THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
LEMBAH KEGELAPAN


__ADS_3

"Apakah mungkin ada penjelajah waktu selain aku?" raja Zhongshan memikirkan Apakah ada kemungkinan orang dari masa depan yang berada di tempat itu. "Hanya aku yang bisa menjelajah waktu, jika ada orang lain yang bisa memasuki dimensi waktu pasti ada orang yang sudah membuat portal waktu." ucap Raja Zhongshan.


"Raja, apakah mungkin jika ada seseorang yang memiliki kemampuan seperti raja? dia bisa ke masa lalu atau ke masa depan." prajurit kegelapan.


"Aku kurang tahu, tapi jika ada orang yang mampu melakukan hal itu aku harus berhati-hati. Dia berasal dari mana dan apa yang dia lakukan." ucap Raja Zhongshan.


Raja Zhongshan adalah orang dari masa lalu yang melakukan perjalanan waktu ke masa depan. dia melintasi waktu selama ratusan tahun, dia menjelajah di begitu banyak masa. dari masa lalu masa depan bahkan masa ratusan tahun kemudian.


"Apa yang Aku perintahkan Kalian cari tahu apakah ada orang lain yang memiliki kemampuan sepertiku." perintah Raja Johnson.


"Baik, yang mulia." jawab para prajurit kegelapan.


Di tempat lain Lin xia dan Kaisar Yun Fang akhirnya memutuskan untuk ke kerajaan Han. mereka akan melihat bagaimana kondisi dari Kaisar Yun Tian mo. saat sudah berada di tempat itu, Lin xia nampak kerajaan yang begitu besar itu, kerajaan yang pernah dia tinggali selama beberapa bulan.


"Ada apa, istriku?" tanya kaisar Yun Fang.


"Tidak apa-apa, suamiku." jawab Lin xia.


"Apakah kamu masih merasakan kesakitan tidak suamiku? kenapa aku harus merasakan kesakitan, di sini adalah tempatku dahulu tiba Namun karena takdir lain mengatakan aku harus menjadi istrimu." jawab Lin xia.


Langkah kaki Lin xia dan Kaisar Yun Fang memasuki kerajaan Ming, mereka disambut oleh para Kasim dan selir Rui na.


"Hormat hamba, yang mulia kaisar, yang melihat permaisuri." Lin xia memberi salam.


"Tidak perlu sungkan seperti itu, selir." ucap Lin xia yang kemudian mendekati selir Rui na.


Di tempat itu Kaisar Han menatap kerajaan yang begitu besar namun sekarang terlihat benar-benar berubah.

__ADS_1


"Yang mulia." selir Rui na nampak menatap wajah Lin xia.


"Bagaimana kondisi yang mulia Kaisar, selir?" tanya Lin xia.


"Kondisi yang mulia Kaisar benar-benar sangat mengenaskan, permaisuri. bahkan yang mulia seperti seorang pria tanpa jiwa." jawab selir Rui na.


Kaisar Yun Fang nampak mendekati sang istri kemudian meminta istrinya untuk menemui Kaisar Tian mo.


"Bolehkah aku menemui yang mulia, selir?" tanya Lin xia.


"Tentu." jawab selir Rui na.


Lin xia Akhirnya menemui Kaisar Tian mo, wanita itu nampak menatap sang Kaisar dengan tatapan mata yang begitu sendu, terlihat wanita itu melihat sang Kaisar dengan kondisi kosong tanpa jiwa.


"Yang mulia." panggil Lin xia ketika berada di ruang kerja Kaisar.


Kaisar Tian mo yang sedang melukis dan membuat puisi seketika pria itu terhenti, sang Kaisar mendongakkan kepalanya. tatapan matanya seketika melihat Lin xia yang berada di tempat itu. Kaisar Tian mo mengira kalau itu hanya ilusinya, pria itu nampak berdiri dari kursinya. dia melangkah mendekati Lin xia yang sudah ada di ruang kerjanya.


"Aku tidak pernah mengira bayanganmu Ada di sini, aku ingin mimpi ini tidak berakhir. aku ingin mimpi ini terus menjadi mimpi." ucap Kaisar Tian mo yang menatap Lin xia dari atas kepala sampai kaki.


"Yang mulia, ini semua bukanlah mimpi. ini aku." jawab Lin xia.


"Aku tahu aku begitu merindukanmu, Aku begitu hancur ketika melepaskanmu. aku memang bodo, bodoh karena tidak Berani mengakui perasaanku." ucap kaisar tianmu yang terus menatap Lin xia yang dia kira imajinasinya.


Lin xia akhirnya membiarkan kaisar Tian mo berbicara.


"Semuanya ada sebab pasti ada akibatnya, yang mulia. yang mulia mencintaiku namun dalam kebisuan yang menyakitiku, yang mulia melihat kehadiranku namun tidak menerima keberadaan ku. kini yang mulia harus menerima kenyataan kalau sekarang aku bukanlah milik yang mulia. aku sudah bahagia jadi aku mohon yang mulia juga harus membuka hati. Lihatlah seorang wanita yang menunggumu, menantimu untuk kau panggil istriku." ucap Lin xia.

__ADS_1


"Aku benar-benar terluka, aku benar-benar hancur dengan semua kebodohanku." Kaisar Tian mo kembali.


"Lalu, apa yang yang mulia inginkan? semuanya sudah berubah, yang mulia. aku sekarang milik orang lain, yang mulia harus merelakan itu. Biarkan aku bahagia bersama orang yang mencintaiku begitu pula yang mulia. yang mulia harus menerima kenyataan yang sudah terjadi, bahagiakan Wanita Yang mencintaimu, yang mulia. jangan menyakitinya seperti kamu menyakitiku. jangan membuatnya terluka seperti kamu melukai aku. yang mulia yang mulia harus menerima semua ini, cinta selir Rui na begitu besar, jangan menyakitinya seperti kamu menyakiti aku, jangan membuatnya hancur seperti Kau menghancurkan aku." ucap Lin xia.


Seketika Air Mata Sang Kaisar jatuh, pria itu memegang tangan Lin xia dengan begitu erat. "Walaupun hanya dalam mimpi tidak Bisakah kau kembali padaku?" tanya Kaisar Tian mo.


Lin xia menggelengkan kepalanya. "Walaupun dalam mimpi Aku sudah menjadi milik orang lain, yang mulia harus merelakanku. biarkan aku bahagia bersama pria itu, sekarang yang mulia halus bahagia bersama selir Rui na, jangan menyakitinya seperti yang mulia menyakitiku. jika tidak mungkin wanita itu akan diambil oleh pria lain sama sepertiku." ucap Lin xia sembari tersenyum.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace

__ADS_1


- Crazy love 18+


- Ketika cinta berbicara


__ADS_2