THE NANNY ( Pengasuh )

THE NANNY ( Pengasuh )
Mengungkap Identitas


__ADS_3

Kak Gerald menundukkan kepalanya,


Agh.... bodoh.... bodoh..... katanya dengan emosi.... dan sesekali aku melihat kak Gerald meremas kasar rambutnya, dan bahkan membanting botol minuman yang ada dimeja.


Aku biarkan dia melampiaskan emosinya, dia butuh penyaluran emosi ....


Laki - laki mana yang tidak marah bila wanita yang dia cintai dan sayangi dengan mudah mengkhianatinya.


Aku tidak percaya Net,


Tapi itu kenyataan nya kak,


Anet tidak pernah mengada - ada bahkan dengan jelas video tersebut murni tanpa ada editan sahutku menjelaskan.


Maaf kak, bukan Anet membela klien Anet, tapi ini fakta sesungguhnya kataku.


Semua kembali kepada kak Gerald akan mengakhiri semua ini atau tetap memilih wanita busuk itu sahutku menekankan kata busuk pada akhir kalimatku.


Aku melihat kak Gerald berdiri dan hendak keluar dari ruangan 123,


kak.... kak Gerald mau kemana panggilku


Mau menyelesaikan semua pengkhianatan ini, sahutnya pelan.


Duduk lagi kak, kita buat rencana bersama... Anet akan bantu sahutku ...


Jangan gegabah, ingat musuh kak Gerald bukan orang sembarangan dia seorang Andro sahutku mengingatkan nya.


Kak Gerald menoleh dan kembali duduk dengan lesu.


Kak, masak seorang mafia tertunduk lesu hanya karena pengkhianatan seorang wanita, harusnya kak Gerald bersyukur wanita itu belum menikah dengan kak Gerald dan belum melahirkan anak - anak kak Gerald kataku menasehatinya.


Dia seperti mendapatkan oase ditengah Padang gurun, dia terkesiap karena teguran ku dan mulai duduk tegak ingin menunjukkan bahwa dia pria yang kuat.


Aku tersenyum melihat tingkahnya.


Apa rencanamu Net, kata kak Gerald.


kak...kak.....body mu aja sangar kak, kamu memang mafia kelas kakap tapi masalah wanita saja kamu gak bisa mengatasi nya, ejekku...


Ayo ikut Anet kataku sambil menggandeng tangannya dan mengajaknya keluar ruangan 123 dan menuju pintu keluar club D'Manly.


Didepan pintu keluar aku bertemu dengan Demon...


Nona, apa baik - baik saja katanya


Iya Mon aku baik - baik saja, jangan kuatir sahutku.


Nona butuh pengawalan,


He..he... gak perlu Mon, aku akan mengajak pria ini keluar kataku sambil menunjuk ke arah kak Gerald,


Baiklah nona, hati - hati kata Demon.


Tx ya Mon, bye.....


Kok kamu akrab sama pemilik Club Net, apalagi dia memanggil mu nona... ??


Ada hubungan apa kamu sama pemilik Club kata kak Gerald penasaran.


Dia ditakuti banyak mafia lho Net kata kak Gerald.


Kepo sahutku tak menjawab pertanyaan kak Gerald.


( Kak Gerald gak tahu kalau Demon bukan pemilik yang sesungguhnya dan kak Gerald juga gak tahu kalau Demon sangat patuh kepadaku, batinku )


Aku menarik tangan kak Gerald dan membawanya kearah mobilku, tapi belum sempat aku masuk beberapa pistol sudah mengarah ke kepala ku.....

__ADS_1


Turunkan....!!! teriak seseorang dari arah lain pintu mobil ku,


Maaf Bos, kata beberapa orang yang mengarahkan pistolnya kepadaku dan mereka langsung menurunkan pistol mereka dengan segera.


Ya mereka anak buah kak Gerald.


Perhatikan wajahnya kalau lain kali kalau ketemu sama wanita cantik ini jangan sekali-kali melawannya, justru kalian harus melindunginya kata kak Gerald dengan nada tinggi.


Baik Bos..... kata mereka serempak.


Aku tersenyum saja melihat bos dan anak buah saling menatap, .... dan jelas bos nya yang menang.....


Masuk kak,


Ok....


Kami sudah berada didalam mobilku,


๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ Mobil macam apa ini,


kenapa aku tidak punya.... kata kak Gerald terpana melihat semua fasilitas dan interior mobilku.


Anet.... Jelaskan.... !!!


Kenapa kamu punya sedangkan kakak baru tahu ada mobil seperti ini katanya geram.


Lha kenapa kak Gerald tidak buat sendiri kataku enteng,


Siapa kamu sebenarnya dik,


Aku adiknya kak Gerald sahutku sambil tersenyum,


Anet jangan main-main dengan kak Gerald, dan kenapa keluarganya Jordy minta perlindungan mu..... ???


Seperti nya kakak ku ketularan virus kepo,


Aku terus melajukan mobilku dijalur TOL dengan kecepatan tinggi sehingga membuat kak Gerald sedikit ngeri melihat caraku menyetir.


Tiba - tiba ada yang menghubungiku dan akupun menurunkan kecepatan mobilku,


Hallo Net,


Iya Jer sahutku,


Jadi kamu jalan sama bang Gerald... ??


Ini sudah jalan sama kak Gerald,


Ok sekarang arahkan tujuan mobilmu kejalur Puncak, ada sesuatu yang harus kamu lihat..


Ok siap,


Eh... tunggu kata kak Gerald,


Itu siapa yang menelpon kamu ?


Kok dia bisa kenal kakak...


Kami berdua ( aku dan Jery ) tertawa lepas ..... mendengar pertanyaan kak Gerald.


Itu Jery kak, teman - adik dan keluargaku sahutku...


Hei, kamu punya keluarga selain kak Gerald tanyanya,


Ya iyalah mana ada selama 7 tahun aku tidak punya keluarga lain sahutku santai.


Net..... kakak sungguhan tanya sama kamu..

__ADS_1


Akhirnya aku Mengungkap Identitas rahasia yang sudah aku simpan selama ini.


Kak, selama 7 tahun aku pergi meninggalkan kakak untuk tujuan membalas kematian papa dan mama, Jery lah yang membantu ku mengungkap dan menemukan siapa dalang pembunuh papa dan mama,


Aku tidak punya saudara untuk menampung dan membantu ku mencari teka-teki kematian papa dan mama, Jery dan Angel lah yang membantu ku keluar dari keterpurukan dan untuk membekali rencanaku mereka mengirim ku ke camp pelatihan agen di Rusia sahutku.


Aku melihat wajah kak Gerald menunjukkan kesedihan yang dalam.


Maafkan kakak yang tidak bisa menjagamu,


Tidak apa-apa kak, aku sudah tahu semua.


Berkat Jery lah aku tidak menyalahkan kak Gerald, kalau tidak ada Jery maka bisa - bisa aku menghabisi kak Gerald sahutku tegas.


Sekalipun kakak adalah kakak kandungmu,


Iya sekalipun kak Gerald saudara kandungku kataku memberikan penekanan.


Dan Janeta adalah agen Safety X, kataku pelan.


What..... ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ


Bagaimana bisa....


Gak mungkin..... kata kak Gerald tidak percaya,


Iya bang, Janeta adalah agen Safety X kata Jery disambungan telepon,


Bahkan Janeta adalah wakil pimpinan Safety X kata Jery ikut menjelaskan.


Kak Gerald tertunduk lesu... antara kaget dan tidak percaya.


Akankah saatnya nanti kita akan bertemu sebagai musuh Net,


Sekarang pun kita musuh kak jawabku,


karena aku masih dalam misi melindungi Jordy, sampai kak Gerald melepaskan Jordy maka Anet musuh kak Gerald kataku dengan tegas kepada kak Gerald.


Bagaimana bisa jalan hidup kita seperti ini Net, kakak tidak mau berhadapan dengan mu sahutnya lesu.


Kalau ada pilihan Anet pun tidak akan mau melawan kak Gerald jawabku tapi kalau ini berhubungan dengan misi Safety X maka Janeta akan melawan siapapun tak terkecuali kak Gerald kataku tegas.


Safety X adalah keluarga ku kak kataku menegaskan.


Oh....God, kami baru dipertemukan tapi rasanya sakit seperti ini kata kak Gerald pelan sambil menyandarkan kepalanya di sandaran jok mobil,


Sabar kak...... sahutku sambil fokus kedepan melihat ramainya jalur ke Puncak,


Cari cafe dulu Net, kakak mau ngopi dan makan .... lapar katanya sambil dengan posisi memejamkan matanya.


Iya bos sahutku sambil tersenyum manis,


Begini rasanya jalan sama seorang kakak, karena dari aku remaja pun jarang ketemu kak Gerald karena dia sudah pisah rumah dan mendirikan Genk Black Mask.


Tak terasa kami sudah ada di wilayah puncak dan aku memarkirkan mobil ku disalah satu cafe yang masih cukup ramai oleh pengunjung yang rata - rata anak muda, dengan cuaca yang lumayan dingin aku menikmati live show music yang di suguhkan oleh cafe ini,


Kak pesanan nya sudah datang kataku, ayo makan dulu....


Ok....


Kami pun menikmati makan malam kami dan menikmati suasana cafe, aku juga memesankan makan untuk para bodyguard kak Gerald yang mengikuti kami terus.


Kamu nanti bayar pake kartu kakak saja, kata kak Gerald sambil menyerahkan kartu debit kepadaku dan aku pun mengambilnya dan memasukkannya kedalam tas selempang ku.


KIRA - KIRA APA YANG AKAN DITUNJUKKAN OLEH JERY KEPADA JANETA DAN GERALD ?


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE

__ADS_1


YA SAY ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2