
"Benarkah, Yang mulia? Memangnya yang mulia mendapatkan kebahagiaan ganda apa?" tanya Lin xia.
"Terima kasih, istriku. Terima kasih karena kamu sudah hadir di kehidupanku yang tidak berarti ini. terima kasih karena kamu sudah mengubah hidupku." jawab Kaisar.
"Memangnya Ada apa, yang mulia?" tanya Lin xia yang sedikit kebingungan.
"Aku sudah memenangkan peperangan dengan kerajaan Sang, kerajaan kita semakin berjaya, aku sangat bahagia tapi yang lebih membuatku bahagia adalah ketika aku mendapatkan kabar dari tabib kalau aku akan mendapatkan kebahagiaan yang sejati." jawab kaisar Yun Fang sembari memegang erat tangan sang istri.
"Maksud yang mulia?" tanya Lin xia bingung.
"Terima kasih, terima kasih karena kamu memberikanku keturunan. Terima kasih karena kamu akan menjadikanku seorang ayah, seorang penguasa dengan keturunan baru." jawab Kaisar.
Seketika Lin xia terkejut, wanita itu menutup mulutnya kemudian menyentuh perutnya sembari menatap suaminya. kaisar Yun Fang menganggukkan kepalanya, pria itu menatap sang istri dengan penuh cinta.
"Iya, istriku. iya, sekarang kamu sedang hamil." jawab Kaisar Yun Fang yang kemudian memeluk sang istri.
Butiran air mata seketika menetes dari kedua bola mata Lin xia, dia tidak akan pernah mengira Tuhan begitu baik padanya.
"Terima kasih, dewa. Terima kasih Ayah, terima kasih karena kamu membawaku kemari dan bertemu dengan pria yang begitu istimewa." ucap Lin xia yang kemudian membalas pelukan sang suami dengan begitu bahagia.
Kabar itu benar-benar membuat Lin xia mengerti apa artinya cinta dan kebahagiaan, dulu hanya bersama dengan ayahnya menjalani kehidupan panjang dan begitu pahit. bertaruh nyawa untuk melarikan diri dari musuh-musuh ayahnya.
"Aku akan menjadi Ibu, yang mulia?" tanya Lin xia.
"Iya, istriku. kita akan menjadi orang tua, kita akan menjadi keluarga yang begitu besar." jawab Kaisar Yun Fang.
Akhirnya secara resmi kabar mengenai kehamilan permaisuri kerajaan Han sudah tersebar, kabar mengenai Sang kaisar yang memenangkan peperangan kabar mengenai kebahagiaan berkali lipat.
*KERAJAAN MING*
"Yang mulia." Panggil selir Rui na.
"Ada apa, selir." jawab Kaisar Tian mo.
"Istirahatlah sebentar, yang mulia. jangan terlalu bergadang untuk menyelesaikan pekerjaan." ucap selir Rui na.
__ADS_1
"Lebih baik aku di sini daripada aku di luar sana bertemu dengan wanita itu." jawab kaisar.
"Yang mulia, apakah yang mulia sudah mendengar kabar dari kerajaan Han?" tanya selir Rui na.
"Memangnya ada apa?" tanya Kaisar.
Sedikit demi sedikit sang Kaisar Tian mo mau berbicara lembut kepada selir Rui na.
"Yang mulia, hamba mendengar dari para prajurit kalau kerajaan Sang sudah menyerang kerajaan Han." jawab selir Rui na.
"Maksudmu?" tanya kasar Tian mo.
"Kerajaan Han sudah memenangkan peperangan itu." jawab selir Rui na lagi.
"Syukurlah." jawab singkat kaisar.
"Yang mulia, apakah yang mulia tidak ingin mendengar satu kabar lagi?" tanya Selir Rui na.
"Kabar apalagi?" tanya sang kasar.
DEG...
jantung Kaisar Tian mo terasa berhenti berdetak ketika selir Rui na mengatakan kalau Lin xia sedang mengandung. raut wajah yang begitu kebingungan itu dapat dilihat oleh selir Rui na. wajah yang benar-benar terluka, wajah yang benar-benar tidak bisa mengatakan apa yang ada di hatinya.
"Baguslah kalau begitu, berarti kaisar Yun Fang memperlakukan selir Lin xia dengan baik, dia menjaganya ,mencintainya dan membahagiakannya." jawab Kaisar Tian mo dengan suara yang begitu berat.
Memangnya siapa yang tidak akan terluka Ketika Cinta Sudah mulai membesar malah dia menyakiti wanita yang dia cintai. langkah kaki selir Rui na mendekati sang Kaisar, wanita itu mendekatkan dirinya pada Kaisar Tian mo. dia berdiri di depan sang kaisar yang sedang duduk di kursi kerjanya. seketika selir Rui na memeluk sang kaisar yang masih terduduk. wanita itu memeluk kaisar begitu erat dengan semua perasaan yang terluka.
"Menangislah, yang mulia. menangislah, memang waktu tidak bisa diputar, namun yang mulia harus merelakan selir Lin xia bersama kaisar Yun Fang. yang mulia tidak boleh menyakitinya lagi, selir Lin xia berhak mendapatkan kebahagiaannya." ucap selir Rui na yang memeluk erat kaisar.
Seketika air mata menetes dari kedua bola mata kaisar Tian mo, pria itu memeluk istrinya dengan begitu erat. "Seharusnya itu tidak pernah aku lakukan, seharusnya Aku tidak berbuat bodoh. seharusnya aku mencurahkan cintaku untuknya." ucap Kaisar sembari memeluk erat selir Rui na.
sang selir dapat merasakan kesedihan suaminya, wanita itu hanya bisa menepuk punggung kaisar dengan lembut. "Waktu tidak bisa diputar, yang mulia. waktu tidak bisa dikembalikan, kita hanya bisa menjalankan semuanya dengan baik. yang mulia harus merelakan selir Lin xia dengan kebahagiaannya, yang mulia harus menatap masa depan yang mulia." ucap selir Rui na.
Di tempat lain kabar mengenai kehancuran kerajaan Sang membuat utusan kerajaan sang benar-benar kebingungan. mereka harus membuat strategi baru agar Kaisar Tian mo segera menandatangani perjanjian perdamaian dan menjadikan Putri Yin mai sebagai selirnya.
__ADS_1
"Menteri, kita harus memaksa yang mulia Kaisar untuk segera menjadikanku selirnya sebagai tanda perjanjian damai. Jika seperti ini terus aku takut kalau kita tidak akan bisa kembali ke kerajaan kita." ucap Putri Yin mai.
"Kita harus membuat langkah cepat, Putri. kaisar Yun Fang dan permaisurinya pasti akan melakukan hukuman berat kepada utusan kerajaan kita." jawab menteri.
"Aku tidak ingin berakhir seperti mereka semuanya, aku harus segera melakukan sesuatu dan membuat yang mulia Kaisar segera menetapkanku sebagai istrinya." jawab Putri Yin mai yang kemudian segera bergegas untuk menemui Kaisar Tian mo.
Langkah kaki yang tergesa-gesa, terlihat Putri Yin mai mencari keberadaan kaisar, para prajurit yang ada di kerajaan nampak menatap putri Yin mai yang sudah beberapa hari berada di kerajaan Ming.
"Berhenti!" seru salah satu prajurit penjaga paviliun kaisar Tian mo.
"Aku ingin menemui yang mulia Kaisar." ucap Putri Yin mai.
"Yang mulia Kaisar tidak ada di kediamannya." jawab prajurit.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
__ADS_1