa juga mengiyakan bahwa dia masih single.
Huft..... ( nafas berat )
Aku masih memperhatikan nya dengan santai cerita Jordy,
Dia benar-benar wanita idaman kak, dia bisa membuatku nyaman didekatnya dan dia sangat perhatikan kepadaku.
Setiap pulang kuliah Jordy pulang ke apartemen, Nathasa selalu siap mengantar makan siang ataupun makan malam ku.
Sebagai kekasih aku memanjakannya dengan fasilitas yang dia inginkan; shoping dengan barang branded dan juga perawatan diklinik mahal dan juga aku membeli kan dia mobil yang dia inginkan, kata Jordy.
Mama dan papa tidak kurang - kurang menasehati ku, agar aku sudahi hubunganku dengan Nathasa, tapi aku sudah cinta buta dengan Nathasa dan aku tidak peduli kan nasehat papa dan mama.
Hubungan ku dengan Nathasa belum lama kak, baru 3 bulan tapi mulai kesini aku menerima teror dan ancaman secara langsung dari Genk Black Mask.
Aku juga sebenarnya tidak tahu kalau ketua Genk Black Mask adalah pacar Nathasa, makanya aku selalu menerima ancaman dan terakhir mobilku ditabrak sebuah truk yang ternyata sudah disetting oleh pihak Black Mask, dan pernah juga aku diancam dan ujung-ujungnya mereka minta uang damai kepada papa dengan nominal yang sangat besar kak.
Dari situ aku mulai sadar bahwa benar kata papa dan mama Nathasa bukan cewek baik - baik sahut Jordy.
Apakah yang akan terjadi dengan Jordy ???
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE
__ADS_1
YA SAY ๐๐๐๐