THE NANNY ( Pengasuh )

THE NANNY ( Pengasuh )
Menunggumu


__ADS_3

Arsenio POV


Sudah hampir satu minggu tapi belum ada kabar dari Janeta, bahkan aku sudah tanya ke Miki dan Miko merekapun tidak tahu kemana Janeta berada.


Memang Miki dan Miko tidak tahu menahu tentang Misi yang dikerjakan Janeta, Jery dan Billy.


Putra selalu merengek minta bertemu dengan Janeta, aku tidak tahu harus mencari nya kemana, bahkan aku sudah menghubungi Angel X dia katakan akan menemui ku beberapa hari lagi untuk membahas penyelesaian misi yang aku minta kepada Safety X, padahal yang aku harapkan adalah jawaban tentang posisi Janeta.


Menunggu adalah satu kata tapi membuat seseorang menanti sebuah ketidakpastian,


menunggu adalah hal yang membosankan.


Aku gelisah....


jiwaku seakan dibawa melayang tanpa arah,


kegundahan hatiku mencari seseorang yang kunanti,


menunggumu adalah hal yang saat ini aku lakukan.


End POV


Dad, Putla mau bunda.....


ayo dad telepon bunda..... hiks....hiks.....hiks....


belum sempat aku menenangkan putra, tiba - tiba ada no tak kukenal menghubungi ku....


Hallo, jawabku


Selamat siang tuan Arsenio, ini saya Angel X,


tolong luangkan waktu anda sekarang untuk ketemu dengan saya di Resto Cahaya, saya tunggu - tx


Baik Bu Angel, jawabku


akhirnya..... aku akan mencari tahu tentang keberadaan Janeta, batinku.


Putra, Daddy mau menemui aunty Angel, putra dirumah dulu sama mbak Siti ya, kataku menjelaskan kepada anakku dan mencium pipinya.


iya dad, kata putra sedih.....


SKIP ๐Ÿ’ฎ


Selamat siang Bu Angel, maaf sedikit terlambat karena jalan sangat macet di jam makan siang kataku sambil meminta maaf,


iya gpp pak Arsenio, silahkan duduk kata bu Angel....


begini pak Arsenio saya akan menjelaskan bahwa kontrak kerjasama kita sudah selesai dan masalah tertangkap nya Aji kasusnya sudah ditangani langsung pihak berwajib dan pihak Safety X mewakili anda akan mengajukan tuntutan mengenai ancaman dan penculikan kepada Putra,


Baik Bu Angel saya ikut langkah yang diambil oleh Safety X, kira - kira apa lagi yang harus saya lakukan,


pak Arsenio silahkan pelajari nkemudian anda tanda tangani semua berkas ini, anda bisa membawa pulang semua berkas ini, saya akan menunggu 2 hari dan nanti saya akan menyuruh Miko untuk mengambil berkasnya,


Baik Bu Angel dan saya pelajari semua berkasnya, sahutku


Baik pak Arsenio saya permisi dan terima kasih atas kerjasamanya,


Bu Angel..... maaf apa saya boleh bertanya diluar kerjasama kita, kataku sedikit ragu


iya silahkan pak, sahut Angel X

__ADS_1


Boleh saya tahu keberadaan Janeta......


lama Bu Angel tidak menjawab pertanyaan ku, sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan....


Begini pak Arsenio, bukankah kerjasama kita sudah selesai jadi anda sudah tidak ada kaitan lagi dengan para agen kami,


Bu Angel tolong saya Bu, baru kali saya mencari seseorang yang benar - benar sangat berarti dalam hidup kami.


setiap hari anak saya menanyakan Janeta dan dia selalu merengek dan menangis minta ketemu dengan bunda nya Janeta.


Saya sudah tidak tahu harus mencari nya kemana lagi..... semua akses untuk mencari Janeta serasa tertutup.


Anak anda atau anda yang mencari Janeta,


Ehm....kami berdua bu,


Kami berdua merindukan nya, rasanya saya sudah kehilangan separuh nyawa ketika mengetahui dia tidak ada di antara kami lagi,


kataku dengan pilu.


Baiklah saya tidak bisa menolak kalau ini berhubungan dengan putra anda,


Janeta berada di Klinik Majesty, klinik pribadi milik Safety X di jalan Hasanudin 10 ----


datang lah kesana nanti ada Jery yang akan menjelaskan kepada pak Arsenio.


Baiklah kalau begitu saya permisi dan terima kasih, kata bu Angel sambil berdiri dan melangkah keluar resto.


Aku mengangguk kan kepala dan membalas nya,


saya ucapkan banyak terima kasih banyak bu Angel kataku sambil mengantarnya keluar resto.


Akhirnya ini akhir dari menunggumu, batinku senang.


Sambil menyetir aku tersenyum bahagia, Janeta....nama yang aku rindukan .... akh aku hampir gila baru satu minggu tidak ketemu saja rasanya seperti tidak bertemu selama satu tahun, aduh..... lebay.... ๐Ÿ˜Š


Perasaan dan hatiku sedang berbunga-bunga saat ini ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ


Hampir 30 menit aku melajukan mobilku dan saat ini aku sudah berada di parkiran sebuah bangunan yang sebenarnya lebih mirip rumah minimalis, sangat elegan --- besar dan mewah, bahkan aku melihat beberapa mobil mewah berjajar rapi di area parkiran, dan sesaat aku juga melihat mobil Janeta diantara mobil yang ada diparkiran.


Berarti benar kata bu Angel bahwa Janeta ada di rumah ini.


Aku keluar dari mobil dan disambut oleh seorang security,


Selamat siang pak ada yang bisa saya bantu katanya,


iya pak saya mau ketemu sama pak Jery, katakan pak Arsenio mau ketemu, kataku menjelaskan pada security tersebut.


baik pak, kalau begitu bapak bisa menunggu di ruang tunggu,


baik terima kasih sahutku.


sekitar 10 menit aku menunggu Jery, dan saat aku mengarahkan pandanganku di arah pintu paling ujung muncul Jery dengan senyum manis kearah ku dan menyapaku,


Selamat siang bang Arsen, katanya


Selamat siang Jer, bagaimana kabarmu


Baik bang, silahkan duduk kembali bang...


Jer, tidak perlu aku berbasa basi kepadamu, tolong kasih tahu kepadaku dimana Janeta,

__ADS_1


Jer aku sudah mencarinya hampir seminggu ini, kamu tahu rasanya menunggu dan mencari tanpa hasil ..... seperti orang frustasi Jer kataku menegaskannya kepada Jery.


Aku kehilangan arah tujuan hidupku tanpa Janeta di sisiku ditambah Putra terus menanyakan bundanya dan menangis terus,


rasanya dadaku sesak.....


Jery menatapku dengan pandangan sedih,


Tolong Jer, dimana Janeta kataku memohon.


Please Jer,......


Bang..... maaf sebelumnya kalau aku merahasiakan semua ini dari bang Arsen,


tapi nanti bang Arsen akan terkejut dan sedih kalau melihat Janeta katanya


Jer, apa maksudmu....


Ikut aku bang, kata Jery sambil berdiri dan melangkah menuju ke arah sebuah pintu besar, dan kamipun masuk kedalam sebuah ruangan dan aku melihat ada beberapa perawat, dan diruangan besar ini ada beberapa pintu seperti sepeti ruang rawat inap....


Jery membuka sebuah pintu dengan tulisan nama "Janeta ", dan perasaan ku makin gelisah.....


Masuk bang,


ehm.... aku mengikuti langkah Jery ....


Aku melihat seseorang yang aku kenal sedang terbaring dengan dikelilingi banyak alat, bahkan ditubuhnya terpasang banyak selang dan kabel dan aku tidak tahu fungsi semua alat itu,


Aku berdiri mematung dan terkejut, wanita yang aku cari satu mingguan ini sedang terbaring lemah dan aku belum tahu apa penyebab nya,


Bang itu Janeta kata Jery,


Aku mendekat dan memperhatikan dengan seksama wanita yang sudah mengisi hatiku, aku duduk dikursi disebelah tempat tidur nya dan memegang tangannya, aku elus dan sesekali aku memperhatikan wajahnya, aku tidak percaya dengan pemandangan di depanku ini.....


Kamu janji mau pulang dengan selamat, aku kesini menagih janjimu, kataku pelan....


sambil menciumi punggung tangannya,


Aku meneteskan air mata karena wanitaku tidak bergerak sama sekali,


hatiku rasanya ditusuk ratusan pisau...... ๐Ÿ”ช


sakit sesakit sakitnya......


Bangun Net, abang dan Putra rindu kamu....


Putra nanyain bunda nya terus.....


Apa kamu gak kangen dengan kami.....


Bangun sayang...... kataku sambil menundukkan kepalaku .....


Net, kamu tahu menunggumu sungguh membuat nafas abang sesak,.....


Bagun sayang..... kataku pelan sambil mengelus pipinya,


Inikah rencanaNya bagi ku, disaat aku berharap lebih akan perasaan ku kepada nya, malah aku diperhadapkan dengan kenyataan pilu dan menyedihkan seperti ini.


Aku akan terus menunggumu sampai kamu bangun dan kembali kepada kami, batinku.


Akankah Janeta bangun dari komanya atau dia akan meninggalkan semuanya....

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE


YA SAY ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2