THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
DI JADIKAN HADIAH


__ADS_3

"Permainan apa sih ini, tadi malam pestanya sangat meriah namun Kaisar brengsek itu mengadakan acara dan jika yang menang akan mendapatkan hadiah. jika aku tahu pasti aku akan meminta hadiah itu." gerutu Lin xia dalam hati yang kemudian duduk di sebuah tempat yang telah disiapkan.


WUSSS...


ZLEPP...


WUSSS...


SLEPP..


"Hahaha..., lihatlah yang mulia, aku memenangkan permainan ini!" seru kaisar Yun Fang.


Terlihat Kaisar dari Kerajaan Han, Kaisar Yun Fang telah memenangkan perlombaan itu.


"Ha-ha-ha.. Anda sangat hebat, Yang Mulia!" seru Kaisar Minho kepada Kaisar Han Yuri.


Seluruh orang telah berkumpul, mereka menatap Kaisar Yun Fang yang begitu gagah saat berperang. Kaisar lajang yang tidak memiliki istri sama sekali, bahkan yang terdengar Kaisar Yun Fang memiliki sifat dan tabiat yang sangat aneh.


"Apa benar Dia lelaki jantan, Kenapa usianya yang sudah 30 lebih tidak menikah-menikah. jangan-jangan pria ini pria hombreng." guman Lin xia dalam hati sambil menatap Kaisar Yun Fang.


Sedangkan sedangkan kaisar Yun Fang pria itu tersenyum kepada Lin xia, sedangkan Lin xia dia malah memalingkan wajahnya.


"Bagaimana, Yang Mulia. Apakah aku berhak untuk mendapatkan hadiah itu?" tanya Kaisar Yun Fang.


Seketika Kaisar Tian mo tersenyum sembari tertawa terbahak-bahak saat melihat Kaisar Yun Fang menanyakan hal itu.


"Tentu saja Anda boleh meminta apapun." jawab Kaisar Tian mo.


seketika Kaisar Yun Fang tersenyum kepada kaisar Tian mo, sesaat kemudian Kaisar kerajaan Han menunjuk Lin xia sebagai hadiahnya.


"Aku menginginkan selirmu yang tidak kau inginkan itu, Aku menginginkan wanita itu menjadi hadiah atas kemenanganku!" seru Kaisar Yun Fang.


seketika orang-orang yang ada di sana sangat terkejut, bahkan Lin xia pun ikut terkejut dengan perkataan kaisar Yun Fang. Gadis itu tidak pernah berpikir kalau dia akan dijadikan hadiah pada taruhan yang tidak dia ketahui tersebut.


"Aku?!" ucap Lin xia sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Tentu, Selir. karena kau adalah hadiah yang diberikan oleh kaisarmu itu kepadaku." jawab Kaisar Yun Fang kepada Lin xia.


"Apa maksudmu, Yang Mulia. kau menjadikan aku taruhan, aku ini bukan barang!" seru Lin xia kepada Kaisar Tian mo.


Lin xia benar-benar sangat kecewa, sakit hati dengan semua kejadian hari ini. dia berpikir kalau Kaisar memperlakukan dia hanya dengan menyakiti hatinya. Namun bukan seperti ini yang dia inginkan, dia dijadikan hadiah di permainan kerajaan Ming.

__ADS_1


Nampak sang Kaisar juga terkejut karena dia tidak pernah terpikir untuk menjadikan Lin xia hadiah di perlombaannya ini.


"Yang Mulia, Mengapa Yang Mulia melakukan hal itu?" tanya selir Rui na kepada Kaisar Tian mo.


Kaisar Tian mo tidak ingin dipermalukan di depan khalayak umum, dia sudah terlanjur mengatakan akan memberikan hadiah apapun kepada kaisar kerajaan Han jika pria itu telah memenangkan perlombaan ini. apalagi perlombaan ini adalah kunci dari perjanjian perdamaian di seluruh Kerajaan.


"Yang Mulia, Mengapa anda melakukan hal itu" seru Kasim kepada Kaisar Tian mo.


"Aku...," Sang Kaisar tidak bisa mengatakan apapun, karena dia benar-benar tidak bermaksud untuk menjadikan Lin xia sebagai hadiahnya.


PLAKKK!!!


"Dasar pria brengsek, Aku tidak pernah melihat pria sebrensek dirimu. kau menjadikan aku istrimu sebagai hadiah perlombaan!" seru Lin xia yang telah menampar Kaisar Tian mo.


Kaisar Tian mo benar-benar merasa malu karena ditampar oleh Lin xia di depan umum bahkan di depan seluruh Kaisar.


"Aku tidak pernah menginginkanmu, lalu Mengapa aku tidak menghadiahkanmu saja kepada kaisar kerajaan Han!" seru Kaisar Tian mo.


DEG..


Betapa sakitnya hati Lin xia saat dia dihina di depan begitu banyak orang. sedang kan selir Rui na nampak wanita itu juga merasa sakit. betapa teganya seorang pria menjadikan istrinya sebagai hadiah sebuah permainan.


"Aku tidak pernah mengira kalau kau akan menjadikan aku hadiah di pertaruhan mu ini, kau memang benar-benar pria brengsek. Aku bersumpah akan membencimu sampai ajal menjemputku!" seru Lin xia yang kemudian pergi meninggalkan lapangan permainan itu.


DEG..


DEG..


"Aku tidak pernah menyangka, Kaisar Tian mo akan memberikan istrinya kepada ku." ucap Kaisar Yun Fang dalam hati. nampak pria itu menatap kepergian seorang wanita cantik dengan hati yang begitu penuh luka.


"AAAAAAA!!! brengsek, dasar pria brengsek!" seru Lin xia yang kemudian terduduk sambil menangis.


Tidak pernah dirinya diperlakukan seperti ini, dijadikan hadiah sebuah pertaruhan. Lin xia terlihat menangis sambil terduduk, Sedangkan para nelayan nampak mereka hatinya begitu tersayat karena melihat junjungannya dihina oleh sang Kaisar dengan sangat kejam nya.


"Mengapa Yang Mulia melakukan hal itu, kurang baik kah selir Lin xia?" ucap para pelayan saat melihat Lin xia menangis didalam kamarnya.


Hari itu begitu sunyi, nampak para Kaisar tidak mengira kalau Kaisar Tian mo akan memberikan istrinya sebagai hadiah sebuah perjanjian perdamaian. Sedangkan Kaisar Tian mo sendiri tampak pria itu sedang mengurung dirinya di dalam kamar.


"Kenapa harus seperti ini, aku tidak pernah mengira kalau Kaisar Yun Fang akan meminta selir Lin xia menjadi hadiahnya." ucap Kaisar Tian mo dalam hati. terlihat pria itu juga sangat frustasi bahkan pria itu terlihat terus menjambak rambutnya.


PLAKK..

__ADS_1


PLAKK..


"Bodoh, bodoh." ucap Kaisar Tian mo. terlihat pria itu terus menampar wajahnya.


Sedangkan Kasim Daeng, pria itu juga tidak pernah mengira Kaisarnya akan menjadikan istrinya hadiah untuk kaisar yang lain.


Di tempat lain Kaisar Yun Fang meminta salah satu prajurit untuk mengantarkannya ke kediaman Lin xia. pria itu benar-benar tidak akan pernah mengira kalau kaisar kerajaan Ming akan tega menjadikan istrinya sebagai hadiah.


"Apakah ini kediaman selir Lin xia?" tanya Kaisar Yun Fang kepada salah satu prajurit yang mengantarnya.


"Benar, Yang Mulia." jawab prajurit itu.


"Hormat hamba, Yang Mulia!" seru salah satu pelayan yang melihat Kaisar Yun Fang yang sudah berada di depan kediaman Lin xia.


"Di mana junjungan kalian?" tanya Kaisar Yun kepada ke Pada para pelayan di kediaman Lin xia.


Terlihat para pelayan Lin xia begitu terkejut dan juga ketakutan, karena melihat Kaisar dari Kerajaan lain. seorang pria yang menginginkan Lin xia sebagai hadiahnya.


"Nyonya..," para pelayanan Lin xia tidak mengeluarkan sepatah kata pun, melihat majikannya yang ada di dalam sedang menangis karena mendapatkan sebuah musibah yang begitu berat baginya.


"Katakan di mana junjungan kalian, karena aku harus berbicara dengannya." ucap Kaisar Yun Fang yang merasa tidak enak hati karena meminta seorang wanita sebagai hadiahnya.


"Nyonya sedang berada di dalam, Yang Mulia." jawab para pelayanan Lin xia.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


__ADS_2