
Saat Argon mendekati pedang ragnarok yang tertancap dengan tubuh Aaron itu seketika energi Argon yang tersegel didalamnya bereaksi dan menimbulkan aura merah darah yang sangat pekat menyelimuti pedang itu, melihat kejadian itu dengan sigap Zero menghempaskan ekornya tepat ditubuh Aaron, Argon yang sedang merasukinya itu tak menyadari serangan Zero dan langsung terpental dan menabrak tebing didekat sana hingga bebatuan itu mengubur dirinya.
"Siapa kau sebenarnya, pantas saja dari tadi tercium bau busuk yang sangat menyengat, apa yang kau lalukan terhadap bocah kecil itu?" Ucap Zero dengan penuh kecurigaan, dia sontak menyerangnya karena tak ingin hal buruk bakalan terjadi. Bebatuan yang menimpa itu dengan mudahnya dihempaskan oleh kekuatan Argon dan dengan cepat dia terbang dan kembali menghampiri pedang ragnarok itu.
"Khu..khu..khu sepertinya sampai disini saja, lelah sekali aku berpura-pura bertingkah bodoh begini! Bukan begitu Zero" Ucap Argon dengan tubuh Aaron itu dan melayangkan seringainya terhadap Zero. Zero pun langsung menyadari aura dari energi Argon setelah dia memperlihatkan eksistensinya itu.
"Cih sial! Kalau saja dia tidak berada didalam tubuh anak itu aku langsung cabik-cabik tubuh sombongnya itu" Kata zero dalam hati, melihat kondisi itu dia muak dan langsung melontarkan perkataannya.
"Dasar pengecut! Kalau berani cepat tunjukkan tubuh aslimu disini dasar Argon sialan! "
"Khu..khu..khu tentu saja setelah aku cabut pedang itu, sesuai dengan perkataanmu aku akan keluar dari tubuh ini dan dengan senang hati menghadapimu, Zero" Argon pun bersiap mencabut pedang itu, Tak mau tinggal diam Zero pun mencoba menghalanginya sekali lagi dengan serangan fisiknya namun apadaya Argon telah membuat dinding penghalang yang sangat kuat sehingga Zero tak bisa melakukan apapun.
"Khu..khu..khu akhirnya aku bisa mengambil kembali kekuatanku" Ucap Argon yang kini mencabut pedang itu, energi yang bercampur aduk menyelimuti pedang ragnarok itu kini terserap kedalam tubuhnya hingga tak tersisa sama sekali, Argon yang menyadari bahwa ada energi lain yang ikut terserap langsung merasa kesakitan.
"Argh.. Apa ini! Ada energi lain yang seolah bertentangan dengan kekuatanku" Ucapnya mencoba berontak melawan rasa sakitnya, kini dia langsung keluar dari tubuh Aaron dan bersamaan dengan itu ia pergi dengan menciptakan gerbang portal untuk menuju markasnya.
__ADS_1
"Apa yang terjadi barusan! Ah daripada itu apakah bocah kecil ini baik-baik saja? " Kata Zero yang kini datang menghampiri Aaron setelah penghalang itu lenyap. Aaron terlihat pingsan dan Zero pun memutuskan untuk membawanya pergi ke air terjun Abbadon yang tak jauh dari sana.
***
Air Terjun Abbadon.
Tempat sakral yang ada dialam legion itu mampu menyembuhkan berbagai luka, bahkan proses penyembuhannya lebih baik dibandingkan dengan sihir healing.
Zero meletakkan tubuh Aaron ditepi air terjun itu dan tak butuh waktu lama Aaron tersadar dan mulai beranjak dari berbaringnya.
"Kau berada di alam legion, bocah kecil"
"Apa! Kenapa aku bisa berada disini? " Tanya nya dengan sangat kebingungan.
"Ceritanya panjang, daripada itu apa kau sudah baik-baik saja? " Tanya Zero, dia memastikan kondisi dari patnernya itu karena tak ingin hal buruk juga menimpanya.
__ADS_1
"Yeah sepertinya aku baik-baik saja, sebenarnya apa yang baru saja terjadi? " Tanya Aaron sekali lagi. Dengan menghela nafas Zero pun mencoba menceritakan semua kejadian yang baru saja dialaminya dengan sangat jelas dan seketika penjelasan itu membuat Aaron mengingat kembali kejadian sebelum ia dikendalikan oleh Argon.
"Jadi begitu... Ah aku ingat sekarang! Fablo, bukan maksudku Argon! Dia menyamar menjadi seseorang, jadi setelah dia melakukan sesuatu terhadapku aku tidak sadarkan diri dan dia mengambil kendali dari tubuhku ini? " Kata Aaron.
"Yeah kurang lebih seperti itu, dan buruknya dia berhasil mendapatkan kekuatan seutuhnya setelah berhasil mencabut pedang ragnarok itu, sial!!" Kata Zero, dia melampiaskan kekesalannya dengan terus memukuli tanah yang dia pijakinya.
"Apa! Benarkah itu! Aku merasa hal buruk bakalan terjadi sebentar lagi... Tapi Zero? Entah kenapa aku merasakan aliran energi yang sangat kuat didalam tubuhku ini" Ucap Aaron sembari memejamkan mata dan merasakan energi kuat yang selaras dengan energi miliknya.
"Jangan-jangan.. Mungkinkah itu energi dari pedang ragnarok itu sendiri" Kata Zero didalam hatinya, karena energi mereka sekarang saling terhubung, dia pun mencoba merasakannya dan benar saja itu adalah energi dari pedang ragnarok, tepatnya sisa dari energi pahlawan-pahlawan terdahulu yang pernah menggunakan pedang ragnarok itu dimasa lalu.
"Tidak salah lagi bocah kecil! Itu adalah energi para pahlawan yang diberikan kepadamu karena kau lah summoner yang diramalkan itu!" Kata Zero.
"Eh apakah benar begitu? " Tanya Aaron dengan menggaruk rambutnya yang tidak gatal itu.
"Benar, sekarang aku akan melatihmu agar menjadi lebih kuat dan kita hajar makhluk bernama Argon itu! " Kata Zero dengan penuh semangat, dia bersiap membawa Aaron pergi ke teritorinya untuk bergegas melatihnya.
__ADS_1
"Tapi kan aku belum tidur sama sekali!!! " Teriak Aaron yang kini menjatuhkan tubuhnya sendiri.