THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
MENANGKAP PENYUSUP


__ADS_3

"Tangkap mereka!!" seru Lin xia yang telah menangkap beberapa penyusup di Kerajaan Han.


"Bagaimana mungkin wanita itu bisa mengetahui keberadaan kita!" seru beberapa penyusup yang sudah dikepung oleh para prajurit Kerajaan Han.


"Beraninya kalian memasuki Kerajaanku dan ingin membunuhku!" seru Kaisar Han kepada para penyusup. pria itu memegang pedang dengan raut wajah yang bisa di bayangkan, marah.


"Kalian bodoh."


Lin xia telah menyeret salah seorang penyusup hingga wanita itu berteriak ketakutan.


"Ampun!!" seru wanita penyusup.


semua rencana yang sudah mereka buat hancur total karena Lin xia.


"Apakah sakit?" tanya Lin xia kepada salah satu penyusup.


GREPP...


Lin xia mencengkeram leher seorang wanita, tatapan mata yang begitu marah itu membuat si wanita hanya bisa menahan semua kesakitannya. raut wajahnya mengerang kesakitan saat Lin xia menjambak rambutnya dan menarik paksa wanita itu.


"Suamiku, Lebih baik kau menggantung mereka di luar gerbang Kerajaan, dengan begitu para penyusup yang ingin melakukan kejahatan kepadamu biar mereka tahu bahwa Kaisar mereka tidak akan menjadi lemah setelah ini!" seru Lin xia yang kemudian memberikan tanda goresan di leher Salah satu wanita yang ingin membunuh Kaisar Yun Fang.


ZRETT...


Para pejabat yang melihat hal itu mereka tidak akan pernah menyangka kalau permaisuri dari kerajaan Han adalah seorang wanita tegar yang luar biasa. bahkan wanita itu bisa menghancurkan pemberontakan yang akan terjadi di dalam Kerajaan Han.


"Minta seluruh anggota Kerajaan dan seluruh pejabat negara untuk berkumpul. Jangan biarkan keluarga mereka keluar dari Kerajaan ini. jika mereka berani melakukan hal itu, bunuh saja!" seru Lin xia kepada para prajurit.


"Apa."


orang-orang yang ada di kerajaan sangat terkejut, mereka saling menatap satu sama lain, sesaat kemudian Kaisar Yun Fang langsung menganggukkan kepalanya tanda persetujuan dari perkataan sang istri.


"Ada apa, istriku?" tanya Kaisar Yun Fang kepada sang istri.


"Nampaknya salah satu keluarga atau pejabat Kerajaanmu ingin melakukan pemberontakan, suamiku." jawab Lin xia.


"Apa." Kaisar Yun Fang sangat terkejut dengan perkataan Isterinya, karena selama ini tidak ada pergerakan yang terjadi di Kerajaannya. namun sekarang saat dia akan melakukan pernikahan, malah ada rencana pemberontakan di dalam kerajaan.


"Bersiaga!!" perintah jenderal Bhauji.


"Baik!!" seru prajurit.


Akhirnya para pasukan dikumpulkan, Kerajaan Han telah diblokade hingga membuat orang-orang yang ada di dalam Kerajaan tidak bisa keluar dari Kerajaan tersebut.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin Kerajaan ini di blokade!" seru beberapa pejabat yang tidak bisa terima kalau Kerajaan ditutup karena insiden yang terjadi.


"Jika kalian tidak bisa menerima, aku yakin kan kalian akan kehilangan kepala kalian!" seru Lin xia.


"Apa ini." para pejabat sangat ketakutan dengan perkataan Lin xia, karena wanita itu tidak akan main-main dengan perkataannya.


Tak berapa lama kemudian para prajurit telah mengumpulkan para pejabat di luar Aula Kerajaan, terlihat di sana Lin xia menatap satu persatu. jelas Ada sesuatu yang membuat Lin xia mengelilingi para pejabat dan keluarga Kerajaan.


"Siapa yang kau curiga, istriku?" tanya Kaisar kepada sang istri.


"...," Lin xia hanya menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian wanita itu membisikkan satu kata di telinga sang istri.


BRAKKK!!!


"Apakah kau yakin, istriku?" tanya Kaisar Yun Fang kepada Lin xia.


Lin xia menganggukkan kepalanya, wanita itu sangat yakin dengan apa yang dia lihat.


"Waktu itu aku tidak sengaja melihat benda itu berada di salah satu tubuh para pelayan yang menyamar jadi dayang di dalam Kerajaan ini, Suamiku." jawab Lin xia.


"Berani sekali dia melakukan hal itu!" seru Kaisar Yun Fang.


"Tentu saja dia berani melakukan hal itu, jika kau sampai mempunyai keturunan dan jika kau sampai berbahagia. maka dia tidak akan bisa mendapatkan tahta yang diincar selama ini." jawab Lin xia.


"Suamiku." Lin xia langsung mengejar sang suami sembari meredam emosinya, "Kau tidak boleh seperti itu suamiku, kau harus terlihat senormal mungkin agar dia tidak curiga saat kau sudah berada disampingnya." pinta Lin xia.


"Tapi..," Kaisar Yun Fang menahan emosinya, benar apa yang dikatakan oleh istrinya itu. dengan begitu orang yang ingin membunuhnya itu tidak akan bisa pergi ke mana pun.


"Aku tidak akan pernah menyangka kalau dia ingin melakukan hal itu kepadaku." ucap Kaisar Yun Fang kepada sang istri.


"Harta dan tahta bisa melakukan apapun, suamiku." jawab Lin xia


Kaisar Yun Fang menatap sang istri sembari memberikan pelukan kepada pria itu. "Terima kasih karena kau telah hadir di dalam hidupku." ucap Kaisar Yun Fang.


CUP..


seketika Lin xia memberikan kecupan di pipi sang suami.


"Jadilah satu-satunya pria di dalam hidupku dan jadikan Aku satu-satunya Wanita yang ada di hidupmu." pinta Lin xia kepada sang Kaisar.


"Emm..," Kaisar Yun Fang menganggukkan kepalanya sembari memeluk pinggang sang istri dan membawanya ke aula Kerajaan.


Di dalam Aula Kerajaan itu para keluarga dan pejabat Kerajaan berbisik satu sama lain, yang terlihat jelas mereka begitu mencibir Lin xia karena wanita itu dengan berani dia telah membuat Kaisar Yun Fang menuruti semua perkataannya.

__ADS_1


"Yang Mulia Kaisar tiba!" seru salah seorang Kasim yang memberitahu akan kedatangan Kaisar Yun Fang dan sang permaisuri.


Kaisar Yun Fang dan Lin xia memasuki ruangan tersebut.


"Yang Mulia, Kenapa kami dikumpulkan di sini!" seru salah satu pejabat.


"Jenderal Bauji, tutup pintu aulah Kerajaan dan jaga pintu itu agar tidak ada satu orang pun keluar dari pintu itu!" seru Kaisar Yun Fang kepada Jenderal Bauji.


"Baik, yang mulia." Sang Jenderal menganggukkan kepalanya, sesaat kemudian para keluarga Kerajaan dan pejabat Kerajaan saling bergunjing satu sama lain.


"Apa hubungannya kami dengan para penyusup itu, Yang Mulia?" tanya salah satu pejabat.


"Ada hubungannya, karena salah satu di antara kalian adalah otak dibalik rencana pembunuhan terhadapku." jawab Kaisar Yun Fang.


"Apa!" seru para pejabat.


Sesaat kemudian nampak salah satu saudara Kaisar Han langsung tertawa terbahak-bahak.


"Ha-ha-ha..., Apa buktinya kalau salah satu dari kami adalah otak dibalik perencanaan ini, atau semua ini hanyalah karangan istrimu saja!" seru pangeran Baek-ji kepada Kaisar Yun Fang.


"Kenapa aku harus mengarang sebuah cerita untuk membunuh suamiku sendiri? aku hanyalah wanita dari luar, Aku tidak akan tahu bagaimana seluk-beluk dari kerajaan ini kecuali orang itu adalah anggota kerajaan." jawab Lin xia dengan begitu santai. tak ada amarah sama sekali di wajahnya, namun kata-kata yang dikeluarkan oleh Lin xia membuat para pejabat langsung beradu argumen.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace

__ADS_1


__ADS_2