
tania tengah duduk menikmati alkohol ditangannya ia tak sadar ada beberapa mata yg sedang mengawasinya .
ia teringat 1 tahun lalu dimana ia telah kehilangan mahkota berharganya gara gara lelaki brengsek yg ternyata meninggalkannya.
semakin ia teringat betapa bodohnya dia yang memilih satria dan berakhir di hianati oleh lelaki tersebut , ia semakin bertekad akan mencari wanita yg di jodohkan dengan satria.
" aya.." sebuah suara mengagetkan tania yg semakin mabuk
" berani nya lo..." tania menoleh dan hendak berdiri dan menghampiri asal suara tersebut , namun tubuhnya yg terasa sudah terlalu banyak minum itu ambruk ke lantai.
dengan segera satria mendekati tania
" aya , kenapa kamu jadi kek gini?" tanya satria, namun tania sudah tak sadarkan diri .
satria menggendong tubuh tania dan meminta teman temannya untuk membantu membuka pintu mobilnya dan ia berniat untuk membawa tania ke apartemennya
" bas tolong bilangin ke yg lain , gue cabut duluan ya"
" oke" kata bastian
didalam mobil satria memandangi wajah cantik dan sayu itu , ia teringat ketika gadis itu menyatakan cinta padanya . gadis itu tampak ceria , dan membuat satria sedikit menyimpan rasa untuk tania . namun setelah ia mengenal laila gadis yg dijodohkan ayahnya perasaan itu mulai berpaling dari tania dan sampai sekarang ia masih menunggu laila gadis yg menolak nya .
******
Apartemen satria
satria sampai diapartemennya , lalu ia merebahkan tubuh tania dikasurnya. satria duduk disofa dan menyandarkan tubuhnya dan mulai tenggelam dalam kenyamanan.
dimana ini batin tania dan memandangi sekelilingnya
betapa kagetnya ia melihat lelaki yang selama ini ia cari ada dihadapannya sedang tertidur lelap disofa
tanpa membangunkan satria, tania bergegas ke kamar mandi untuk menyegarkan wajahnya.
satria terbangun dan mendengar gemricik air didalam kamar mandi. ia segera duduk dan memandang pintu kamar mandi berharap gadis itu segera keluar.
dan yg ditunggu pun keluar
" hai" sapa tania canggung
__ADS_1
" hai aya" " kemarilah , lama kita tak bertemu" ucap satria lembut dan melambaikan tangannya. tania mendekat ke arah satria
"sat ... aku kangen.. hiks hiks.."
" aku tau..., tapi maaf ..." jawab satria menggantung perkataannya
" aku tau.." seolah mengerti yg akan diucapkan satria , tania berniat untuk beranjak dari tempat duduknya , namun tangannya di cekal oleh tangan satria yg tiba tiba menariknya sehingga dia berhenti dan membelakangi satria.
" maaf.. kalau aku udah bikin kamu sakit"
tania terisak mendengar kata kata satria dan terjatuh ke lantai
"kenapa sat, apa yg kurang dari aku..hiks hiks" tanya tania dan memandang wajah satria yg sedang menunduk penuh sesal
" aku mencintai laila calon istriku" kata satria dan membuat tania semakin menangis menjadi jadi
mereka berdua lalu hanyut dalam kesedihan dan kesalahan masing masing.
******
setelah tania mulai membaik satria mengantar gadis itu ke apartemennya.
" thanks sat" kata tania tanpa menoleh dan keluar dari mobil satria
" aya... kalau kamu butuh sesuatu aku akan ada buat kamu " kata satria sebelum tania benar benar hilang dari pandangannya
rasa bersalah pada gadis itu selalu membayangi hidupnya. ia tak menyangka bahwa tania begitu rapuh , dulu ia berfikir tania seperti gadis lain yg rela tidur dengannya secara suka rela. tapi tania berbeda ia slalu membuat satria terus merasa bersalah.
******
jam 09.00
laila sudah bersiap pergi ke kantor Y
ia sudah memakai pakaian hitam putih layaknya traine pada umumnya
sesampai dikantor laila berdecak kagum dengan perusahaan tersebut , bagaimana tidak perusahaan itu begitu besar .
apa mungkin ayah akan mengijinkan aku kerja kalau tau aku akan bekerja di perusahaan saingannya batin laila
__ADS_1
ia melangkah menuju receptionis
" permisi mba, saya ada interview hari ini. emm... ruangan HRD ada dimana ya? " tanya laila dengan sopan dan tersenyum
" mba laila ya" tanya receptionis tersebut
" iya betul"
" mba sudah ditunggu diruang no 56, maju dari sini belok kanan" kata receptionis tersebut mengarahkan laila
" terimakasih" ucap laila dan bergegas menuju ruangan tersebut
56, ok ketemu batin laila
laila mengetuk pintu kaca tersebut dan terdengar suara dari dalam ruangan itu
" masuk"
" permisi .."
" iya silahkan duduk" tanya wanita paruh baya itu
" terimakasih"
" langsung saja ya mb, saya sudah tau dari pak romeo bahwa kamu langsung di rekomendasikan oleh beliau"
" iya betul bu"
" kamu lulusan dari mana?"
" univ bla..bla..bla" kata laila menjelaskan. dan wanita tersebut menganggukan kepalanya sambil membolak balikan data cv milik laila
" oke, kamu saya tempatkan sebagai sekertaris pak romeo, beliau berpesan bahwa jika nilai dan cv kamu bagus maka beliau akan memilih kamu untuk menjadi sekertarisnya menggantikan sekertaris lamanya yg cuti hamil dan melahirkan" jelas wanita tersebut
" baik bu, terimakasih banyak" ucap laila dengan girang ia tak pernah menyangka akan langsung menjadi sekertaris lelaki itu
" oke , mulai besok datanglah lebih awal dan siapkan semua keperluan pak romeo, dan selamat bergabung" kata wanita tersebut menjabat tangan laila
" terimakasih banyak bu, saya akan berusaha semaksimal mungkin" balas laila membalas jabat tangan tersebut.
__ADS_1
dengan rasa gembira laila pergi meninggalkan kantor tersebut .