
bastian memandang wajah gadis yg berada disampingnya, gadis itu begitu cantik walau hanya memakai riasan sederhana. bastian yg tak tega membangunkan laila hanya berdiam menunggu laila bangun.
kebo juga dia tidurnya gumam bastian
" halo sat , lo dimana ? gue udah sampai . 15 menit lagi gue masuk." ucap bastian pada satria lewat sambungan telvon.
" oke, kita diruangan VIP no 5 bas. nanti lo langsung kesini aja ."
" oke."
haduh kalo ngga gue bangunin dia ngga bangun bangun y pikir bastian
" laila" panggil bastian sambil menggoyangkan tangan laila .
sontak laila yg sedang bermimpi dipukul oleh bastian karena dia mengambil benda kesayangan bastian pun berteriak.
" ampun pak bas, saya akan mengembalikannya ." pekik laila sambil melindungi tubuhnya dengan kedua tangan seperti pertahanan perang.
" hei.. " bentak bastian yg mendengar laila mengigau
laila yg kaget langsung terperanjak dan membuka matanya bulat bulat .
mati aku gumam laila dalam hati
" eh.. pak bastian , saya kelamaan tidur ya" ucap laila mengalihkan pembicaraan.
" lo ambil apa dari gue? sampai segitu takutnya?" selidik bastian
" ng.. ga ko pak, saya ngga ambil apa apa sumpah!" kata laila penuh dengan keseriusan.
" terus yang tadi apa?"
" em.. bukan apa apa pak"
" oke. awas aja kalau lo ketahuan mengambil sesuatu punya gue" ancam bastian
laila tidak menjawab dan hanya menundukan wajahnya dalam dalam.
" ayo keluar , temen temen gue udah nungguin" ucap bastian keluar dari mobil.
__ADS_1
laila hanya mengekor bastian , layaknya anak kucing yg sedang mengikuti induknya.
" lai.." merasa namanya dipanggil laila segera mensejajarkan langkahnya
" iya pak"
" jangan pak, panggil nama aja kalau diluar kantor"
" oh maaf pak, rasanya saya kurang enak jika memanggil nama saja"
" kalau begitu panggil gue mas atau apalah , yg penting jangan pak"
" baik mas".
******
diruangan VIP no 5.
" sat , siapa dia" tanya romeo , menunjuk gadis yg sedang bersama satria .
gadis itu berada di pelukan satria. satria memang slalu membawa wanita bersama nya. bukan hanya satu wanita , hampir setiap hari berbeda beda.
" rom lo kaya ngga tau aja satria itu suka main wanita " timpal alan santai
" bukan urusan lo , mau gue ganti cwe ke. mau gue sama dia ataupun tidak . lo jangan ikut campur. " jawab satria tidak terima
" terserah lo, nanti juga lo akan menyesal kalau wanita itu tau" balas romeo dan berdiri ingin keluar
" mau kemana?" tanya pras yg melihat romeo sudah beranjak dari tempat duduknya
" gue mau cari angin" ucap romeo meninggalkan ruangan tersebut.
didepan ruangan tersebut romeo berpapasan dengan bastian yg baru tiba
" rom mau kemana? " tanya bastian yg melihat raut muka kesal di wajah romeo
" cari angin" ucap romeo sambil berlalu.
tu anak kenapa si? kesambet apa ya gumam bastian dalam hati
__ADS_1
bastian memasuki ruangan dimana teman temannya telah menunggunya
" hallo bro" ucap bastian sambil high five teman temannya.
" sama siapa bas? " tanya pras yg melihat gadis di balik punggung bastian
" oh ini sekertaris gue" ucap bastian sambil memandang laila
" laila , sini !! ini temen temen gue" ucap bastian kepada laila sambil menarik tangan gadis tersebut
satria yg tak menyadari tunangannya bersama bastian sedang asik bercumbu dengan gadis disampingnya. ia berfikir bahwa nama laila hanya kebetulan.
" halo semua, saya sekertaris mas bastian. nama saya laila ayana atmojo" ucap laila memperkenalkan diri
sontak mendengar nama gadis itu . pandangan satria sontak menuju arah suara tersebut. benar gadis yg selama ini hilang bagai ditelan bumi ada dihadapannya. masih tetap sama dengan 1 tahun lalu. cantik dengan pandangan yg menenangkan.
" laila" panggil satria
laila yg kaget melihat satria, kenangan menakutkan itu pun kembali muncul di pikirannya. sontak reflek laila bersembunyi di balik punggung bastian.
" mas bas, tolong saya kali ini saja, antar saya pulang" ucap laila pelan terhadap bastian.
" ada apa si? kaya liat hantu aja lo" ucap bastian heran
" lebih seram dari hantu mas" jawab laila dengan wajah pucat
satria yg melihat laila ketakutan pun menghampiri laila
" laila ini aku satria, kamu kenapa? " ucap satria sambil ingin memegang tangan laila tapi ditepis oleh gadis itu.
" laila " satria berusaha menarik tangan laila tapi tangannya di cekal oleh bastian yg melihat laila ketakutan.
" jangan sentuh dia " perintah bastian
" apaan sih lo, minggir" satria menepis tangan bastian
" gue ngga peduli lo main sama wanita berapa kali pun sat, tapi untuk laila gue sangat peduli" ucap bastian kepada satria dengan nada serius.
" apa urusan lo, dan asal lo tau ya. gadis di dibelakang lo itu tunangan gue yg lari dari rumahnya 1 tahun lalu" ucap satria yg membuat seluruh ruangan kaget.
__ADS_1
" maksud lo dia putri dari diki prasetya atmojo?" ucap bastian yg hampir tak percaya.
pantas saja gue ngga asing sama namanya bisik batin bastian .