
"Yang mulia, apakah yang mulia menakutkan sesuatu?" tanya Jenderal Bhauji kepada Lin xia.
"Tentu saja, jenderal. aku menakutkan sesuatu, Kamu adalah Jenderal sekaligus menteri peperangan. jika kita tidak segera mendapatkan kebenaran mengenai rumor itu jangan sampai mereka menyerang terlebih dahulu sebelum kita mendapatkan kepastian." jawab Lin xia.
"Istriku, Apakah ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari kami?" tanya sang Kaisar.
"Entahlah, suamiku. tapi beberapa hari ini aku mendapatkan bayangan-bayangan yang tidak aku ketahui." jawab Lin xia.
"Maksudmu?" tanya Kaisar Yun Fang.
"Yang mulia, yang mulia tahu sendiri kan aku adalah wanita dari masa depan yang dikirim oleh Ayahku ke masa lalu dengan mempertaruhkan nyawanya. aku takut ada sesuatu yang berhubungan dari masaku ke masa ini." jawab Lin xia.
"Maksud yang mulia Permaisuri?" tanya Hua Yin mai.
"Dahulu Ayahku mengembangkan Sebuah alat transportasi menuju masa depan ataupun masa lalu. sebuah portal yang bisa membuka dinding ke mana saja, ketika aku mendapatkan kabar mengenai para prajurit bayangan kelihatan sekali kalau mereka mempunyai taktik berperang dan cara bertarung yang hampir sama dengan masa ku." jawab Lin xia.
"Apakah ada kemungkinan orang dari duniamu menembus ke masa kami?" tanya Kaisar Yun Fang.
"Aku tidak tahu, yang mulia. tapi aku meminta salah satu prajurit khusus ku untuk mencari informasi itu, mereka sudah memberi kabar dengan jelas mengenai hal itu." jawab Lin xia.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan, Yang mulia? pasti mereka bersembunyi di sebuah kerajaan atau membuat kerajaan sendiri?" Shui Rin yang terlihat terus mengamati pembicaraan Lin xia.
"Aku tidak tahu, komandan Rin. tapi yang jelas Kita harus mencari kebenaran mengenai rumor itu." jawab Lin xia.
"Jika benar mereka dari dunia yang mulia, apakah yang mulia tidak pernah berusaha untuk mencari jalan keluar atau mencoba mencari tahu siapa orang itu?" tanya jenderal Yin Mai.
"Aku minta pada kalian semua untuk memilih para prajurit dari kelompok kalian masing-masing untuk aku latih menjadi pasukan khusus. aku hanya memiliki dua prajurit bayangan yang aku utus untuk menjadi mata-mata yang mulia ataupun mata-mataku. tapi yang jelas kalian harus memilih prajurit yang paling hebat, jika tidak aku tidak tahu apa yang akan terjadi." jawab Lin xia.
"Apakah yang kamu takutkan itu akan berakibat buruk, istriku?" tanya Kaisar Yun Fang.
__ADS_1
"Aku tidak tahu, yang mulia. aku tidak bisa meramalkan masa depan, Namun yang pasti aku hanya bisa mengatakan ini. kita harus mencegah agar tidak ada kejadian yang lebih buruk." jawab Lin xia.
Entah siapa orang yang sudah membangun sebuah kelompok khusus, namun yang jelas Lin xia Sudah beberapa lama ini tidak tenang dengan semua kabar yang dia dapatkan.
Di tempat lain seorang pria nampak berdiri dengan jubah hitamnya. pria itu tersenyum sembari menunjukkan kekuatannya.
"Jika kerajaan Han mempunyai pasukan hebat yang mempunyai julukan prajurit iblis, maka aku akan mempunyai prajurit iblis yang benar-benar terlahir dari iblis. kita akan lihat Bagaimana prajurit iblis dari para manusia melawan prajurit iblis sejati!" seru seorang pria yang berdiri di singgasana kekuasaannya.
"Yang mulia, Apakah kekuatan kita mampu mengalahkan mereka?" tanya salah seorang pria.
"Aku akan mengibarkan bendera kerajaanku, kerajaan iblis yang ada di bumi. Aku adalah manusia sempurna, manusia abadi yang sudah hidup selama ratusan tahun. aku sudah menjelajahi kehidupan ini, aku sudah melintasi waktu selama ratusan tahun." jawab si pria.
"Hidup yang mulia Kaisar!!!" seru para pasukan yang entah seperti apa wujud mereka. namun mereka sedikit terlihat seperti manusia, namun ketika bulan purnama sudah menunjukkan sinarnya makhluk-makhluk itu berubah menjadi makhluk yang sangat mengerikan. Seorang pria yang sudah berada di begitu banyak masa, seorang pria yang ternyata juga melintasi waktu sama seperti Lin xia.
Setelah berbicara dengan para pasukannya Lin xia kembali ke paviliunnya, nampak terlihat wanita itu memandang langit yang masih bersinar terang. Lin xia mengkhawatirkan sesuatu hingga membuatnya tidak tenang.
"Yang mulia, Kenapa anda seperti ini? anda tidak boleh terlalu memikirkan sesuatu." ucap dayang Sansan.
"Apakah yang mulia memikirkan mengenai kerajaan!" tanya dayang Sansan.
"Aku memikirkan apa yang akan terjadi kepada kita semua." jawab Lin xia.
"Yang mulia, apakah yang mulia tidak percaya dengan yang mulia Kaisar?" tanya dayang Sansan.
"Aku sangat percaya dengan suamiku, dayang. tapi aku merasakan sesuatu yang aneh, aku merasakan musuhku itu memiliki kekuatan yang hebat. aku merasakan kalau dia sama sepertiku." jawab Lin xia.
"Maksud yang mulia?" tanya dayang Sansan.
"Kemungkinan besar orang itu dari masa di mana aku berasal. Jika Itu memang terjadi, lalu bagaimana dia bisa ke dunia ini? dia memakai apa? apakah ada mesin waktu selain milik Ayahku?" tanya Lin xia. wanita itu nampak berpikir begitu keras, dia memikirkan semua kemungkinan yang akan terjadi di kerajaan Han.
__ADS_1
Di tempat lain Kaisar Yun Fang dan para pasukan miliknya nampak memikirkan apa yang dikatakan oleh istrinya.
"Yang mulia, apakah yang mulia memikirkan apa yang dikatakan oleh permaisuri?" tanya jenderal Bhauji.
"Tentu saja, Jenderal. Aku memikirkan apa yang dikatakan oleh istriku. Aku melihat ketakutan yang besar di matanya." jawab kaisar.
"Yang mulia, Apakah kita tidak bisa melawan mereka?" tanya Jenderal Bhauji.
"Aku tidak tahu, Jenderal. tapi kita hanya bisa berusaha." jawab Kaisar Yun Fang.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1
- The royal palace