Tiara Siluman Ular

Tiara Siluman Ular
Girang


__ADS_3

Saat ini pak Marno sedang berada di kamar yang dia kunci pintunya agar tidak ada yang masuk mengganggunya. Agar dia lebih fokus untuk bersama Tiara sang pemberi kekayaan.


“Ada apa kau memanggilku? harta mu masih banyak dan tidak akan kekurangan sedikit pun bukan?" suara Tiara yang baru muncul di tempat tersebut.


Bibir pak Marno menyungging merasa senang melihat gadisnya sudah hadir di hadapannya. “Kau sudah datang Tiara, aku merindukan mu dan aku membutuhkan sesuatu.”


Pria bertubuh gemuk tinggi itu menghadap dan meraih bahu gadis cantik nan menawan hati. Di ajaknya ke atas tempat tidur yang sudah ditaburi dengan banyak kelopak bunga nan warna-warni.


Pria yang sudah berumur itu tetap perkasa dalam segalanya, Tiara pun membalas yang pria itu lakukan. Marno mengecup kening dan pipi Tiara dan lalu pindah ke bawah menelusuri setiap inci nya.


“Katakan lah apa permintaan mu?” selidik Tiara sambil mendudukan dirinya di atas tempat tidur bersama pak Marno.


Pak Marno tersenyum sambil menatap lekat ke arah Tiara.“Istri ku merajuk ingin berlian yang harganya kisaran lima sampai enam ratus juta gitu. Sementara uangku ada di modal dan kemarin ada orang yang membutuhkan untuk biaya rumah sakit, ibunya yang sakit, jadi aku kasihkan sama mereka.”


“Ooh, baiklah … kalau begitu aku akan memberikannya dan buatlah istrimu bahagia. Ingat jangan sombong dan harus tetap berbagi, pada siapa pun.” Pesan Tiara.


“Terima kasih sayang ku, cintaku …” pak Marno menarik tangan Tiara ke dalam pelukannya. Bagaimana tidak kurang bernafsu pada istri tua? toh ada Tiara yang lebih press dan selalu baru barangnya, tidak pernah kendor ataupun berubah. Selalu menggigit, mesinnya.

__ADS_1


Keduanya melakukan hubungan intim di bawah sinar lampu yang remang-remang yang bikin suasana lebih syahdu. Saling banting saling pukul, pergulatan yang kian memanas sehingga peluh pun bercucuran dan membasahi tubuh.


Setelah beberapa waktu hanya dalam suasa yang mengasyikan, akhirnya keduanya menyudahi penyatuan tersebut. Tiara pun pergi meninggalkan uang yang banyak untuk membelikan istri pak Marno berlian.


Pak Marno pun girang dengan uang yang Tiara tinggalkan. “Ini sih lebih, terima kasih sayang ku Tiara, kau sudah memuaskan ku dalam segala hal. Kau buat aku puas dan juga kau berikan aku banyak uang. Terima kasih cinta ku?” gumamnya pak Marno sambil menciumi uang tersebut.


...----...


Di kediamannya Darjat yang mewah, terdapat istri Darjat yang sedang berada di ruang tengah menerima tamu yang katanya dari yayasan anak yatim. Mau meminta bantuan atau sumbangan pada Darjat dan istri.


“Maaf, Mas. Lebih baik tunggu dulu suami saya, karena saya kurang berkuasa,” ucap istrinya Darjat yang sambil celingukan mencari suami yang belum kelihatan batang hidungnya.


Di sambut oleh sang istri dengan senyuman. “Mas, baru pulang?”


“Iya, ada tamu rupanya?” Darjat mengedarkan pandangannya pada tamu yang sedang istrinya hadapi.


“Iya, selamat siang Pak Darjat?” tamunya pun itu mengangguk hormat kepada tuan rumah yang baru datang itu.

__ADS_1


“Oya, ada apa ya?” tanya Darjat sambil mendudukan dirinya di dekat sang istri.


“Ini lho, Mas … mereka itu mau meminta sumbangan buat yayasan anak yatim dan saya bilang tunggu dulu Mas pulang,” jawab sang istri menjelaskan.


“Ooh … dari mana nih yayasannya bisa saya lihat?” Darjat meminta map proposal yang tergeletak di meja.


Setelah beberapa saat Darjat membacanya. "Ini saya tahu, kenapa kau tidak memberikannya?” Darjat melihat ke arah sang istri.


“Saya kan harus minta izin dulu Mas. Nanti kalau aku kasih terus ... Mas marah, kan gak enak.” Balas sang istri menatap lekat ke arah suami nya tersebut.


“Kan, Mas sudah bilang ... kalau untuk kebaikan hati, tidak perlu bertanya dulu.” Tambahnya Darjat.


Kemudian di keluarkan nya gepokan uang berwarna merah dari tas yang barusan ia bawa, yang kebetulan dia dari bengkel. Memberikan pekerjanya gajih dan masih ada sisanya.


“Ini. Dan semoga bermanfaat,” ucap Darjat sambil memberikan uang tersebut.


Tamunya langsung terima dengan senang hati dan ucapan doa. Semoga harta Darjat semakin berkah dan melimpah ruah ....

__ADS_1


...🌼----🌼...


Jangan lupa terus dukung aku ya? terima kasih.


__ADS_2