THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
KERAJAAN HAN DI SERANG


__ADS_3

TRANGG!!


TRANGG!!


ZLEPP!!


ZLEPP!!


para prajurit menyerang gagak yang berterbangan.


"Habisi gagak-gagak itu!!" seru kaisar Yun Fang.


PLAKK!!


PLAKK!!


WUSS!!


PLASS!!


tiba-tiba begitu banyak makhluk menyeramkan yang bermunculan.


"AAAA!!"


tiba-tiba gagak hitam itu sudah berubah menjadi makhluk-makhluk yang menyeramkan.


"Apa ini?!" seru para prajurit.


"Serang mereka!!" seru Kaisar Yun Fang.


WUSSS!!!


ZLEPP!!


WUSSS!!


ZLEPP!!


anak panah melesat dan mengenai begitu banyak burung gagak.


"Yang mulia, tiba-tiba gagak itu berubah menjadi makhluk menyeramkan!!" seru para prajurit.


"Bagaimana bisa, bagaimana bisa mereka berubah seperti itu!" seru Kaisar Yun Fang.


"Ini sangat berbahaya, yang mulia!!" seru Jenderal Bhauji.


Kondisi yang ada di kerajaan Han benar-benar sangat mengkhawatirkan, sedangkan Lin xia sendiri dia berada di kediamannya nampak wanita itu menahan sakit yang teramat. perutnya benar-benar tidak bisa diajak berunding.


"Kelihatannya yang mulia akan melahirkan." ucap dayang Ruina.


"Aku rasa iya." jawab Lin xia.


BRAKK!!


BRAKK!!


sekawanan burung gagak mengebrak pintu kediaman Lin xia.

__ADS_1


"Yang mulia, hamba akan menghadapi kawanan gagak itu." ucap jenderal Yin mei.


"Hati-hati!" Lin xia yang berusaha untuk menahan perutnya.


"Yang mulia, segeralah anda berbaring." pinta dayang Ruina.


para prajurit bersama kaisar Yun Fang terus melawan kawanan gagak yang sudah berubah. pertarungan yang terjadi di kerajaan Han sangat sengit, sedangkan Lin xia berjuang untuk melahirkan anaknya.


"Arg..,"


suara erangan dari makhluk mengerikan kerajaan kegelapan.


ZLEPP!!


Pertarungan benar-benar terjadi, Lin xia sendiri berusaha untuk melahirkan anak yang ada di kandungannya. darah mulai mengalir dari penduduk kerajaan Han. Lin xia benar-benar berjuang dengan semua yang sudah dia dapatkan.


"Aku pasti akan berjuang untuk anak dan kerajaanku!" seru Lin xia.


Seorang prajurit memberitahu kepada kaisar kalau permaisuri akan melahirkan.


"Yang mulia, yang mulia segeralah ke tempat permaisuri. kami akan menghancurkan para makhluk gagak ini!!" seru jendral Bhauji.


Seketika Kaisar Yun Fang berlari ke kediamannya, pria itu mengkhawatirkan kerajaan dan anak yang ada di kandungan sang istri.


"Aku pasti akan memperjuangkan kalian, aku pasti akan memperjuangkan kalian!!" seru kaisar yang kemudian memakai pedangnya untuk memburu para makhluk gagak.


Jantung sang Kaisar berdebar begitu kencang, terlihat pria itu takut akan terjadi sesuatu kepada sang isteri.


*PAVILIUN PHOENIX*


"AAAA!!!" teriak Lin xia.


OEKK!!


OEKK!!


"Anakku sudah lahir." ucap Kaisar Yun Fang.


KAKK!!


KAKK!!


suara burung gagak berterbangan di atas paviliun sang Kaisar. Sebuah sinar terpancar di antara kegelapan yang ada di atas paviliun sang Kaisar.


OEKK!!


OEKK!!


suara tangis yang keluar dari bayi Lin xia nampak tangisan keras itu benar-benar mengganggu para makhluk menyeramkan itu. suara yang begitu terdengar menggelegar itu menganggu pendengaran sensitif para gagak.


"Herrrr..., Aaaaa!!!" suara teriakan makhluk menyeramkan.


"Kita pergi, kita pergi dari sini!!" teriak mahluk jelmaan gagak.


Kaisar Yun Fang menyaksikan para makhluk jelmaan gagak itu tersakiti oleh suara tangisan dari anaknya. Lin xia yang ada di dalam berusaha untuk mengumpulkan tenaganya untuk melindungi bayinya.


"Selamat, yang mulia. selamat, Anda melahirkan seorang putra mahkota." ucap dayang Ruina.

__ADS_1


"Dayang, carikan aku sesuatu yang aku harus membuat kondisiku baik, aku harus melindungi anakku." ucap dayang Ruina.


Di luar kediaman sang Kaisar nampak sang Kaisar sendiri langsung memerintahkan beberapa prajuritnya untuk menyerang para makhluk jelmaan gagak.


"Serang mereka!" seru Kaisar Yun Fang.


OEKK!!


OEKK!!


tangis bayi Lin xia.


"AAAAA!!"


teriakan para mahluk jelmaan gagak.


tangisan bayi yang dilahirkan oleh Lin xia benar-benar mengganggu para makhluk mengerikan itu. terlihat para makhluk gagak kocar-kacir akibat suara tangisan bayi kecil itu.


Kegelapan yang menyinari langit kerajaan Han tiba-tiba saja kegelapan itu menghilang sedikit demi sedikit. kegelapan Yang membentengi kerajaan itu perlahan-lahan mulai menghilang.


"Lihatlah, para makhluk itu melarikan diri." ucap beberapa prajurit.


"Lebih baik kita mencoba untuk menyerang mereka, kelihatannya mereka melemah." jawab beberapa prajurit yang lain.


suara tangisan dari Putra Lin xia mengganggu para makhluk jelmaan gagak, perlahan-lahan mereka akhirnya melarikan diri dari Kerajaan Han. di tempat lain di lembah kegelapan Kaisar Zhongsan begitu marah ketika dia mengetahui kalau anak buahnya dipukul mundur oleh para prajurit kerajaan Han.


"Bagaimana bisa kalian kalah, Bagaimana bisa kalian kalah!" teriak raja Zhongsan.


"Maafkan kami, raja. kami tidak bisa mengalahkan mereka suara, tangisan itu menyakiti tubuh dan telinga kami." jawab prajurit kegelapan.


"Bodoh! Kenapa kalian tidak bisa mengalahkan mereka, lalu apa kesaktian yang dimiliki oleh bayi itu? Kenapa suara tangisannya bisa menyakiti kalian?!" seru Raja Zhongshan.


Tak ada kata yang diucapkan oleh para prajurit kegelapan, mereka juga kebingungan dengan apa yang terjadi di kerajaan Han.


suara yang dikeluarkan oleh bayi kecil itu membuat tubuh para makhluk gagak itu terasa dicabik-cabik. mereka bukan hanya kesakitan mereka merasakan penderitaan yang sangat luar biasa.


"AAAA!!" teriak raja Zhongshan.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace

__ADS_1


- Crazy love 18+


- Mahar cinta


__ADS_2