THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
SELAMAT MENDERITA


__ADS_3

"Yang mulia permaisuri tiba!!" seru pengawal di depan paviliun giok hitam.


"Permainan di mulai." ucap Lin xia.


mendengar seruan itu, seketika orang-orang yang ada di paviliun giok hitam langsung keluar untuk menemui Lin xia.


"Hormat hamba, Yang mulia permaisuri!!" seru orang-orang yang ada di paviliun giok hitam.


"Hemm..," Lin xia yang kemudian masuk ke dalam kediaman giok hitam.


"Kami senang yang mulia Permaisuri bersedia melihat kami." ucap menteri.


"Tentu saja aku harus melihat kalian, kalian adalah tamu kerajaan ini. tidak mungkin kan aku menyambut kalian." jawab Lin xia dengan kata-kata yang begitu lembut.


Sedangkan tiga orang kepercayaan Lin xia tentu saja mereka ingin tersenyum ataupun tertawa. Bahkan mereka ingin mengatakan kalau orang-orang itu akan mendapatkan balasan.


"Yang mulia permaisuri, hamba sangat senang karena yang mulia permaisuri begitu terbuka bahkan mau menerima saya." ucap lembut Putri Hui-la dengan menunjukkan senyumnya yang begitu cantik. padahal dalam hati senyum itu begitu busuk.


"Tentu saja, Putri. aku membuka pintu lebar-lebar untuk kalian, kita semuanya adalah sahabat teman dan saudara. kalian bisa mengunjungi kerajaan kami kapan saja." ucap Lin xia.


"Yang mulia permaisuri begitu baik hingga membuat Putri ini menjadi betah di sini. bahkan putri tidak ingin pulang." tentu saja Putri Hui-la langsung mengatakan hal itu.


"Hahaha..., Putri Hui-la benar-benar sangat lucu. saya membuka pintu kerajaan ini untuk para tamu namun untuk sekedar berkunjung saja. untuk tinggal dalam waktu yang lama atau menetap Saya tidak akan mengizinkan siapapun untuk tinggal di sini." jawab ramaj Lin xia dengan kata-kata yang begitu santun.


"Hahaha..., Yang mulia permaisuri benar-benar begitu bijaksana. Saya harap yang mulia permaisuri mau menerima perjanjian kerjasama dengan kerajaan Sang." ucap menteri.


"Tentu saja, menteri. Saya berharap kita akan menjadi teman sekaligus saudara." jawab Lin xia yang mempertegas kata-katanya.


Dari cara Lin xia tersenyum bahkan berbicara komandan kerajaan Sang dapat melihat kalau permaisuri kerajaan Han benar-benar sangat menakutkan.

__ADS_1


"Yang mulia permaisuri kerajaan ini benar-benar sangat menakutkan, Putri dan menteri menganggap wanita ini wanita lemah. aku takut jika wanita itu akan melakukan sesuatu kepada kami semuanya." guman sang komandan yang terlihat terus menatap wajah Lin xia.


"Kalian datang tepat pada acara yang akan kami gelar besok, benarkah Yang mulia. Memangnya besok ada pesta apa?" tanya Putri Hui-la.


"Besok ada acara besar-besaran di kerajaan, siapapun yang bisa memenangkan perlombaan besok dia akan mendapatkan hadiah apapun yang dia inginkan." jawab Lin xia.


Seketika kedua bola mata putri Hui-la langsung berbinar-binar, wanita itu mengira kalau akan ada acara pencarian selir yang akan dilakukan besok.


"Kalau begitu kami benar-benar sangat beruntung, yang mulia. karena kami datang di saat yang tepat." ucap Putri Hui-la.


"Tentu saja kalian datang di saat yang tepat, Aku harap besok kalian akan berpartisipasi dalam acara kerajaan kami." jawab Lin xia yang membuat menteri senyum begitu lebar.


Mereka belum tahu kalau senyum yang mereka tunjukkan itu akan menjadi senyum kematian.


"Baiklah kalau begitu, kalian beristirahatlah besok aku harapkan kalian datanglah ke acara kerajaan." ucap Lin xia.


"Tentu saja, yang mulia." jawab putri Hui-la.


"Aku akan menancapkan pondasiku di sini." putri Hui-la yang tersenyum.


*KEESOKAN HARI*


hiruk pikuk di kerajaan Han ketika hari ini akan ada acara yang begitu meriah. acara yang diperuntukkan untuk kejayaan kerajaan Han.


"Apa yang akan dilakukan oleh permaisuri? aku yakin permaisuri mempunyai rencana yang sangat hebat." ucap beberapa pejabat.


Rumor terus berkembang, para pejabat kerajaan yakin kalau wanita itu tidak akan membiarkan putri dari kerajaan sang melakukan sesuatu atau berusaha untuk menjadi bagian dari kerajaan.


"Kita lihat Apa yang akan terjadi karena kemarin aku sudah membuat pengaturan acara atas perintah yang mulia Kaisar." jawab menteri negara.

__ADS_1


"Hahaha..., akan sangat menarik jika yang mulia permaisuri membuat utusan kerajaan sang malu karena ulah mereka sendiri." jawab beberapa menteri.


Perdebatan di tempat itu benar-benar sungguh luar biasa, sekitar satu jam kemudian utusan dari kerajaan Sang sudah berada di lapangan untuk melihat seberapa hebat pesta yang diadakan oleh kerajaan Han.


"Kerajaan ini benar-benar sangat terbuka dengan rakyatnya, Lihatlah mereka mengadakan pesta dengan membuka gerbang kerajaan." ucap menteri kerajaan Sang.


"Paman benar sekali, aku benar-benar tidak akan pernah mengira kalau mereka seperti ini. akan sangat mudah bagiku untuk memasuki kerajaan ini, bahkan akan sangat mudah bagiku untuk menggoda yang mulia Kaisar." jawab Putri Hui-la.


"Mohon maaf, putri. tapi adakalanya Putri harus berhati-hati dengan orang-orang yang ada di sini. kita hanyalah tamu jika kita bertindak gegabah takutnya mereka akan langsung menangkap kita. bahkan memenjarakan kita." ucap komandan kerajaan Sang.


"Kamu tenanglah, komandan. jangan bicara seperti itu, Kamu tidak yakin kalau aku akan menguasai tempat ini? lihat saja aku pasti akan membuat kaisar Yun Fang jatuh cinta padaku apapun yang terjadi." jawab Putri Hui-la dengan percaya diri.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


__ADS_2