THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
PENYUSUP


__ADS_3

Di tempat Lin xia terlihat Gadis itu sedang menata dirinya bersama para pelayan kepercayaannya. suara canda gurau dengan semua kebahagiaan yang menyelimuti gadis itu.


"Nona, nona benar-benar sangat cantik." ucap salah satu pelayan Lin xia.


"Terima kasih." jawab Lin xia.


"Nona, apa Nona tidak mau memakai make up yang sedikit tebal?" tanya pelayan kembali.


"Tidak, aku tidak suka make up yang terlalu tebal. seperti ini saja." jawab Lin xia.


"Kan hari ini hari spesial Nona?" tanya pelayan.


"AKu tidak mau merubah diriku, seperti inilah aku dan seperti inilah diriku." jawab Lin xia.


Tak berselang lama beberapa orang nampak memasuki tempat Lin xia, tatapan mata Gadis itu menata beberapa orang yang tidak pernah dia lihat.


"Apa yang sedang kalian lakukan di sini?" tanya Lin xia kepada beberapa orang yang sangat mencurigakan.


"Kami pelayan baru, Nona." jawab Salah satu wanita yang mengaku menjadi pelayan baru di Kerajaan Han bagian istana dalam.


"Lalu, apa yang kau lakukan? mengapa kau terus mengotak-atik makanan itu?" tanya Lin xia kepada beberapa pelayan yang sangat mencurigakan.


Terlihat beberapa wanita itu memakai pakaian dan beberapa benda yang sangat mencurigakan. Lin xia memang terkenal sebagai wanita yang sangat teliti, karena hidupnya yang penuh dengan bahaya membuat Lin xia menjadi wanita yang sangat waspada.


Tatapan mata Lin xia menatap gerak-gerik beberapa wanita tersebut, sesaat kemudian terlihat mereka tidak berani menatap Lin xia.


"Mengapa kalian tidak berani memandang wajahku?" tanya Lin xia kepada para pelayan itu.


"Tidak Nona, kami hanya sedang gugup saja. karena hari ini pernikahan yang mulia Kaisar dengan Nona." jawab para pelayan.


Akhirnya Lin xia meninggalkan para wanita yang mengaku sebagai dayang istana bagian dalam, sesaat kemudian Lin xia terus menatap beberapa wanita itu.


"Jendral aku minta padamu untuk memata-matai dan mengikuti para pelayan yang tadi bicara denganku, karena aku yakin mereka bukanlah pelayan bagian istana dalam. karena terlihat gelagat mereka sangat mencurigakan." ucap Lin xia kepada Jenderal Bhauji.


"Maksud nona?" Jenderal Bhauji sangat terkejut saat mendengar perkataan Lin xia.


"Tolong jenderal lakukan." jawab Lin xia.


"Apakah anda yakin?" tanya Jenderal Bhauji kepada Lin xia.


"Kau kira mataku ini tidak awas, apa." jawab Lin xia yang kemudian pergi melenggang ke tempat pernikahan.


*ALTAR PERNIKAHAN*


Kaisar Yun Fang menatap seorang gadis yang begitu membuat hatinya berdebar, ketika Lin xia sudah mendekatinya Kaisar Yun Fang mengulurkan tangannya.


"Aku bahagia karena kamu mau bersamaku." ucap Kaisar Yun Fang.


Lin xia tidak menjawab, namun senyum yang dia tunjukkan bisa mengartikan kalau dia pun seperti itu. Terlihat ritual pernikahan telah di laksanakan, satu persatu ritual itu telah terjadi hingga ritual yang terakhir.

__ADS_1


"Dengar Yang Mulia, kelihatannya ada penyusup di Kerajaan ini." ucap Lin xia di sela-sela ritual yang terakhir.


"Apakah Kau yakin, istriku?" tanya Kaisar Yun Fang.


"Tentu saya sangat yakin, karena mereka begitu mencurigakan. tadi Jendral Bhauji sudah ku mintai untuk membuntuti mereka.


Terlihat Lin xia terus menatap beberapa pengawal dan pelayan yang mencurigakan.


Tak lama kemudian akhirnya Lin xia mengambil salah satu pedang milik pengawal yang berada di dekat Kaisar Yun Fang, benar apa yang diprediksi oleh Lin xia. ternyata sebuah anak panah langsung melesat hendak membunuh Kaisar Yun Fang.


WUSS...


ZLEPP...


Sang Kaisar langsung menghindar, tatapan matanya menatap sang istri yang terlihat juga menghindar.


"Kau tidak apa-apa, istriku!" seru Kaisar Han kepada sang istri, nampak Nana menganggukkan kepalanya.


"Lindungi Yang Mulia Kaisar!" seru Lin xia.


Para pasukan langsung melindungi Kaisar Yun Fang, sedangkan Lin xia langsung menyobek gaun pernikahannya. Memang karena Lin xia tidak terlalu suka gaun yang terlalu ribet.


"Lindungi istriku!" seru Kaisar Yun Fang kepada para pasukan.


Lin xia langsung menggerakkan tangannya, pertanda agar mereka tidak mendekat.


"Yang Mulia, aku bisa melindungi diriku." ucap Lin xia yang kemudian mencoba menyerang para pasukan itu. namun yang terlihat memang Lin xia kurang konsentrasi.


"Aku sangat pandai, istriku." jawab kaisar Yun Fang. sesaat kemudian kaisar Yun Fang mengambil busur dan anak panah.


Lin xia langsung berdiri di belakang punggung sang suami, memang Lin xia tidak terlalu tinggi hanya sebatas telinga sang Kaisar. Hal itu membuat Lin xia sedikit kewalahan untuk mengarahkan busur yang ada di tangan Kaisar Yun Fang.


"Maaf Yang Mulia, bolehkah aku naik ke punggungmu?" tanya Lin xia.


"Tentu saja istriku, kau boleh melakukan apapun padaku karena kau adalah istriku." jawab Kaisar Yun Fang.


Lin xia tersenyum kepada pria itu, sesaat kemudian gadis itu mengarahkan tangan sang Kaisar yang sudah memegang busur serta anak panah.


"Aku harus mengarahkannya ke mana, istriku?" tanya Kaisar.


"Sisi kiri!" seru Lin xia yang kemudian mengatakan kepada sang suami.


WUSS...


ZLEPP..


satu anak panah telah melesat hingga membuat satu penyusup langsung tergeletak,


"Kalian dengarkan Aku, tutup gerbang istana sekarang juga!" seru Lin xia.

__ADS_1


Para prajurit langsung menutup gerbang istana, karena sudah terlihat jelas ada beberapa penyusup yang ingin membunuh Kaisar Yun Fang beserta sang istri.


"Apakah kau pandai bertarung, suamiku?" tanya Lin xia.


Nampak Kaisar Han menganggukkan kepalanya.


"Baguslah kalau begitu, nanti kau lempar tubuhku ke arah sisi kanan, kau mengerti?" tanya Lin xia di telinga sang suami.


"Memangnya Apa yang akan kau lakukan?" tanya Kaisar Yun Fang.


"Sudah, jangan banyak bicara, yang mulia. kalau tidak nanti malam kau akan ku usir dari kamar kita." ucap Lin xia yang membuat wajah Kaisar Yun Fang wajahnya langsung pias.


"Lempar aku suamiku!" seru Lin xia yang meminta sang suami melempar tubuhnya ke sisi kanan. nampak di sana seorang pria ingin memanah sang Kaisar.


ZLEPP..


Para petinggi Kerajaan begitu terkejut karena mereka melihat permaisuri dari Kerajaan Han begitu hebat.


"Istri dari Yang Mulia Kaisar Han memang sangat luar biasa." ucap salah satu pejabat.


Sesaat kemudian gadis itu langsung berlari menuju kerumunan para tamu Kerajaan, terlihat di sana Kaisar Han terus menatap sang istri yang melompat seperti tidak punya beban sama sekali.


ZLEPP.


SRINGGG..


Pedang yang dibawa Lin xia sudah berlumuran darah oleh beberapa dayang istana yang hendak membunuh Kaisar Han.


"Kalau kau berani menggerakkan tubuhmu sekali saja, maka akan kubuat kepalamu ini langsung menggelinding di tanah." ancam Lin xia kepada salah satu dayang yang menyamar di Kerajaan Han. wanita itu langsung memucat karena dia tidak mengira permaisuri dari Kerajaan Han benar-benar sungguh luar biasa.


Mata-mata itu terdiam tanpa bisa mengeluarkan suara sama sekali, yang terlihat wajahnya ketakutan karena sedang berhadapan dengan seorang wanita yang di luar dugaannya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


__ADS_2