THE ROYAL PALACE

THE ROYAL PALACE
KABAR BAHAGIA


__ADS_3

Suara teriakan dan kebahagiaan benar-benar dirasakan oleh para penduduk kerajaan Han.


"Yang mulia, kita menang! kita menang!!" teriak para prajurit.


Seketika Lin xia meneteskan air matanya, kebahagiaannya benar-benar begitu luar biasa. terlihat wanita itu menunggu kedatangan sang suami.


"Aku akan ke benteng kerajaan, Aku ingin menyambut Yang mulia Kaisar dan para pasukan kerajaan Han." ucap Lin xia yang kemudian menaiki kuda menuju benteng kerajaan.


Para prajurit dan rakyat tentu saja mengikuti Lin xia, mereka menatap wanita yang begitu luar biasa. mungkin jika lincia tidak mengajari mereka teknik berperang, Ada kemungkinan mereka tidak bisa mengalahkan para pasukan kerajaan Sang dengan secepat itu.


"Yang mulia kaisar Yun Fang dan yang mulia permaisuri adalah pasangan yang diberkahi para dewa. aku yakin mereka akan mampu membuat kerajaan ini semakin berjaya." ucap para prajurit.


Tak berselang lama akhirnya Lin xia sudah sampai di benteng kerajaan, dengan begitu sabar Lin xia menunggu kedatangan suaminya(sebenarnya beberapa jam). seorang pria yang sudah memberikan dia kehidupan baru. jantung yang begitu berdebar hati yang begitu gelisah dan tatapan mata yang terus menunggu gerbang kerajaan dibuka.


KRAKK...


Tak berselang lama pintu perlahan-lahan dibuka oleh para prajurit, tatapan Lin xia begitu terkunci ketika melihat pintu gerbang itu perlahan-lahan membuka lebar. suara tabuh genderang yang begitu keras, para pasukan berkuda memasuki kerajaan bersama pimpinan mereka. Lin xia turun dari kudanya, menatap sang suami yang perlahan-lahan memasuki gerbang kerajaan.


Kaisar Yun Fang menatap istrinya yang masih berpakaian prajurit perang, pria itu seketika turun dari kudanya. menatap wanita cantik yang membuatnya jatuh cinta untuk pertama kali. langkah kaki menuntun wanita itu untuk berlari ke pelukan sang suami.


"Kita memenangkan peperangan, istriku. kita memenangkan peperangan ini." ucap Kaisar Yun Fang sembari memeluk Isterinya dengan begitu erat, pelukan itu begitu berarti, kata-kata yang diucapkan oleh sang kaisar membuat Lin xia tersenyum, namun...,


BRUKK...


tiba-tiba saja Lin xia terjatuh tidak sadarkan diri diperlukan sang Kaisar.


"Istriku, istriku!" teriak Kaisar Yun Fang saat melihat istrinya sudah tidak sadarkan diri di pelukannya.


Dengan segera sang Kaisar menggendong sang istri membawanya berlari menuju kerajaan.


"Panggilkan tabib!" teriak sang Kaisar dengan suara yang begitu menggelegar.


Para prajurit dan rakyat yang ada di benteng kerajaan mereka takut terjadi sesuatu kepada permaisuri mereka. sekitar beberapa waktu kemudian tabib sudah berada di paviliun sang Kaisar.


"Bagaimana kondisi istriku, tabib?" tanya Kaisar Yun Fang.


Tak Ada jawaban dari tabib hingga membuat sang kaisar seketika murka. "Apa yang terjadi dengan istriku?! Kenapa kau diam saja, Apa kamu mau kepalamu itu aku penggal!!" teriak kaisar Yun Fang dengan suara yang begitu keras.

__ADS_1


"Ampuni hamba, yang mulia. ampuni hamba." jawab tabib.


"Apa yang terjadi dengan istriku? Kenapa dia tiba-tiba tidak sadarkan diri?" tanya Kaisar.


"Tenang Yang mulia, tenang." pinta Kasim.


"Keluar kalian semua!!" seru kaisar.


"Yang mulia harus tenang, biar tabib menjelaskan pada yang mulia." ucap Kasim.


"Apa yang terjadi dengan isteriku, Kenapa istriku tiba-tiba tidak sadarkan diri?" tanya Kaisar.


"Ampun, yang mulia. yang mulia permaisuri kondisinya baik-baik saja." jawab tabib.


"Lalu, bagaimana bisa istriku tidak sadarkan diri? kamu bilang dia baik-baik saja, kamu ingin aku seret ke penjara!!" seru kaisar yang benar-benar sangat marah.


"Ampun, Yang mulia. ini karena yang melihat permaisuri sedang mengandung, selamat yang mulia. yang mulai Kaisar akan menjadi seorang ayah." jawab tabib.


"Apa maksudmu, kamu bilang istriku tidak apa-apa?" Kaisar Yun Fang yang masih belum sadar.


"Selamat, yang mulia. yang mulia akan mendapatkan keturunan, yang mulia permaisuri sedang hamil!" seru Kasim dan dayang yang ada di ruangan itu.


"Iya, yang mulia. yang mulia permaisuri sedang mengandung." jawab tabib yang membuat raut wajah kaisar Yun Fang seketika berubah. wajah bahagia itu benar-benar terlihat, pria itu tersenyum begitu lebar sembari menatap sang istri.


"Istriku hamil?" tanya Kaisar.


"Benar, yang mulia. yang mulia permaisuri sedang hamil." jawab tabib.


"Hahaha.., istriku hamil? aku akan menjadi seorang ayah?" tanya Kaisar Yun Fang yang benar-benar tidak percaya dengan kabar yang dia dengarkan.


"Selamat, yang mulia. selamat!!" seru Kasim dan yang lain.


"Hahaha..., aku akan menjadi Ayah? aku akan menjadi seorang ayah?!" seru sang Kaisar.


kebahagiaan itu membuat kaisar Yun Fang seperti seorang pria yang tidak akan pernah dia pikirkan.


"Keluarlah kalian, Aku ingin bersama istriku!" perintah Kaisar.

__ADS_1


Akhirnya orang-orang keluar dari ruangan itu, mereka nampak melihat wajah Kaisar mereka yang begitu bahagia. kabar mengenai kehamilan Lin xia belum berani disebarkan oleh mereka semuanya.


"Jangan sampai ada yang menyebarkan berita ini terlebih dahulu, biar yang mulia Kaisar memberikan kabar ini kepada seluruh rakyat." pinta kasim.


"Baik, kasim." jawab dayang dan yang lain.


Di kamar itu terlihat kaisar terus menatap istrinya, membelai wajah istrinya kemudian tersenyum. tak berselang lama akhirnya sudah siuman, wanita itu menatap suaminya yang sedari tadi menatapnya sembari tersenyum.


"Yang mulia." Panggil Lin xia.


"Kamu istirahatlah dahulu, istriku." minta Kaisar.


"Aku tidak apa-apa, yang mulia. maaf jika aku tiba-tiba tidak sadarkan diri." ucap Lin xia.


"Tidak apa-apa, Istriku. kamu tahu kamu memberikan aku kebahagiaan berlipat ganda." jawab Kaisar.


"Memangnya ada apa, yang mulia? aku tahu kalau yang mulia sudah mendapatkan kemenangan." ucap Lin xia.


"Aku mendapatkan kemenangan dua kali lipat, istriku." jawab Kaisar sembari tersenyum.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci

__ADS_1


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


__ADS_2