THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
PUTRI HUI-LA


__ADS_3

"Yang mulia, para tamu akan tinggal di mana?" tanya salah satu pelayan.


"Biarkan mereka tinggal di paviliun giok hitam." jawab Lin xia.


para pejabat kerajaan Han langsung terdiam ketika permaisuri kerajaan itu mengatakan paviliun giok hitam. paviliun giok hitam adalah paviliun yang sudah lama terbengkalai, paviliun itu dulu hanya digunakan untuk menjamu para tamu yang memang bisa dikatakan tidak mempunyai kedudukan di mata kerajaan Han.


"Baik, yang mulia." jawab pelayan sambil tersenyum meninggalkan aula kerajaan.


Kaisar Yun Fang juga tersenyum Ketika istrinya mengatakan kalau para tamu kerajaan sang akan tinggal di paviliun giok hitam, orang-orang dari kerajaan Sang mengira paviliun giok hitam adalah paviliun istimewa. mereka berjalan dengan begitu bangga begitu arogan seolah Mereka ingin menunjukkan kekuasaan mereka.


"Yang mulia permaisuri benar-benar luar biasa, dia menaruh para utusan kerajaan Sang di paviliun giok hitam. itu artinya yang mulia permaisuri sudah menandai mereka sebagai target selanjutnya." ucap menteri pajak.


Di salah satu paviliun terlihat para utusan kerajaan sang benar-benar begitu bangga, sebuah tempat yang begitu megah begitu luar biasa dengan semua kekayaan yang melimpah.


*PAVILIUN GIOK HITAM*


"Hahaha..., Lihatlah kita diberi tempat yang begitu luar biasa ucap salah satu pejabat kerajaan sang tentu saja mereka akan memberi kita tempat yang lebih baik karena mereka tahu kalau kerajaan sang adalah kerajaan yang besar jawab Putri Hui-la.


"Jangan-jangan yang mulia Kaisar sudah terpesona dengan Putri, karena itu dia meminta permaisurinya untuk memberi kita tempat yang indah ini." jawab menteri kerajaan Sang.


"Kalian tidak boleh mengatakan hal itu, kita harus berhati-hati kita tidak tahu seperti apa kerajaan ini dan bagaimana. jika kalian menganggap ini Semuanya terlalu mudah kita juga akan mendapatkan masalah." ucap panglima kerajaan Sang.


"Kamu tenang saja akan kubuat kaisar kerajaan ini tunduk padaku, bahkan kalau perlu akan kubuat permaisuri kerajaan ini gelarnya dicabut." jawab Putri Hui-la yang kemudian tersenyum sembari menyentuh wajahnya seolah dia itu adalah wanita yang sangat cantik.


Di paviliun Phoenix terlihat Lin xia dan Kaisar Yun fang sedang bercanda gurau.


"Istriku." Panggil Kaisar Yun Fang.


"Ya, Yang mulia." jawab Lin xia.


"Apakah ada sesuatu yang kamu sembunyikan?" tanya Kaisar kembali.


"Memangnya ada apa, yang mulia? Kenapa yang mulia bertanya seperti itu?" tanya Lin xia.

__ADS_1


"Pavilion giok hitam adalah pavilion yang diperuntukkan orang-orang yang mempunyai maksud jahat kepada kita? lalu Apakah maksudmu menaruh mereka itu karena mereka mempunyai maksud jahat kepada kita?" tanya Kaisar Yun Fang.


"Apakah suamiku ini orang yang sangat polos ataukah kamu sudah mulai tertarik dengan wanita itu?" tanya Lin xia sembari tersenyum.


"Tidak mungkin, istriku. aku tidak mungkin mempunyai perasaan seperti itu." jawab kaisar yang kemudian menarik salah satu tangan istrinya.


"Putri dari kerajaan Sang memiliki tatapan mata seorang wanita pelakor, Aku tidak suka hal itu." jawab Lin xia.


"Wanita pelakor? Apa maksudnya?" tanya kaisar Yun Fang.


"Ya nggak mungkinlah di zaman kuno seperti itu ada perumpamaan wanita pelakor.


"Maksudku adalah wanita itu mempunyai Maksud lain di balik perdamaian itu, ya pasti Kaisar sudah tahu perdamaian menggunakan seorang putri sebagai utusan." jawab Kaisar sembari tersenyum, pria itu kemudian menatap istrinya.


"Aku tahu kalau istriku ini tidak mungkin membiarkan satu wanita pun berusaha untuk mendekatiku, karena itu tadi aku sangat terkejut ketika kamu memberikan paviliun giok hitam kepada mereka." ucap Kaisar Yun Fang.


"Aku tidak akan membiarkan siapapun berusaha menghancurkan kebahagiaanku, jika mereka berusaha melakukannya maka jangan salahkan aku jika aku langsung menandai mereka sebagai orang yang berbahaya." jawab Lin xia.


"Permaisuri, kami tadi sempat berpikir kalau yang mulia baik hati sekali, kami takut kalau yang mulia akan memberikan tempat pada wanita itu." ucap Sansan.


"Baguslah kalau begitu lebih baik kita melihat Apa yang dilakukan oleh mereka. Aku ingin melihat istriku melakukan sesuatu kepada mereka." ucap Kaisar Yun Fang.


"Hahahaha..., Tentu saja aku akan melakukan sesuatu kepada mereka, akan kupastikan mereka mendapatkan balasan. enak banget mereka melakukan hal itu padaku, mereka harus merasakan bagaimana dipermainkan, mereka harus merasakan bagaimana jika mereka menjadi mainanku." Lin xia yang benar-benar tertawa terbahak-bahak. terlihat Wanita itu sudah membuat rencana.


"Oh ya, Yang mulia. nanti aku dan para dayang akan pergi ke istana giok hitam, yang mulia tidak perlu ikut. yang mulia di sini saja diam ataupun ke aula untuk melihat laporan kerajaan." Lin xia yang terlihat begitu bersemangat.


"Baik, yang mulia!" seru Sansan dan Ruina.


"Ayo kita berperang!!!" seru Lin xia.


"Baik!!!" Ling su yang berteriak dengan sangat keras.


"Hahahaha!!!!" tawa Lin xia.

__ADS_1


Ketika sore sudah menjelang, terlihat Lin xia sudah berdandan dengan sangat cantik.


"Oke, kita berangkat!" seru Lin xia yang bersemangat.


"Kita akan buat mereka malu!" seru Sansan.


"Yang mulia, yang mulia sangat cantik." ucap Ling su.


"Terima kasih." jawab Lin xia.


Akhirnya Lin xia dan dua dayang serta pengawalnya pergi ke paviliun giok hitam, wanita itu akan mempertegas posisinya bahkan wanita itu akan membuat siapapun yang berusaha untuk mengganggunya harus berpikir dua kali. sedangkan di pavilion giok hitam sendiri terlihat para pejabat kerajaan Sang sedang menikmati makanan yang sudah dibuat oleh koki kerajaan.


"Wow.., masakan kerajaan ini benar-benar lezat. mereka benar-benar menganggap kita sebagai tamu kehormatan." ucap menteri.


"Kamu benar, menteri. mereka pasti sudah menganggap kita bagian dari keluarga mereka. aku harus melakukan sesuatu agar mereka segera menandatangani surat perjanjian perdamaian itu." jawab Putri Hui-la.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


__ADS_2