THE NANNY ( Pengasuh )

THE NANNY ( Pengasuh )
Clear


__ADS_3

Kak aku pulang dulu ya kataku setelah mengantar kak Gerald di rumahnya yang sangat besar,


Kenapa gak tidur di rumah kakak saja,


Next time kataku sambil memeluknya dan mencium pipinya,


Tx ya dik sahutnya pelan


Jangan dipikirkan lagi, semua sudah selesai dan clear kataku sambil mencubit pipinya.


Ok....


Jangan lupa lusa Anet jemput untuk ketemu dengan keluarga Jordy meluruskan semuanya,


Siap bos.... kata kak Gerald.


SKIP ๐Ÿ’ฎ


Aku melajukan mobilku ke rumah keluarga pak Januardi, karena ada sesuatu yang akan aku sampaikan kepada keluarga Jordy tentang ancaman yang selama ini dia alami.


Seorang bodyguard membukakan gerbang kepadaku, penjaga dan para bodyguard sudah tahu bahwa aku yang datang,


Malam non sapa mereka kepadaku yang sudah turun dari mobil,


Malam juga,


masuk dulu ya.... kataku


Silahkan non,


Aku memasuki pintu utama rumah pak Januardi dan melihat suasana rumah yang sepi.... tapi di area meja makan masih ada tanda kehidupan... ada seseorang yang sedang melamun..... Jordy..., ada apa dengan anak itu batinku.


Jord, kok belum tidur sapaku


Eh...mbak kaget aku sahut Jordy....


Melamun aja,


he..he.... iya mbak,


Baru pulang mbak....


Iya.... jawabku sambil mengambil minum dikulkas.


Kenapa belum tidur.....


Gak tahu mbak, mataku gak bisa diajak kompromi...gak mau merem ( tutup mata ).


Bukan mata yang gak bisa diajak kompromi tapi pikiran kamu yang tidak bisa diolah....


Tahu aja mbak,


Istirahat lah besok mbak akan menjelaskan semua masalahmu yang berkaitan dengan Black Mask,


Kenapa gak sekarang saja mbak,


Besok saja sekalian ada Papa-mama mu,


Baiklah mbak.....


Mbak boleh Jordy minta sesuatu.....


Apa sahutku sambil meletakkan minuman kaleng ku diatas meja,


Jordy mau dipeluk mbak Janeta katanya pelan.... antara takut aku tolak atau malu.


Baiklah sini..... kataku sambil aku berdiri dan Jordy pun mendekati ku dan langsung memeluk ku,


Manja banget sih, kataku sambil mengelus kepalanya.


Aku sudah menganggap nya sebagai seorang adik.


Mbak kalau masalah ini sudah clear, apakah mbak Janet akan melupakan kami terutama aku katanya sendu.


Kamu bisa menghubungi mbak kapanpun kamu mau, kita masih bisa ketemu asal tidak bentrok dengan jadwal mbak.....


Makasih banyak ya mbak, Jordy serasa punya kakak yang mengayomi adiknya.


Lha memang kamu adiknya mbak Janet kan,


Ehm....sahut Jordy sambil memelukku makin erat.


Besok-besok jalani kehidupan mu dengan baik dan jaga Papa-mama, jadi anak laki-laki yang bertanggung jawab kataku.


Iya mbak,

__ADS_1


Sudah ayo tidur..... kataku


Mbak.... tidur dikamar Jordy ya sahutnya sambil menggandeng tanganku.


Kalau Mbak tidur dikamar kamu, lha terus kamu tidur dimana ...


Ya tidur berdua maksud Jordy,


Itu maunya kamu....


bisa - bisa kamu gak bisa tidur,


Bisa mbak....


Kamu merem tapi adik kamu apa bisa merem kalau ada mbak disebelah kamu,


Dasar adik mesum sahutku sambil menonyor kepala Jordy....


He..he.... iya ya mbak, sahut Jordy sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


SKIP ๐Ÿ’ฎ


Pukul : 07.00


Aku sudah rapi, sekalipun hanya tidur beberapa jam, aku keluar dari kamar....


Selamat pagi om - Tante, sapaku kepada pak Januardi dan istrinya yang sedang ada di ruang keluarga.


Selamat pagi juga Janeta,


Kamu pulang jam berapa kata Tante Margaretha.


Sekitar jam 03.00 an Tante jawabku,


lha berarti baru tidur sebentar dong,


kenapa bangun....harusnya bangun siang saja sayang kata tante Margaretha sambil menyusul ku disofa dan duduk berhimpitan denganku,


Lucu..... beliau menganggap ku anak perempuannya...


Mah, apaan sih kasian Janeta kalau mama ikut duduk disebelah Janet kata pak Januardi.


Janeta gak nyaman duduknya ma.....


Ih....papa, biarain lha Janet nya saja gpp kok, iya kan sayang kata tante Margaretha kepadaku dan akupun meng-iyakan dengan tersenyum.


Ada apa pah, kata Jordy yang tiba - tiba muncul tanpa memakai baju hanya celana tidur saja, ternyata bodynya tidak mengecewakan batinku.


Itu mama kamu duduk dempetan sama Janet, kan kasihan Janet terjepit badan mamamu kata pak Januardi.


Ma..... pindah gak, kata Jordy sambil menarik tangan mamanya.


Jordy... !!! mama maunya duduk sama Janet, teriak Tante Margaretha kepada Jordy.


Aku hanya tersenyum melihat kelakuan mama dan anak yang seperti anak kecil.


Om-tante juga Jordy .... Janet mau melaporkan hasil pertemuan Janet dengan ketua Genk Black Mask kataku yang langsung membuat ketiga orang yang ada dihadapan ku berubah serius.


Jadi begini om-tante,


Janet dan ketua Genk Black Mask sudah ada kesepakatan bahwa permasalahan Jordy dengan Genk Black Mask sudah Clear.


Jadi sudah tidak ada yang perlu dicemaskan lagi kataku.


Jordy bebas melakukan aktivitas nya tanpa ada gangguan atau ancaman dari pihak Genk Black Mask kataku menjelaskan.


Mereka terkejut dan bercampur bahagia,


Nak Janeta terima kasih kata om dan Tante yang langsung berdiri memelukku,


Aku hanya bisa menerima pelukan bahagia mereka.


Sedangkan Jordy hanya diam seakan tidak percaya dengan apa yang didengarnya.


Tapi ketua Genk Black Mask minta ketemuan langsung dengan keluarga om dan Tante kataku.


What.... !!!


Tante takut sayang....


Tidak apa-apa Tante, Janeta akan menemani om, Tante dan Jordy....


Baiklah nak Janeta om bersedia bertemu dengan ketua Genk Black Mask sahut om Januardi.


Kapan dan dimana mau ketemu nya sahut Jordy

__ADS_1


Rencana nanti malam dan dirumah ini jawabku,


Janet sayang.... Tante kok takut ya.....


He..he...gpp Tante, dia baik kok kataku meyakinkannya.


Baiklah, kalau begitu sekalian makan malam ya, Tante akan siapkan ....


Janet...kira - kira ketua Genk Black Mask kesukaannya apa ya....


Namanya Geraldino Tante,


Dia suka sop buntut Tante dan tempe goreng sahutku sambil tersenyum.


O.....simple ya,


kirain makanan yang aneh-aneh jawab Tante Margaretha.


Jangan Tante pikir makanan ketua Genk Black Mask daging mentah ya sahutku, sambil tersenyum.


Dia manusia biasa kok Tante....


He..he...iya ya....kata Tante Margaretha sambil tersenyum.


Janeta .... panggil om Januardi kepadaku,


atas nama keluarga Om mengucapkan banyak terima kasih Janet sudah membantu masalah keluarga om terutama masalah Jordy,


Sama - sama om jawabku,


ini sudah tugas saya om.....


Terima kasih juga sudah mempercayakan Masalah om kepada Safety X sahutku.


Janeta sayang, Janeta mau hadiah apa dari kami kata Tante Margaretha sambil memegang tanganku.


Janeta tidak ingin apa - apa Tante,


Minta doanya saja sekitar dua mingguan Janeta akan menikah.


What....๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ๐Ÿคฌ teriak Jordy,


Siapa laki - laki yang akan menikahi mbak Janeta katanya kepo.


Lain kali mbak akan ajak ketemuan dengan om, Tante dan Jordy kata ku mantap.


Pupus harapanku kata Jordy sambil cemberut.


Ha..ha.... kamu itu adiknya mbak,


masak iya adik cinta sama mbaknya sahutku sambil terkekeh...


Apa Jordy cinta sama Janeta,


Kamu anak kurang **** gak tahu berterima kasih, kata Tante Margaretha sambil berdiri dan memukul Jordy.


Sakit ma,


Biarin kamu bikin malu mama dan papa terus,


Nanti sore saya akan menjemput Geraldino, dan akan Janet bawa ke rumah ini untuk ketemu om, Tante dan Jordy.


Baiklah,


Ayo sekarang kita sarapan dulu.... kata om Januardi sambil berdiri menuju keruang makan.


Awas ya kalau kamu menikung calon kakak ipar mu sahut Tante Margaretha masih melanjutkan omelan nya kepada Jordy,


Iya mam, Jordy gak akan nikung Abang.... katanya sambil menjauh dari pukulan Tante Margaretha,


Mbak sungguhan mau nikah.... kata Jordy sambil merajuk dan mendekatiku,


Pindah gak kamu kata tante Margaretha kepada Jordy,


Mam, aku mau deket mbak Janeta kata Jordy merengek.


Aku hanya bisa tersenyum melihat mereka, hampir dua Minggu berada di antara mereka membuatku memiliki keluarga kembali, mereka menerima dan menyayangi ku.


Inikah rasanya sebuah keluarga.... andai kak Gerald gabung dengan kami maka akan terasa sempurna batinku sambil tersenyum dan mendudukkan pan***ku dikursi makan.


Setelah masalah clear rasanya beban ini plong.


Fokus Pernikahan Janeta.... teriakku dalam hati......


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE

__ADS_1


YA SAY ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2