
Sudah beberapa bulan kondisi di beberapa wilayah sudah mulai berubah, begitu banyak kerajaan mulai merasakan tekanan karena kedatangan pasukan yang berjulukan prajurit kegelapan.
*KERAJAAN HAN*
"Isteriku." panggil Kaisar Yun Fang.
"Iya, suamiku." jawab Lin xia.
"Isteriku, aku merasakan tendangan dari anak kita." ucap Kaisar Yun Fang.
"Yang mulia, Yang mulia menginginkan seorang Putra atau Putri?" tanya Lin xia.
"Putra ataupun Putri itu sama saja, istriku. jika anak pertama kita adalah seorang Putra dia akan menjadi putra mahkota. Jika dia seorang putri maka dia akan menjadi putri mahkota. seorang Putra ataupun Putri aku tidak mempermasalahkan hal itu, para penduduk kerajaan ini juga tidak pernah mempermasalahkan hal itu karena mereka yakin anak yang terlahir darimu Putra atau Putri dia akan mewarisi kecerdasan mu." jawab sang Kaisar.
"Terkadang aku berpikir jika anak yang aku lahirkan seorang putri maka kamu akan kecewa, suamiku. kamu akan berpikir kalau kerajaan ini tidak akan ada penerusnya." ucap Lin xia.
"kenapa-kenapa kamu berpikir seperti itu, istriku. Putra ataupun Putri itu sama saja, Dia adalah anak kita dia keturunan kita dan dia adalah hasil dari kebahagiaan kita." jawab kaisar Yun Fang memeluk sang suami.
"Aku ingin anak yang aku lahirkan itu seorang Putra, suamiku. jika anak pertamaku putra, anak keduaku Putri maka kakak laki-lakinya akan melindungi adik-adiknya. namun jika dia seorang putri aku akan merasa kasihan." ucap Lin xia.
"Memangnya kenapa istriku?" tanya Kaisar.
"Jika seorang wanita memegang kekuasaan maka dia akan melupakan segalanya, seorang wanita memiliki emosi yang sangat labil ketika dia tidak mampu kehilangan maka dia akan bisa menghancurkan segalanya." jawab Lin xia.
"Seorang Putra ataupun Putri aku akan menerimanya, aku akan mencintainya sebesar Aku mencintaimu." ucap Kaisar Yun Fang.
Kebahagiaan benar-benar terasa begitu indah, dayang dan Kasim yang ada di tempat itu tentu saja mereka senang dengan kebahagiaan yang didapatkan oleh junjungan mereka. mungkin perasaan atau cinta itu tidak bisa dikatakan, namun kebahagiaan nyata yang didapatkan oleh Lin xia membuat wanita itu tidak akan berhenti untuk bersyukur.
"Yang mulia." Panggil Kasim.
"Ada apa, Kasim." jawab Kaisar Yun Fang.
"Yang mulia, ada utusan dari kerajaan Ming yang datang ke kerajaan kita." jawab Kasim.
__ADS_1
"Memangnya ada apa sih, Apakah ada sesuatu?" Lin xia yang langsung terkejut.
"Saya tidak tahu, yang mulia. tapi utusan itu adalah jenderal kerajaan Ming." jawab Kasim.
"Jenderal Tian Ming!" tanya Lin xia.
"Apakah kamu mengenal pria itu, istriku?" tanya Kaisar Yun Fang.
"Kamu ini bagaimana, suamiku. Tentu saja aku mengenal pria itu, dia adalah Jenderal kerajaan Ming. dulu dia adalah satu-satunya orang yang melindungiku bersama pangeran." jawab Lin xia.
"Kenapa namanya hampir sama dengan nama Kaisar Tian mo?" tanya Kaisar Yun Fang.
"Sebenarnya dia adalah saudara kembar dari yang mulia Kaisar, tapi karena adanya rumor anak kembar tidak boleh ada di satu kerajaan akhirnya Ayah yang mulia Kaisar memisahkan mereka. namun ujung-ujungnya mereka juga kembali bersatu di satu kerajaan." jawab Lin xia.
"Jadi Kaisar Tian mo itu memiliki saudara kembar?" tanya kaisar Yun Fang.
"Kembar sih, tapi wajah mereka itu tidak sama. Hal itu membuat para menteri yang ada di sana memperbolehkan Jenderal Tian Ming berada di sana." jawab Lin xia.
"Ya sudah, kalau begitu kita temuin pria itu. mungkin ada sesuatu yang sangat penting." ucap kaisar yang kemudian mengajak sang istri untuk menemui jendral Tian Ming.
Di kerajaan Dong terlihat tempat itu sedikit demi sedikit benar-benar harus merasakan kepahitan. para makhluk kegelapan dari kerajaan kegelapan menyerang tempat itu hingga mereka benar-benar kewalahan. satu persatu prajurit diambil oleh prajurit kegelapan, mereka akan menggunakan intisari kehidupan dari para prajurit kerajaan Dong. Anggap saja intisari hidup dari para prajurit kerajaan itu sebagai makanan dari para prajurit kerajaan kegelapan.
"Yang mulia, Kita harus melakukan sesuatu. para makhluk itu benar-benar sangat menakutkan." ucap para menteri.
"Siapa mereka sebenarnya? mereka selalu meninggalkan tanda pada setiap tempat yang mereka kunjungi dan tanda itu adalah tanda makhluk kegelapan. sebenarnya mereka itu siapa?" tanya Kaisar Zhang.
"Kami semua berusaha untuk menyelidiki hal itu, yang mulia. tapi kami tidak bisa mendapatkan jawaban siapa para prajurit itu." jawab para menteri.
"Mereka mengambil satu persatu prajurit kita, mereka kemungkinan akan melakukan sesuatu terhadap mereka." ucap Kaisar Zhang.
"Kita harus segera memberantas mereka, Yang mulia. jika hal ini terus terjadi kemungkinan besar kerajaan kita dalam bahaya." para menteri yang benar-benar kebingungan dengan semua yang terjadi.
*LEMBAH KEGELAPAN*
__ADS_1
"Raja!" panggil prajurit kegelapan.
"Lentera kegelapan akan terus bersinar, kegelapan dari seluruh kerajaan yang ada di bumi akan berkuasa!" seru raja Zhongshan.
"Raja." panggil prajurit.
"Apa yang ingin kalian katakan?" tanya Raja Zhongshan.
"Raja, gerbang dimensi terbuka lagi." ucap prajurit kegelapan.
"Memangnya siapa yang membuka dimensi itu?" tanya raja Zhongshan.
"Apakah mungkin ada pelintas waktu selain Raja?" tanya prajurit kerajaan kegelapan.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
__ADS_1
- Crazy love 18+
- Ketika cinta berbicara