
"Kamu ini bagaimana sih, Kasim. kok kamu bilang seperti itu? lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya selir Rui na.
"Maafkan aku yang mulia, bagaimana lagi Aku mengatakan hal itu tanpa berpikir." jawab Kasim.
"Aku tidak ingin yang mulia Kaisar terus melakukan kesalahan, aku juga seorang wanita Aku tidak mau diperlakukan tidak adil. Dulu ketika melihat selir Lin xia, Aku begitu terenyuh Aku begitu sakit hati dengan apa yang dilakukan oleh yang mulia Kaisar. dia menyakitinya bahkan dengan sengaja menjadikan aku selir untuk menjadi alat untuk memanas-manasi selir Lin xia." ucap selir Rui na.
"Entahlah apa yang harus kita lakukan, tapi yang jelas selir harus lebih pandai jika selir tidak ingin yang mulia Kaisar melakukan sesuatu, maka selir harus berusaha untuk membuat yang mulia Kaisar tunduk pada selir." jawab kasim.
"Mau menundukkan dengan cara apa, kamu tahu sendiri kan Kasim. Bagaimana yang mulia Kaisar dia dengan sengaja melakukan hal itu membuat orang lain. selir Lin xia menderita dengan apa yang dia lakukan." ucap selir Rui na.
"Entahlah, selir. Apa yang harus kita lakukan, tapi yang jelas jika yang mulia Kaisar melakukan kesalahan lagi mungkin ada sesuatu yang tidak bisa kita tolerir." jawab Kasim.
"Aku seorang wanita, Kasim. aku juga merasakan penderitaan, aku juga merasakan kesakitan sama seperti yang dirasakan oleh selir Lin xia dulu. selir Rui na benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan, hatinya benar-benar merasakan kegelisahan. dia tidak tahu apa yang harus dia perbuat.
Namun di tempat lain Kaisar Tian mo sedang bersama dengan Putri Yin mai.
"Yang mulia Kaisar, apa yang mulia Kaisar menyukai semua ini?" tanya Putri Yin mai.
"Aku tidak menyukai semua yang kamu berikan itu, dengarkan aku, Putri. aku sudah mempunyai istri, cukup satu istri yang akan mendampingiku jadi jangan berani-berani untuk berusaha menggangguku atau menggodaku." ucap Kaisar Tian mo yang berusaha untuk mengatakan apa yang ada di pikirannya.
Semua Kaisar memiliki begitu banyak selir, yang mulia. namun Kenapa kamu mengatakan hal itu, sudah biasa kan jika yang mulia Kaisar mempunyai banyak istri. lagi pula yang mulia Kaisar adalah orang yang sangat berkuasa." ucap Putri.
*Aku pernah melakukan kesalahan yang tidak akan pernah aku lakukan lagi, cukup Aku melakukan kebodohan yang membuatku kehilangan segalanya. dengarkan aku baik-baik Putri, jangan pernah melakukan apa yang kamu lakukan hari ini. karena kamu sudah dengarkan mengenai kabar saudaramu yang ada di kerajaan Han!" tanya kaisar Tian mo yang membuat Putri seketika terdiam.
"Apa maksudnya, mulia?" tanya Putri Yin mai.
__ADS_1
"Apakah kamu tidak mendengar mengenai kabar bahwa saudarimu itu sudah dipenjara oleh kerajaan Han? bahkan saudarimu itu juga menantang permaisuri kerajaan Han untuk mengambil suaminya?" tanya kaisar Tian mo yang membuat Putri Yin mai langsung terdiam.
Wanita itu mungkin belum mengetahui kalau saudarinya yang ada di kerajaan Han sudah dipenjara karena ulahnya sendiri, namun terlihat sekali kalau Putri Yin mai tersenyum dengan perkataan kaisar.
"Yang mulia, Tidak usah menakut-nakuti saya. kerajaanku adalah kerajaan besar, memangnya siapa yang berani membuat ulah dengan kerajaan saya?" jawab Putri Yin mai.
"Kalau dia adalah orang yang patut untuk dihormati, namun dia tidak akan pernah berpikir kalau permaisuri dari kerajaan Han adalah wanita yang sangat menakutkan. bahkan bisa dibilang dia lebih menakutkan daripada kematian itu sendiri. jadi kamu belum mengetahui mengenai saudarimu yang sudah dipenjara? bahkan yang aku dengar kalau seluruh utusan dari kerajaanmu itu sudah mendapatkan hukuman?" tanya kaisar Tian mo yang seolah mencemooh. pria itu ingin melihat bagaimana reaksi dari putri kerajaan Sang, seorang wanita yang mempunyai kearongan bahkan dia selalu menganggap dirinya yang paling luar biasa.
DEG...
"Baiklah kalau begitu, yang mulia, saya mau undur diri sebentar. saya mau melihat utusan kerajaan saya." Putri Yin mai.
wanita itu benar-benar ingin mengetahui apa yang dikatakan oleh sang Kaisar benar atau tidak. jika benar salah satu saudaranya sudah dimasukkan penjara di kerajaan Han, maka dia juga harus berhati-hati Karena dia sudah tahu permaisuri dari kerajaan Han adalah mantan istri dari kaisar kerajaan Ming.
Kaisar Tian mo nampak tersenyum ketika melihat putri Yin mai pergi dengan semua kebingungan yang ada di kepalanya. entah apa yang harus dia lakukan, namun yang jelas Putri Yin mai harus mencari kabar mengenai saudarinya tersebut.
"Menteri." Panggil Putri Yin mai yang sudah berada di paviliun tempatnya.
"Ada apa, Putri?" tanya menteri.
"Menteri, Apa kamu sudah mendengar mengenai Putri Hui-la yang ada di kerajaan Han?" tanya Putri Yin mai.
"Entahlah, yang mulia. tapi yang Saya dengar dari rumor beredar Kalau Putri Hui-la sudah dipenjara di kerajaan Han." jawab menteri.
"Bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Putri Yin mai yang terlihat tidak bisa mengatakan apapun.
__ADS_1
Semua kebenaran mengenai saudarinya itu harus dia pikirkan dengan baik.
"Dengarkan aku, menteri. cepat Cari tahu mengenai keadaan saudariku itu, Aku tidak mau jika tiba-tiba ada bahaya mengancam kita." ucap Putri Yin.
"Baik, yang mulia. Saya akan meminta utusan kita untuk mencari mengenai informasi itu, jika benar putri Hui-la sudah dipenjara maka kita harus berhati-hati. kemungkinan besar Beberapa kerajaan akan membuat kerajaan kita dalam bahaya." jawab menteri.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1
- The royal palace