THE NANNY ( Pengasuh )

THE NANNY ( Pengasuh )
Ungkapan Perasaan


__ADS_3

Aku melangkah menuju ke kamar bang Arsen,


tok,


tok,


Masuk teriak bang Arsen dari dalam kamar,


Aku membuka pintu dan masuk.....


Bang, panggilku


Hei Net, morning


ayo duduk dulu kata bang Arsen mempersilahkan ku duduk disofa kamarnya,


Kamar yang besar dan elegan, terkesan sangat mewah menurut ku dan membuat siapapun merasa nyaman saat ada didalam kamar ini,


Bang, Janeta mau bicara kataku


Ok bentar ya....


Ada apa Net, tumben mau kekamar abang,


Janeta mau ijin,


beberapa hari kedepan Janeta ada urusan diluar kota kataku kepada bang Arsen yang masih sibuk memasang dasinya,


Kok mendadak, kata bang Arsen sambil menghentikan aktivitas nya memasang dasi lalu mendekati ku,


Net, kalau Abang boleh tahu kamu mau kemana kata bang Arsen sambil memegang tanganku,


Safety X membutuhkan ku untuk melakukan tugas diluar kota, paling sekitar semingguan bang,


Kalau Putra tanya aku harus jawab apa,


Ya jawab saja aku keluar kota bang,


Kalau aku kangen bagaimana Net, kata bang Arsen sambil merajuk seperti anak kecil,


Kalau kangen sebut namaku 3 kali bang, kataku sambil tertawa.....


Kamu Net, abang tanya serius....


Iya...iya .... maaf,


Jangan seperti itu bang nanti Janeta berat lho saat bertugas kataku,


Iya deh, abang minta maaf ya ....


tapi kamu janji kalau sudah selesai cepat pulang ya,


Iya bang, ...


Net.......


Apa bang,


Boleh Abang minta sesuatu,


Minta apa,


Tutup matamu dulu....


Aku mengikuti apa yang menjadi arahan bang Arsen, aku perlahan menutup mataku dan menunggu apa yang akan dilakukan bang Arsen,


beberapa detik aku menunggu, aku merasakan sesuatu yang hangat di area bibirku...


Aku tahu bang Arsen minta untuk melakukan ciuman denganku,


Aku diam tanpa menolak perlakuan bang Arsen kepada ku, perlahan bang Arsen mulai me***t bibirku, terasa hangat dan basah...

__ADS_1


hembusan nafas yang menderu menandakan gairah nafsu sudah memenuhi bang Arsen, dia makin menuntut lebih dengan menekankan kepalaku agar ciumannya lebih dalam lagi masuk kedalam mulutku.


Ba....ngh, agh......ehm.....


Aku tidak bisa melepaskan pagutannya, serasa ada lem yang membuat ku tidak bisa lepas dari ciuman bang Arsen, tapi dengan tekat aku mendorong tubuh bang Arsen dengan kuat,


Akhirnya aku bisa lepas dari bang Arsen,


Bang..... kataku sambil dengan nada tinggi,


maaf Net kata bang Arsen sambil mengusap bibirku dengan ibu jarinya,


Abang gak bisa menahan nya kalau berdekatan dengan kamu,


Net kenapa kita tidak ketemu dari dulu Net, kata bang Arsen sambil menundukkan kepalanya, seakan menyesali rangkaian hidupnya.


Aku melihat nya seperti itu tidak tega, dan langsung mendekatkan tubuhku dan memeluknya erat, dan bang Arsen pun menyambut pelukanku.


Tuhan punya caranya sendiri untuk mendekatkan dan menjauhkan umatnya pada seseorang bang, kataku pelan sambil mengelus punggung nya untuk menghibur dan menenangkan nya.


Sabar bang, banyak berdoa.....sahutku


Hargai Janeta jangan buat Janeta seperti wanita murahan ya bang, sahutku.


Maaf Net, katanya pelan


Iya Janeta memaafkan bang Arsen kataku,


Janeta tidak mau karena ada Janeta pikiran bang Arsen goyah, aku tahu pernikahan bang Arsen sudah tidak bisa dipertahankan tapi lalui itu dengan natural bang, jangan jadikan Janeta alasan kalian berpisah, sahutku tenang.


Aku tidak menjadikanmu alasan atas perpisahan kami, bahkan jauh sebelum kamu hadir abang sudah merencanakan perpisahan ini, jadi jangan kuatir ...


Tx bang,


Abang akan melindungi kamu dari tuduhan orang akan hal itu kata bang Arsen meyakinkanku,


Net jangan jauhi abang ya,


Aku diam, tak memberi jawaban.....


pandangan kami bertemu dan hanya saling menatap tanpa kata,


Net..... Abang CINTA ❤️ sama kamu kata bang Arsen menatapku dengan intens,


sambil memegang tanganku,


Aku tidak begitu terkejut karena sudah ada tanda dan juga caranya mendekati ku akhir - akhir ini, tapi aku belum bisa membuka mulutku untuk memberi jawaban atas Ungkapan Perasaan bang Arsen.


Net, jawab dong kata bang Arsen


Bang, Janeta bukan tidak suka sama abang, tapi ada banyak hal yang menjadi pertimbangan Janeta dalam menjawab Ungkapan Perasaan Abang, jawabku.


Apa yang menjadi penghalang kamu tidak bisa menjawab,


Alasan yang utama adalah abang belum berpisah secara resmi dari istri abang,


yang kedua karena pekerjaan ku di Safety X yang berurusan dengan banyak mafia dan hal itu bisa mengancam keluarga,


Ketiga aku belum bisa memilih kalau disuruh berhenti dari Safety X jika sudah menikah, dan pertimbangan keempat yang tidak kalah penting adalah status sosial kita berbeda bang, jawabku panjang.


Ada alasan lain lagi yang mau kamu tambahkan kata bang Arsen,


Bang aku sungguhan lho....


Iya abang juga sungguh bertanya,


kalau itu yang menjadi pertimbangan kamu abang akan menuntaskan dan menyelesaikan dengan cepat tentang pertimbangan kamu yang pertama kata bang Arsen santai.


Kalau pertimbangan yang kedua abang tidak masalah dan tidak mempermasalahkan sebab masing-masing profesi pasti ada resikonya kata bang Arsen, alasan yang ketiga kamu tetap bisa menjalankan tugas kamu di Safety X sekalipun kita nanti sudah menikah, yang keempat abang tidak pernah melihat seseorang dari kaya atau tidak kaya sebab harta itu hanya titipan kalau kita menikah justru semua milik abang akan menjadi miliki mu juga kata bang Arsen menjelaskan panjang..... banget.


Aku tersenyum bukan karena esensi jawabannya tetapi karena panjang dan detail nya jawaban bang Arsen.

__ADS_1


Net, .......


Iya bang, ....


Bagaimana ......


Bang, Janeta rasa tidak elok kalau Janeta jawab sekarang, disaat bang Arsen belum menyelesaikan perpisahan abang dengan Clarisa,


Beri Janeta waktu......


Sebab Janeta tidak cari pacar, Janeta mau sungguh - sungguh membina bahtera RT bang, jawabku


Baiklah abang akan menunggu sampai kamu siap,


abang tidak akan memaksakan kehendak Abang sendiri,


Terima kasih sudah mendengarkan Ungkapan Perasaan abang,


Ehm.... sahutku pelan, sambil tersenyum manis.


Perasaanku pun sebenarnya sama dengan perasaan bang Arsen, tapi hidup bukan hanya kita berdua tetapi ada orang lain yang memberikan penilaian atas tingkah laku kita, oleh karena itu aku harus menjaga perasaan semua pihak agar tidak ada yang tersakiti dan malu atas tindakan dan keputusan ku.


Kalau aku anak muda maka aku akan bersikap dan bertindak seperti anak muda tanpa memikirkan akibatnya,


tetapi disini aku adalah Janeta seorang agen Safety X yang harus bisa menjaga nama baik Safety X dan menjaga norma - norma budaya yang ada.


Cinta bukan sekedar kenikmatan antar dua orang tetapi Cinta adalah suatu emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. 


Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.


Jadi bukan sekedar Nafsu saja tetapi ada bentuk kasih sayang yang kita bagi dengan pasangan kita dan juga kepada keluarga kita.


Aku mau cintaku bukan cinta biasa tetapi cinta yang luar biasa.


Seperti lagunya Afgan;


*Kali ini ku sadari


Aku telah jatuh cinta


Dari hatiku terdalam


Sungguh aku cinta padamu


Cintaku bukanlah cinta biasa


Jika kamu yang memiliki


Dan kamu yang temaniku seumur hidupku


Terimalah pengakuanku


Percayalah kepadaku


Semua ini ku lakukan


Karena kamu memang untukku


Cintaku bukanlah cinta biasa


Jika kamu yang memiliki


Dan kamu yang temaniku seumur hidupku


Seumur hidupku...


Cintaku bukanlah cinta biasa*…


Biarlah lagu ini yang menjadi Ungkapan Perasaan ku kepada bang Arsen walaupun hanya dalam hati.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE

__ADS_1


YA SAY 😍😍😍😍


__ADS_2