TOUCH MY HEART

TOUCH MY HEART
Nama ku laila


__ADS_3

" maaf kan saya , saya akan keluar" ucap laila sambil membungkuk memberikan salam dan berbalik melangkah keluar .


" hei.." panggil bastian menghentikan langkah laila.


" iya pak"


" lo bisa apa?"


" saya bisa kerja" jawab laila


ini anak polos apa **** sih pekik bastian dalam hati.


" gue tau, maksud gue lo ada pengalaman ngga? "


" ada , banyak pak"


" coba sebutin"


" pernah tidur waktu jam kuliah, pernah masak telor gosong, kabur dari rumah dan.." kata laila dan langsung disela oleh bastian


" stoppp..." bentak bastian


" aduh... romeo milih lo karena apa sih? gue heran bodoh kok di pelihara" keluh bastian


" pak maaf, saran saya aja ni, bilang ke pak romeo jangan melihara bodoh . lebih baik pelihara kucing atau hewan sejenisnya" jawab laila


yang langsung membuat darah bastian mendidih dan hampir tumpah.


" loe tunggu disana , gue mau telvon romeo dulu. diem dan jangan keluar" kata bastian menekankan perkataannya


lelaki itu langsung meraih telvon dan menekan benerapa nomor


tut..tut..


" iya dengan saya romeo ceo perusahaan Y.." jawab romeo disebrang sana


" romeo.. lo bawa gadis bodoh buat kerja sama gue, lo ngga mikir !! gue udah cuti lama dan sekarang malah dapet sekertaris bim salabim gitu" omel bastian panjang kali lebar

__ADS_1


" sorry bas.. dia anaknya cantik dan nilai akademinya bagus loh" kata romeo meyakinkan bastian, sambil menahan tawa. mendengar omelan bastian.


" oke , gue kasih dia kesempatan . kalau dia sampai melakukan 1 kesalahan , gue tendang dia dari kantor ini" ancam bastian


" oke .. kalau itu keputusan lo, gue ngga akan memaksa. " kata romeo


bastian mengakhiri panggilannya dengan romeo. dan kembali menatap gadis cantik yg sedang duduk di sofa tunggu ruangannya. bastian menyadari bahwa gadis itu gemeteran sambil memegangi ujung rok nya.


" hei.. lo " panggil bastian ke laila . laila yg merasa dipanggil langsung menoleh dan menghampiri bastian.


" iya pak"


" lo gue terima sebagai sekertaris gue . tapi.." kata bastian menggantung kata katanya yg membuat laila menyipitkan mata nya.


" tapi..?, apa pak?" jawab laila pelan


" lo harus ikut kemana pun gue pergi tanpa bertanya, dan ngga ada alasan" bastian menegaskan perintahnya


" tapi pak, ..."


" eit.. ngga ada tapi tapian , kalau lo bantah perintah gue . lo gue tendang keluar dari kantor ini"


" ya udah.. sana keluar ! dan bawa ini semua berkas berkas yg harus lo kelarin hari ini juga" kata bastian sambil menunjuk berkas yg tertata menggunung di mejanya.


ini orang nyebelin banget sih, mentang mentang bos nyolotnya minta ditendang geram batin laila


laila yg terkenal akan keberaniannya terpaksa harus menahan amarahnya terhadap lelaki di hadapannya .


" baik pak, saya pamit dulu. permisi" ucap laila hendak meninggalkan ruangan bastian .


" tunggu, nama lo siapa?"


" nama saya laila ayana atmojo , bpk boleh panggil saya laila " jawab laila datar


atmojo.. rasanya gue pernah denger nama itu di pertemuan antar perusahaan deh pikir bastian yg tak asing akan nama belakang laila


" ok.. lo boleh keluar sekarang"

__ADS_1


" baik pak . terimakasih" jawab laila dan berlalu dari ruangan itu.


******


baru beberapa menit laila sampai diruangannya, bastian sudah memanggilnya kembali untuk mengikutinya pergi menemui teman temannya.


" pak apakah saya harus ikut? " laila merasa keheranan


" lo harus ikut, biar lo kenal sama temen temen gue, satu lagi jangan panggil bpk kalau diluar kantor. panggil aja bastian" perintah bastian yg terus melangkahkan kakinya menuju parkiran VIP nya.


bastian memasuki mobilnya dengan segera, tapi dipandangnya gadis cantik itu yg masih enggan ikut masuk.


" laila.." panggilan bastian setengah berteriak


" iya pak"


" kenapa? ngga mau ikut? mau saya tendang dari kantor?" ancam bastian


" ngga pak , saya cuma.. " laila menggantung ucapannya dengan ekspresi senyum kecut dibibirnya.


" cuma apa?"


" cuma... kamu.. " jawab laila sambil cengengesan( lagu Roma irama)


" maksud lo?" bastian semakin bingung


" ngga pak" balas laila dg cepat dan bergegas masuk ke mobil.


emang ya kalau umur udah heng ,ngga bisa diajak santuy. gumam laila didalam hati.


laila lebih memilih diam didalam mobil sambil melihat ke arah luar , tiba tiba terlintas secercah potongan kenangan 1 tahun silam . andai dia mau dijodohkan dengan satria pasti sekarang dia sudah menikah. tapi naas karena perilaku satria yg mengecewakan, dia memilih pergi dari rumah.


" huft.." hela nafas laila sampai terdengar ditelinga bastian


" kenapa? lo ngga suka duduk bareng gue" suara bastian agak meninggi


" bukan begitu pak, saya hanya ngantuk, iya .. saya hanya ngantuk" ucap laila meyakinkan bastian.

__ADS_1


" kalau ngantuk tidurlah, setelah sampai nanti gue bangunin"


" hm.. terimakasih" ucap laila dan memejamkan matanya.


__ADS_2