THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
SANG PERMAISURI


__ADS_3

BEBERAPA HARI KEMUDIAN


Kabar mengenai Permaisuri Kerajaan Han begitu ramai di bicarakan Oleh Kerajaan tetangga. Orang-orang yang ada di Kerajaan Ming juga sangat terkejut dengan kabar bahwa mantan istri Kaisar Tian mo telah menggagalkan rencana pembunuhan dari saudara Kaisar Yun Fang.


"Aku tidak pernah mengira kalau permaisuri Lin xia adalah wanita yang begitu hebat, apalagi yang terdengar kalau wanita itu juga pernah menggagalkan serangan dari Kerajaan Sun yang ingin menyerang Kerajaan Han." ucap salah satu menteri yang ada di Kerajaan Ming.


"Benar, ternyata nona Lin xia adalah wanita yang sangat hebat. Lihatlah sekarang pasti Kaisar Yun Fang sangat bersyukur dengan kehadiran permaisuri Lin xia di dalam kehidupannya." ucap salah satu menteri di Kerajaan Ming.


Kaisar Tian mo yang mendengar pembicaraan dari para menterinya, nampak pria itu hatinya sangat tersentak. sakit hati, mungkin dia mengalaminya, namun nasib sudah menjadi bubur hingga tidak mungkin Kaisar Tian mo akan mengambil kembali bekas istrinya itu.


"Kalau aku tidak melakukan kebodohan itu, mungkin aku tidak akan kehilangan dirimu. jika aku berani mengutarakan hatiku padamu mungkin juga kita akan mendapatkan kebahagiaan." guman Kaisar Tian mo dalam hati.


Kasim Daeng menatap sang Kaisar yang wajahnya sudah tidak bisa dikatakan lagi, sedih. mungkin itu adalah kata yang bisa diutarakan oleh Kasim Daeng, karena kebodohan dari pria itu sendiri hingga membuat wanita yang begitu hebat harus terlepas dan menjadi istri dari Kaisar Kerajaan lain.


"Apakah Yang Mulia ingin berjalan-jalan?" tanya Kasim Daeng kepada Kaisar Tian mo.


"Aku ingin berjalan-jalan di sekitar kediaman selir Lin xia." ucap Kaisar Tian mo yang kemudian pergi ke tempat bekas istrinya itu.


Miris, sungguh miris hati Kaisar Tian mo saat menatap kediaman yang dulu dihuni oleh Lin xia. di tempat itulah Lin xia selalu tertawa dan membuat seruan-seruan dan tarian-tarian yang sangat aneh.


"Aku akan masuk, Kasim. Kalau kau ingin pergi pergilah. Aku ingin duduk di kediaman Selir Lin xia." ucap Kaisar Tian mo. pria itu terus meratapi nasibnya yang sangat bodoh karena dengan mudahnya dia melepaskan seorang wanita yang begitu luar biasa.


Kaisar Tian mo terduduk di dalam kediaman Lin xia, pria itu terus menatap semua barang-barang yang dulu dipakai oleh mantan istrinya itu.


"Jika aku boleh berdoa kepada para dewa, Aku ingin dirimu kembali padaku. jika perlu aku akan bersujud padamu dan memohon maaf atas semua kebodohan ku ini." ucap Kaisar Tian mo.


"Apakah Yang Mulia ingin kami ambilkan makanan?" tanya para pelayan kepada Kaisar Tian mo.


"Tidak usah, aku ingin duduk disini saja." Jawab Kaisar.


HEHH...


Sang Kaisar menghela nafasnya secara kasar, Tak ada kata yang ingin dia keluarkan. Tak ada suara yang ingin dia salurkan, tubuhnya terasa lelah pikirannya terasa lelah. kebodohan yang telah dia lakukan telah membuat penyesalan yang begitu besar, penyesalan yang tidak akan mungkin dapat di maafkan.

__ADS_1


"Aku begitu bodoh, bodoh karena melepaskan dirimu." guman Kaisar Tian mo. pria itu sudah merasakan bagaimana ketika perasaannya sedikit demi sedikit bisa menerima Lin xia, namun keegoisannya membuat pria itu tidak bisa mengungkapkan perasaannya.


Semilir angin yang berhembus di kediaman Lin xia membuat sang Kaisar seperti terbawa pada kenangan masa lalu, kenangan di mana ketika Lin xia masih berada di tempat itu. secara diam-diam Kaisar Tian mo selalu menatap Lin xia dari balik pagar pembatas kediaman. senyum terkadang ditunjukkan oleh pria itu saat melihat kelakuan konyol Lin xia. Namun semua itu adalah bayangan indah yang sekarang benar-benar sudah sirna.


"Dewa, Kenapa semuanya ini benar-benar begitu kejam? semuanya benar-benar seperti kehancuran yang aku buat sendiri, kalian memberikan wanita itu kepadaku namun sayangnya aku malah membuangnya. inilah hukuman yang harus aku terima ketika takdir yang sudah kalian berikan itu aku buang begitu saja." ucap Kaisar Tian mo sembari menatap kehampaan yang ada di depan matanya.


*KERAJAAN HAN*


"Kau jangan banyak bergerak, Suamiku. kalau tidak akan ku pukul tubuhmu ini!" seru Lin xia yang terus menatap sang suami.


"Kenapa aku tidak boleh bergerak, istriku?" tanya Kaisar Yun Fang kepada Lin xia.


"Kalau kau bergerak seperti ini terus bagaimana aku bisa membalut luka mu ini!" seru Lin xia.


"Iya iya maaf." ucap Kaisar Yun Fang yang kemudian terdiam tanpa menggerakkan tubuhnya sama sekali.


"Begitu kan terlihat semakin tampan." ucap Lin xia yang memberikan godaan kepada sang suami.


Hanya mendengar suara godaan Lin xia, Kaisar Han hasratnya sudah mulai memuncak. pria itu terus menarik tangan Lin xia yang membersihkan luka yang ada di tubuhnya.


"Milikku sudah tidak bisa dikontrol, istriku." ucap Kaisar Yun Fang yang membuat Lin xia langsung melongo.


Bagaimana tidak pria itu sedang terluka namun hasratnya tidak bisa dikendalikan karena sentuhan isterinya di tubuh telanjang sang suami.


"Kau ini sedang terluka, Bagaimana mungkin kita akan melakukan haem-haem pada kondisi seperti ini." ucap Lin xia.


"Haem-haem itu apa sih istriku?" tanya Kaisar Yun Fang yang terlihat polos.


BUKK.


Lin xia langsung memukul punggung sang suami.


"Kau ini sudah tua masa kau tidak mengerti arti dari kata haem-haem." ucap Lin xia yang membuat wanita itu sedikit kesal.

__ADS_1


"Ayolah istriku., aku sudah tidak bisa mengendalikannya." ucap Kaisar Yun Fang yang terlihat wajahnya sedikit memerah dan tubuhnya merasakan perasaan panas dan membara.


"Apakah lukamu ini akan baik-baik saja saat kita melakukannya?" tanya Lin xia.


"Aku ini pria kuat, luka seperti ini tidak akan membuatku tidak bisa bergerak." jawab Kaisar Yun Fang.


Sang Kaisar mulai menarik dagu Lin xia dan memberikan ciuman ciuman yang penuh hasrat di bibir sang istri, sebuah ciuman yang begitu menuntut hingga membuat Lin xia pasrah dengan permintaan sang suami.


Terasa ada aliran listrik yang memasuki tubuh Lin xia saat suaminya itu melakukan ciuman ciuman yang begitu nakal dan berhasrat. tangan Lin xia tiba-tiba menyentuh tubuh telanjang sang suami, hingga membuat Kaisar Yun Fang secara tidak sabar langsung membuka satu persatu pakaian sang istri.


"Aku tidak pernah merasakan sesuatu seperti ini, baru pertama kali aku merasakan hasrat yang sebesar ini pada seorang wanita." ucap Kaisar Yun Fang ditelinga Lin xia. Hal itu membuat Lin xia tubuhnya terasa terbakar.


"Kamu memang nakal." ucap Lin xia.


"Kamu kan isteriku." jawab sang kaisar yang mulai melancarkan aksinya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


__ADS_2