TOUCH MY HEART

TOUCH MY HEART
Sang Tunangan


__ADS_3

Bastian tertegun mendengar ucapan Satria. Bagaimana pun Laila adalah tunangan Satria , jika ia ikut mencampuri urusan mereka seperti nya itu kurang tepat.


" oke, coba lo selesaikan masalah lo sama laila" ucap Bastian pasrah


" Mas Bas, tolong" rengek Laila lirih sambil memegang ujung lengan kemeja Bastian


" maaf Laila, seharusnya gue tidak ikut campur urusan lo sama Satria" ucap Bastian. sesungguhnya Bastian sangat ingin membantu gadis itu , tapi apalah daya laila adalah tunangan dari sahabatnya .


"Laila aku mohon , kita bicara sebentar. ada yg mau aku jelasin sama kamu?" mohon Satria


" aku mau bicara sama kamu, tapi ada syaratnya" ucap Laila masih di belakang punggung Bastian.


" baik , apapun syaratnya aku akan memenuhinya" ucap Satria dengan nada bersungguh sungguh.


" aku mau kita bicara disini saja, aku ngga mau terjadi sesuatu yg seperti dulu" ucap Laila ketakutan


" baiklah, kalau begitu kita bicara disini." Satria mensetujui syarat dari Laila.


Laila dan Satria duduk berhadapan , Satria memandang lekat wajah Laila yg ia rasa bertambah menawannya gadis itu. Laila yg takut akan kehadiran Satria hanya menunduk kan wajahnya . ia tau Satria pasti akan menghubungi ayahnya untuk meminta dia kembali ke rumah.


" sayang, siapa si dia ? " tanya wanita disebelah Satria, sambil bergelendotan ke Satria.


Satria yg merasa risih karena ada Laila didepannya yg tak mungkin dia membalas rayuan gadis disampingnya itu pun menyingkirkan tubuh wanita itu sambil berkata


" awas.. pergi sana lo, gue ngga butuh lagi lo disini! dan jangan panggil gue sayang" ucap Satria yg tak diterima oleh wanita itu.

__ADS_1


" ih.. kamu kenapa sih, tadi bukannya kamu yg ajak aku kesini. sekarang gara gara gadis itu kamu berani mengusir aku" ucap wanita itu marah dan menuding ke arah Laila


" Dia lebih penting dari pada lo, lo hanya cewe bayaran . ini buat lo , sekarang gue minta lo pergi dari sini! sekarang! " teriak Satria sambil melemparkan uang ke wanita tersebut.


" awas ya lo, kalau lo berani datang lagi sama gue . gue ngga akan terima lo. walau gue dibayar 10 kali lipat dari ini" ancam wanita itu yg merasa dirinya dihina didepan banyak orang. tadi mereka yg sempat bermesraan tiba tiba berubah seperti musuh.


wanita itu pun meninggalkan ruangan tersebut.


Alan , Pras , Bastian yg menyaksikan drama itu pun hanya diam tanpa sepatah kata.


Satria tiba tiba menggenggam kedua tangan laila.


" Laila kamu mau kan kembali ke orang tua kamu, kita lupakan masa lalu . aku janji akan berubah demi kamu" Satria menatap Laila yg sedang tertunduk.


Laila hanya terdiam, entah kenapa ia merasa benci sekaligus marah terhadap perilaku satria dimasa lalu . bahkan Satria masih saja seperti dulu. suka bergonta ganti wanita.


" kenapa? apa alasannya? wajar dong kalau dulu seperti itu" bela Satria


" itu bukan dulu, tapi sekarang kamu juga masih sama . dan aku sudah punya pilihan lain" tolak Laila


" pilihan ? maksud kamu? kamu punya pacar?"


" iya "


" siapa?" tambah Satria yg terkejut atas pengakuan Laila.

__ADS_1


" Bastian"


Bastian sontak menatap tajam laila.


apa apaan dia . mau mati dia geram Bastian mendengar pengakuan Laila.


Alan dan Pras juga ikut terkejut. pasalnya mereka tau kalau Bastian jomblo.


maaf kan aku, nanti akan ku jelaskan kata Laila dalam hati sambil menatap Bastian agar berharap lelaki itu paham akan situasinya.


" oh... jadi lo Bas, lo hianati gue. bukannya dulu lo menolak untuk dijodohkan dengan Laila. " teriak Satria sambil berdiri dari tempat duduknya


" ngga Sat, gue.." belum sempat Bastian menjelaskan sebuah pukulan dari Satria sudah melayang dipipi nya.


" gue ngga butuh alasan lo. sekarang gue ngga anggap lo sebagai sahabat." ucap Satria marah dan mencekram leher kemeja Bastian .


Laila melihat kejadian itu yg secara tiba tiba langsung melerai keduanya


" sudah.. sudah. kamu pikir walau aku ngga bersama bastian aku akan tetap memilih kamu?" ucap Laila sambil mendorong keras tangan Satria menjauh dari krah kemeja Bastian.


" oke.. kalo lo maunya seperti itu. " panggilan Satria yg tadinya aku kamu sekarang sudah berubah lo gue. baginya gadis didepannya itu sudah bukan siapa siapa lagi. walau tak dipungkiri rasa sayangnya belum pudar.


Satria yg sudah tak bisa menahan amarahnya memilih meninggalkan ruangan itu.


" Sat.. lo mau kemana ? " panggil Pras yg tak di gubris oleh Satria.

__ADS_1


" Bas.. lo gimana sih? " ucap Pras menyalahkan Bastian. Pras tau betul perasaan Satria kepada Laila. dan Pras pun berlalu mengikuti Satria dan diikuti oleh Alan.


Tinggallah Bastian dan Laila yg saling diam .


__ADS_2